20 Nama Lain Hari Kiamat yang Tertulis di Dalam Al-Qur’an

20 Nama Lain Hari Kiamat yang Tertulis di Dalam Al-Qur'an
akurat.co

Seruni.id – Hari akhir kerap disebut sebagai hari kiamat. Dimana pada saat itu, seluruh manusia dan makhluk yang hidup di muka bumi ini akan mati. Sampai kapan pun tak ada satu makhluk pun yang dapat memprediksi kapan hari itu akan datang.

20 Nama Lain Hari Kiamat yang Tertulis di Dalam Al-Qur'an
pixbay.com

Sebab, segala yang ada di dunia ini sudah menjadi ketentuan dan rahasia Yang Maha Kuasa. Di dalam Al-Qur’an, hari kiamat ternyata memiliki beragam sebutan yang mesti kita ketahui. Adapun nama lain hari kiamat menurut Al-Qur’an sebagai berikut.

1. Yaumul Akhir (Hari Akhir)

Mungkin sudah sering kita mendengar kata ini. Yaumul Akhir atau hari yang paling akhir bagi kehidupan manusia di dunia. Setelah hari kiamat terjadi, maka tak akan dijumpai hari-hari lain kecuali hari akhir. Begitu pun dengan peristiwa yang terjadi, sudah tak akan sama dengan alam dunia.

2. Yaumul Ba’ats (Hari Kebangkitan)

Berikutnya ada Yaumul Ba’ats, yang merupakan hari para manusia dibangkitkan dari alam kubur. Bahkan, di dalam Al-Qur’an pun telah disebutkan did alam Surat Ar-Rum ayat 56, yang berbunyi:

وَقَالَ ٱلَّذِينَ أُوتُواْ ٱلۡعِلۡمَ وَٱلۡإِيمَٰنَ لَقَدۡ لَبِثۡتُمۡ فِي كِتَٰبِ ٱللَّهِ إِلَىٰ يَوۡمِ ٱلۡبَعۡثِۖ فَهَٰذَا يَوۡمُ ٱلۡبَعۡثِ وَلَٰكِنَّكُمۡ كُنتُمۡ لَا تَعۡلَمُونَ

Artinya: “Sungguh, kamu telah berdiam (dalam kubur) menurut ketetapan Allah, sampai hari berbangkit. Maka inilah hari berbangkit itu, tetapi kamu tidak mengetahuinya.” (QS. Ar-Rum: 56).

3. Yaumul Hisab ( Hari Perhitungan)

Setelah manusia dibangkitkan kembali dari alam kubur, kemudian datanglah Yaumul Hisab, dimana segala amal dan perbuatannya akan dihisab. Ini menjadi penentu apakah mereka akan masuk ke dalam surga atau neraka. Semua itu tergantung dari amal berbuatannya. Sebagaimana yang telah Allah SWT firmankan:

ٱلْيَوْمَ تُجْزَىٰ كُلُّ نَفْسٍۭ بِمَا كَسَبَتْ ۚ لَا ظُلْمَ ٱلْيَوْمَ ۚ إِنَّ ٱللَّهَ سَرِيعُ ٱلْحِسَابِ

(Al-yauma tujzā kullu nafsim bimā kasabat, lā ẓulmal-yaụm, innallāha sarī’ul-ḥisāb).

Artinya: “Pada hari ini tiap-tiap jiwa diberi balasan dengan apa yang diusahakannya. Tidak ada yang dirugikan pada hari ini. Sesungguhnya Allah amat cepat hisabnya.” (QS. Al Mu’min:17).

4. Yaumud Din (Hari Pembalasan)

Yaumud Din atau hari pembalasan, merupakan hari dimana amal perbuatan yang berkaitan dengan pengalaman agama akan dipertanggungjawabkan. Adapun amalan-amalan tersebut termasuk shalat, puasa, sedekah, zakat, haji, dan amalan baik lainnya. Yaumud Din sendiri telah tercantum di dalam Al-Qur’an Surat Al-Fatihah ayat ke-4 yang berbunyi:

مَٰلِكِ يَوۡمِ ٱلدِّينِ

Artinya: “Yang menguasai di Hari Pembalasan.” (QS. Al-Fatihah: 4).

5. Yaumul Hasrah (Hari Penyesalan)

Bagi manusia yang tidak beriman kepada Allah SWT, maka mereka akan merasakan penyesalan yang amat dalam. Sebab, selama di dunia mereka telah lalai dan tidak mematuhi segala penrintah-Nya. Allah berfirman:

وَأَنذِرْهُمْ يَوْمَ ٱلْحَسْرَةِ إِذْ قُضِىَ ٱلْأَمْرُ وَهُمْ فِى غَفْلَةٍ وَهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ

(Wa anżir-hum yaumal-ḥasrati iż quḍiyal-amr, wa hum fī gaflatiw wa hum lā yu`minụn).

Artinya: “Dan berilah mereka peringatan tentang hari penyesalan, (yaitu) ketika segala perkara telah diputus. Dan mereka dalam kelalaian dan mereka tidak (pula) beriman.” (QS. Maryam: 39).

6. As-Sa’ah (Hari yang Menentukan)

Allah sudah merancang dengan sempurna kapan datangnya hari kiamat. Inilah sebabnya hari akhir tersebut disebut juga dengan As-Sa’ah atau hari yang menentukan. Sebutan ini terdapat dalam Qur’an Surat Ghafir ayat 59:

إِنَّ ٱلسَّاعَةَ لَأٓتِيَةٞ لَّا رَيۡبَ فِيهَا وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يُؤۡمِنُونَ

Artinya: “Sesungguhnya hari kiamat pasti akan datang, tidak ada keraguan tentangnya, akan tetapi kebanyakan manusia tidak beriman.” (QS. Ghafir: 59)

7. Yaumut Tanad (Hari Saling Memanggil)

Di hari kiamat nanti, segala amal perbuatan yang telah kita lakukan di dunia akan memanggil. Jika manusia tersebut banyak berbuat dosa, maka neraka akan menantinya. Allah berfirman:

وَيٰقَوۡمِ اِنِّىۡۤ اَخَافُ عَلَيۡكُمۡ يَوۡمَ التَّنَادِۙ

Artinya: “Dan wahai kaumku! Sesungguhnya aku benar-benar khawatir terhadapmu akan (siksaan) hari saling memanggil.” (QS. Ghafir: 32).

8. Yaumul Fash (Hari Pemisahan atau Keputusan)

Yaumul Fash atau hari pemisah, yang dimaksud adalah pemisah antara mereka yang beriman dengan orang kafir. Sebutan ini sudah tertera di dalam Al-Qur’an Surat Ash Shaffat ayat 21, yang berbunyi:

هَٰذَا يَوۡمُ ٱلۡفَصۡلِ ٱلَّذِي كُنتُم بِهِۦ تُكَذِّبُونَ

Artinya: “Inilah hari pemisahan yang dahulu kamu dustakan.” (QS. Ash Shaffat: 21)

9. Yaumul Jama’ (Hari Berkumpul)

Di hari kiamat kelak, manusia akan dikumpulkan kembali. Mulai dari masa Nabi Adam AS, hingga orang-orang yang hidup di akhir zaman. Allah Ta’ala berfirman:

وَكَذَٰلِكَ أَوْحَيْنَآ إِلَيْكَ قُرْءَانًا عَرَبِيًّا لِّتُنذِرَ أُمَّ ٱلْقُرَىٰ وَمَنْ حَوْلَهَا وَتُنذِرَ يَوْمَ ٱلْجَمْعِ لَا رَيْبَ فِيهِ ۚ فَرِيقٌ فِى ٱلْجَنَّةِ وَفَرِيقٌ فِى ٱلسَّعِيرِ

(Wa każālika auḥainā ilaika qur`ānan ‘arabiyyal litunżira ummal-qurā wa man ḥaulahā wa tunżira yaumal-jam’i lā raiba fīh, farīqun fil-jannati wa farīqun fis-sa’īr).

Artinya: “Demikianlah Kami wahyukan kepadamu Al Quran dalam bahasa Arab, supaya kamu memberi peringatan kepada ummul Qura’ (penduduk Makkah) dan penduduk (negeri-negeri) sekelilingnya serta memberi peringatan (pula) tentang hari berkumpul (kiamat) yang tidak ada keraguan padanya. Segolongan masuk surga, dan segolongan masuk Jahannam.” (QS. Asy-Syura: 7).

10. Yaumul W’id (Hari Ancaman)

Hari terlaksananya ancaman. Dalam Surah Qaf ayat 20 Allah berfirman yang artinya: “Dan ditiuplah sangkakala. Itulah hari yang diancamkan”

11. Yaumul Khulud (Hari yang Kekal)

Nama lain dari hari kiamat yang berikutnya adalah Yaumul Khulud. Nama tersebut sudah tercantum di dalam Qur’an Surat Qaf ayat 34.

ٱدۡخُلُوهَا بِسَلَٰمٖۖ ذَٰلِكَ يَوۡمُ ٱلۡخُلُودِ

Artinya: “Masukilah ke (dalam surga) dengan keselamatan. Itulah hari yang kekal.” (QS. Qaf: 34)

12. Yaumul Khuruj (Hari Dikeluarkan dari Kubur)

Mereka yang telah meninggal dan dikubur, akan dibangkitkan kembali di hari kiamat kelak. Allah berfiman:

يَوْمَ يَسْمَعُونَ ٱلصَّيْحَةَ بِٱلْحَقِّ ۚ ذَٰلِكَ يَوْمُ ٱلْخُرُوجِ

(Yauma yasma’ụnaṣ-ṣaiḥata bil-ḥaqq, żālika yaumul-khurụj)

Artinya: “(Yaitu) pada hari mereka mendengar teriakan dengan sebenar-benarnya itulah hari ke luar (dari kubur).” (QS. Qaf: 42).

13. Yaumul A’sir (Hari yang Sulit)

Yaumul ‘Asir merupakan nama lain hari kiamat yang terdapat di dalam Qur’an Surat Al-Mudassir ayat 9.

فَذَٰلِكَ يَوۡمَئِذٖ يَوۡمٌ عَسِيرٌ

Artinya: “Maka waktu itu adalah waktu (datangnya) hari yang sulit” (QS. Al-Mudassir: 9)

14. Yaumul-Qari’ah (Ketukan Keras)

Hari akhir menjadi ketukan keras bagi seluruh umat manusia. Allah berfirman dalam Surah Al Qari’ah:

وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلْقَارِعَةُ

(Wa mā adrāka mal-qāri’ah)

Artinya: “Tahukah kamu apakah hari Kiamat itu?” (QS. Al-Qari’ah: 3).

15. Al-Azifah (Suatu yang Dekat)

Sesungguhnya hari kiamat itu sangat dekat, namun banyak yang tidak menyadari akan hal tersebut karena terlalu menikmati dunia yang fana ini. Allah berfirman:

أَزِفَتِ ٱلْءَازِفَةُ

(Azifatil-āzifah)

Artinya: “Telah dekat terjadinya hari kiamat,” (QS. An-Najm: 57).

16. Ash-Shakhkhah (Teriakan)

Ash-Shakhkhah merupakan nama lain hari kiamat yang terdapat di dalam Qur’an Surat Abasa ayat 33, yakni:

فَإِذَا جَآءَتِ ٱلصَّآخَّةُ

Artinya: “Maka apabila datang suara yang memekakkan (telinga).” (QS. Abasa: 33)

17. Al-Haqqah (Hari yang Pasti)

Bahwa hari kiamat itu adalah waktu yang pasti. Allah berfirman:

وَمَآ أَدْرَىٰكَ مَا ٱلْحَآقَّةُ

(Wa mā adrāka mal-ḥāqqah).

Artinya: “Dan tahukah kamu apakah hari kiamat itu?” (QS. Al Haqqah: 3).

18. Ath Thammatul Kubra (Bencana Besar)

Ath Thammatul Kubra atau jika diartikan sebagai bencana besar merupakan nama lain hari kiamat yang terdapat di dalam Qur’an Surat An-Nazi’at ayat 34, yang berbunyi:

فَإِذَا جَآءَتِ ٱلطَّآمَّةُ ٱلۡكُبۡرَىٰ

Artinya: “Maka apabila bencana yang sangat besar (hari kiamat) telah datang.” (QS. An-Nazi’at: 34)

19. Al-Waqi’ah (Hari Kiamat)

Sebutan Al-Waqi’ah terdapat dalam Qur’an Surat Al-Waqi’ah ayat 1, yang berbunyi:

إِذَا وَقَعَتِ ٱلۡوَاقِعَةُ

Artinya: “Apabila terjadi hari kiamat.” (QS. Al-Waqi’ah: 1)

20. Darul Qadar (Tempat Kembali)

Kemudian yang terakhir, nama lain dari hari kiamat adalah Darul Qarar, merupakan tempat kembali yang kekal abadi. Allah berfirman:

يَٰقَوْمِ إِنَّمَا هَٰذِهِ ٱلْحَيَوٰةُ ٱلدُّنْيَا مَتَٰعٌ وَإِنَّ ٱلْءَاخِرَةَ هِىَ دَارُ ٱلْقَرَارِ

(Yā qaumi innamā hāżihil-ḥayātud-dun-yā matā’uw wa innal-ākhirata hiya dārul-qarār).

Artinya: “Hai kaumku, sesungguhnya kehidupan dunia ini hanyalah kesenangan (sementara) dan sesungguhnya akhirat itulah negeri yang kekal.” (QS. Al Mu’min: 39)

Baca Juga: 7 Ciptaan Allah yang Tak Akan Hancur Ketika Kiamat Datang

Itu dia 20 nama lain hari kiamat atau hari akhir yang tertera di dalam Al-Qur’an. Semoga hal tersebut dapat menambah pengetahuan kita mengenai agama Islam, terutama tentang hari kiamat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.