Aku Pernah Melihat Senyum Terindah di Dunia

Sidomi News468 × 286Search by image

BEGINILAH, hukum dari penghakim ini aku terima:
Aku sampai padamu, tapi tak bisa mencapai engkau

*

Kau sang penghakim itu! Aku yang meminta dijatuhi
vonis seberat-beratnya: cinta tak bersambut cinta

Dari batas lingkar pagar, aku bukan bagian mereka
para turis menyilaukan engkau, menjunjung kamera

*

Ketika mereka bilang, “Aku sudah lihat senyum itu,
senyum terindah di dunia!”, aku dengar tangis tiga:
tua tangis Leonardo, tajam tangismu, sesak tangisku.

Tiga tangis yang bersama-sama, serenta mau berkata,
“Kalian tak dengar tangis, tangis terindah di dunia!”

*

Beginilah, hukum dari penghakim ini aku jalani:
tak ada jeruji, tak ada sipir, tak ada  jatah nasi

Artinya, kau tak tahu harus menjengukku di mana!

(sumber)

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Scroll to Top