Cinta Pada Sepotong Pensil
Mts Anwaruddin Giligenting Sumenep ibu menuliskan cinta pada pensilnya yang pertama “tulislah namamu juga, nak,” kata ibu berpesan setelah meruncingkan […]
Mts Anwaruddin Giligenting Sumenep ibu menuliskan cinta pada pensilnya yang pertama “tulislah namamu juga, nak,” kata ibu berpesan setelah meruncingkan […]
GENDHISS BLOG320 × 230Telusuri gambar 1. Telepon Umum di Seberang Jalan AKU meneleponmu lewat tengah malam, dengan puisi yang baru […]
Pemandu Wisata Unj /1/ ke kota ini datanglah sebagai lelaki dengan kelicikan berdusta dan keberanian berdosa: keduanya kau tenteng di […]
coret-coret. com – WordPress.com1920 × 1280Telusuri gambar AKU jadi lebih mengerti kenapa Kau beri sepasang kaki itu karena dalam pendakian […]
Caranyata.blogspot.com Hijau warna Sang Buddha, di keranjang buah-buahan. Kita mengunyah senyumnya, Dan giginya kita ludahkan. (sumber)
pixabay YANG di cangkir ini, hari ini adalah hari sehari. Datang merambang petang, pergi mengabut pagi. Kita terima, hari yang […]
Sebuah Rasa Sebuah Cerita – WordPress.com400 × 275Telusuri gambar DAN lekas memohon untuk segelas kopi yang segera kubayangkan jadi puisi: […]
Alam Mengembang Jadi Guru Aku ingin kembali ke masa kanak, dari sana lalu ke bayang-bayang. Burung bul-bul, maukah kau ikut? […]
Poskota News700 × 400Telusuri gambar KAU yang telah lama percaya kepada keajaiban, dan kematian, kau tahu, juga sebuah keajaiban, bukan? […]
forum liputan6 AKU bertanya para professor, yang mengajar arti kehidupan, beritahu, aku apakah bahagia itu. Dan aku temui dia, eksekutif […]