Romantisme Badut
Puisi dan Sajak Romantisme Badut badutsulap.weebly.com250 × 374Telusuri gambar badutsulap.weebly.com250 × 374Telusuri gambar APAKAH tangis? Tangis adalah tawa yang jujur. […]
Sudah Setajam Pedang
NU800 × 400Telusuri gambar Kami masuk ke malam, duduk di gardu, menjaga daerah mati, samakan saja bersamamu atau tidak bersamamu […]
Ketika Tertidur
melileaorganic-bekasi.blogspot.com ketika dia tertidur, selalu saja seperti didengarnya suara pintu itu, langkah kaki itu, mendekat ke sisian ranjang merapat ke […]
Mungkin
myindividualinsights MUNGKIN dia memercaya padaku, mungkin tidak. Mungkin aku bisa menikahi dia, mungkin tidak. Mungkin angin hembus di padang-padang prairi, […]
Cinta Pada Sepotong Pensil
Mts Anwaruddin Giligenting Sumenep ibu menuliskan cinta pada pensilnya yang pertama “tulislah namamu juga, nak,” kata ibu berpesan setelah meruncingkan […]
Dari Jendela Asrama
GENDHISS BLOG320 × 230Telusuri gambar 1. Telepon Umum di Seberang Jalan AKU meneleponmu lewat tengah malam, dengan puisi yang baru […]
Pemandu Wisata
Pemandu Wisata Unj /1/ ke kota ini datanglah sebagai lelaki dengan kelicikan berdusta dan keberanian berdosa: keduanya kau tenteng di […]
Pendakian Malam Hari Gede-Pangrango
coret-coret. com – WordPress.com1920 × 1280Telusuri gambar AKU jadi lebih mengerti kenapa Kau beri sepasang kaki itu karena dalam pendakian […]
Semangka
Caranyata.blogspot.com Hijau warna Sang Buddha, di keranjang buah-buahan. Kita mengunyah senyumnya, Dan giginya kita ludahkan. (sumber)