6 Bahaya yang Mengintai Jika Tidur Saat Rambut Masih Basah

6 Bahaya yang Mengintai Jika Tidur Saat Rambut Masih Basah
google.com

Seruni.id – Keramas adalah salah satu cara untuk menjaga rambut agar tetap bersih dan juga menghilangkan bakteri yang bersarang pada rambut. Keramas bisa dilakukan kapan saja, baik pagi maupun sore hari. Namun, tak jarang ada pula yang keramas pada malam hari. Mengingat hari yang sudah larut dan tubuh pun butuh istirahat, kadang membuat kamu tidur saat rambut masih basah setelah keramas. Padahal, hal ini sangat tidak dianjurkan.

6 Bahaya yang Mengintai Jika Tidur Saat Rambut Masih Basah
google.com

Selain dapat membuat rambut menjadi kusut dan bau, ada bahaya lain yang siap mengintaimu. Sebelum terlambat, yuk ketahui beberapa dampak yang akan muncul jika tidur saat rambut masih basah.

1. Sakit Kepala

Ketika kamu tidur dalam kondisi rambut masih basah, bukan tidak mungkin kamu akan merasakan sakit kepala. Apalagi, jika kamu membungkusnya dengan handuk, justru akan membuatnya semakin parah, karena kelembapan dipertahankan untuk jangka waktu yang lebih lama. Hal ini akan mempengaruhi sirkulasi darah di kulit kepala dan saat ketegangan meningkat dapat menyebabkan rasa sakit dan menganggu tidur.

2. Memicu Infeksi Jamur

Dilansir dari popmama, rambut yang masih basah ketika tidur akan menyebabkan infeksi jamur pada kulit kepala. Jamur dengan jenis Malassezia dapat menyebabkan ketombe atau dermatitis. Bukan hanya pada rambut, jamur juga dapat berkembang dan tumbuh di area yang lembap dan hangat, seperti bantal. Bantal menjadi tempat yang ideal untuk jamur berkembang biak. Jadi, sebaiknya hindari tidur dalam keadaan rambut basah, ya.

3. Nyeri Otot

Nyeri otot bisa diakibatkan oleh berbagai faktor. Namun, kamu tidak bisa mengesampingkan rambut yang lembap menjadi pemicunya. Perubahan suhu yang dihasilkan oleh tubuh tidak hanya dapat menyebabkan masalah pada peredaran darah saja, tatapi juga meningkatkan kejang dan ketegangan pada otot.

4. Menimbulkan Kurap

Kurap adalah salah satu jenis infeksi jamur yang dapat menular, gatal, dan parahnya akan menyebabkan kerontokan pada rambut. Jamur ini akan tumbuh pada lingkaran merah bersisik dan berkembang pesat pada kondisi yang hangat dan juga lembap. Jika kamu sering tidur dalam kondisi seperti ini, maka tidak menutup kemungkinan akan timbul kurap pada kepalamu. Jika dicurigai telah menemukan gejala kurap, segera temui dokter kulit untuk mendapatkan perawatan yang tepat. Dan jangan lupa untuk selalu mengeringkan rambut setelah keramas.

5. Alergi dan Pilek

Perubahan suhu tubuh yang terjadi saat tidur dengan rambut basah bisa melemahkan sistem kekebalan tubuh dan memicu kondisi seperti alergi dan pilek. Kelembapan yang dipertahankan selama beberapa jam dapat menyebabkan mekanisme pertahanan tubuh Anda melemah, sehingga beberapa virus dan bakteri menyerang.

6. Menyebabkan Kulit Berjerawat

Selain akibat segi kesehatan rambut dan kulit kepala, tidur dengan rambut basah juga dapat menimbulkan jerawat. Bantal yang basah dan lembap akibat tidak mengeringkan rambut sebelum tidur akan menjadi sarang bakteri tau jamur. Hal inilah yang bisa menyebabkan jerawat pada kulit.

Baca Juga: 30 Trend Potongan Rambut Pendek Wanita 2019 yang Bisa Kamu Coba

Setelah mengetahui beberapa dampak buruk yang muncul, sebaiknya hindari tidur dalam keadaan rambut basah. Keramas lah pada sore hari atau tunggu esok paginya sehingga kesehatan rambut terjaga. Jangan lupa untuk menggunakan produk perawatan rambut yang sesuai kebutuhan dan keringkan rambut dengan diangin-anginkan karena alat pengering rambut bisa memicu timbulnya kerusakan rambut. Jadi, perhatikan dan rawat rambut dengan cermat, ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.