Cara Memotret Gerhana Bulan Total Pakai Kamera Ponsel

Gerhana Bulan
Ilustrasi Planet Mars

Seruni.id – Fenomena alam langka akan terjadi dini hari nanti, Sabtu, 28 Juli 2018. Fenomena gerhana bulan total terlama abad ini akan berlangsung Sabtu (28/7) dini hari nanti, pukul 01.00 WIB.

Diketahui, tak hanya langit saja yang malam ini akan terlihat berbeda, tetapi fenomena ini pun membawa perubahan pada aktivitas lautan. Bahkan Planet Mars akan menghiasi langit juga dini hari nanti.

Tak ayal lagi, kejadian langka ini pasti menimbulkan semangat penikmat gerhana bulan untuk mengabadikan momen yang langka tersebut. Namun, banyak yang tidak memiliki perangkat yang mumpuni. Keterbatasan seperti iti yang terkadang memupuskan harapan untuk mengabadikan indahnya gerhana bulan.

Mengambil foto gerhana bulan dengan kamera handphone memang cukup sulit. Dengan menggunakan ponsel, bulan akan tampak kecil di layar.

Baca juga: Cara Lihat Mars Saat Gerhana Bulan Total Nanti Malam

Namun, tak perlu khawatir atau gundah. Fotografer asal New York, Honda mengungkapkan jika smartphone menjadi satu-satunya alternatif mengambil untuk mengambil gambar, maka pengguna yang harus menyesuaikan ponsel secara manual.

“Jika tidak, bulan akan tampak seperti gumpalan besar,” jelas Honda.

Baca juga: Saksikan Fenomena Langka, Super Blue Blood Moon!

Berikut ini adalah tips mengaadikan gerhana bulan total melalui smartphone:

Ketika memotret, bingkailah gerhana bulan dengan lanskap untuk menempatkan bulan dalam perspektif. Bahkan sebatang pohon atau latar belakang pedesaan akan berfungsi untuk mengambil poyret gerhana bulan dengan smartphone.

“Sering kali, foto-foto itu jauh lebih baik daripada bulan yang berdiri di tengah langit,” kata Honda.

Sementara itu, Fotografer spesialisasi malam hari dan pendiri grup fotografi National Parks at Night, Gabriel Biderman menyebutkan bahwa pemoto harus memikirkan latar depan estetika sebelum mengabadikan gambar.

“Jangan hanya berpikir tentang memotret bulan di langit,” kata Biderman.

Warna bulan yang cerah dikombinasikan dengan langit yang sangat gelap adalah hal terburuk untuk foto karena perbedaan mencolok kontras.

Untuk mendapatkan jarak dekat bulan, agar dapat melihat detail bulan, fotografer dapat menggunakan kamera point-shoot dengan zoom besar atau bahkan teleskop. Atau tembakan lain, yang disebut Biderman sebagai “jalur bintang,” dapat menunjukkan perspektif bulan yang menarik dan pantulannya di atas air.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.