Cara Meraih Malam Lailatul Qadar Serta Tanda-tanda Orang yang Mendapatkannya

google.com

Seruni.id – Malam lailatul qadar, merupakan malam yang paling istimewa pada bulan Ramadhan. Sebab, pada malam itulah mulai diturunkannya Alquran oleh Allah SWT kepada Nabi Muhammad SAW melalui malaikat Jibril. Dalam surah al-Qadr disebutkan kemuliaan momen tersebut. Itulah malam yang derajatnya lebih baik daripada seribu bulan. Setiap orang tentu ingin meraih malam lailatul qadar. Namun, bagaimana cara untuk mendapatkannya? Berikut cara-cara yang bisa kita laukan dan usahakan untuk mendapatkan malam penuh berkah tersebut:

Hasil gambar untuk malam lailatul qadar
manaberita.com

Meluruskan Niat

Pertama-tama yang harus kita lakukan adalah, kita harus benar-benar bersemangat untuk meraihnya, serta diawali dengan meluruskan niat semata-mata hanya ingin mendapatkan ridha Allah SWT.

”Barang siapa melaksanakan ibadah pada malam Lailatul Qadar dengan didasari keimanan dan harapan untuk mendapatkan keridhaan Allah, maka dosa-dosanya yang lalu akan diampuni.” (HR Bukhari Muslim).

Bermujahadah dalam Ibadah

Jika ingin mendapatkan keberkahan dari malam lailatul qadar adalah dengan bermujahadah dalam beribadah kepada Allah SWT.

”Sungguh, Rasul tercinta pada 10 hari terakhir dari bulan Ramadhan, lebih bermujahadah melebihi kesungguhan beliau di waktu lainnya.” (HR Muslim).

Bermujahadah yang dimkasud ialah, seperti berpuasa tanpa melakukan maksiat, membaca Alquran dengan pemahaman serta bersungguh-sungguh, menunaikan salat lima waktu dan salat tarawih.

Melaksanakan Syariat Allah SWT

Selanjutnya, untuk meraih malam lailatul qadar, bisa didapatkan dengan cara melaksanakan kewajiban yang telah disyariatkan oleh Allah SWT. Misalnya, zakat maal bagi hartawan dan untuk wanita, maka taatlah dengan menutup aurat dengan memakai jilbab dan baju yang tertutup.

Iktikaf di Masjid

Beriktikaf atau berdiam diri sambil beribadah di sebuah masjid, juga merupakan salah satu cara untuk mendapatkan malam lailatul qadar malam yang penuh dengan berkah. Abu Said menceritakan tentang iktikaf Rasulullah di masjid yang ketika itu berlantaikan tanah dan juga tegenang air.

“Aku melihat pada kening Rasulullah ada bekas lumpur pada pagi hari Ramadhan.” (HR Muslim).

Khusyuk dalam Beribadah

Saat melakukan ibadah, entah itu salat, berpuasa, atau ibadah lainnya, sebaiknya dilakukan dengan khusyuk. Tidak banyak mengobrol dan tidur. Kita hendaknya menitikkan air mata, memohon ampun atas segala dosa yang telah kita perbuat serta rindu perjumpaan dengan-Nya.

Taubat Nasuha

Dengan kita mengakui banyaknya dosa yang kita lakukan semasa hidup ini, maka hendaklah kita berazam dan bersumoah untuk bertaubat nashuha, yang artinya, kita tidak akan mengulangi maksiat dan tidak akan mengzalimi dan menyakiti siapapun.

Meminta Maaf

Berikutnya adalah meminta maaf, pada siapapun itu, kepada orangtua, teman, guru, ataupun sahabat. Karena kita tidak pernah menyadari, barangkali ketika kita berucap, ada kata yang tak sengaja menyakiti. Sebab, jika tidak. Maka, dosa-dosa tersebut justru akan menjadi hijab (penghaang) terkabulnya segala doa dan ibadah.

Tidak Menyia-nyiakan Waktu

Sudah cukup banyak waktu yang telah Allah berikan kepada kita. Namun, tak jarang justru kita mengabaikannya. Kita justru asyik mengulang dosa. Nah, untuk itu, agar waktu tidak terbuang sia-sia, perbanyaklah berdzikir, beristighfar, bershalawat, menjaga wudhu, serta memperbanyak sedekah.

Berdoa dengan Sungguh-sungguh

Berdoa dengan sungguh-sungguh, yakin penuh harap bahwa Allah Allah akan mengampuni dosa kita dan mengabulkan doa yang kita panjatkan.

“Wahai Rasulullah,” tanya Aisyah, “Bagaimana menurutmu andai aku mendapatkan Lailatul Qadar? Doa apa saja yang harus aku baca?” Beliau bersabda, “Ucapkanlah, Ya Allah! Sesungguhnya Engkau Maha Pengampun, Maha Mulia, dan Engkau menyukai ampunan. Maka ampunilah aku.” (HR Tirmidzi).

Tanda-tanda Orang yang Mendapatkan Malam Lailatul Qadar

Hasil gambar untuk tanda-tanda orang yang mendapatkan malam lailatul qadar
harianislam.com

Dapat atau tidaknya seseorang meraih malam seribu bulan tersebut, hanya Allah yang mengetahuinya. Akan tetapi, teruslah meniti jalan ketaatan kepada-Nya. Jikalau setelah malam tersebut berlalu, dan akidah kita semakin menguat, akhlak kita pun semakin mulia, semakin rajin dan menikmati setiap ibadah yang kita jalani. Maka, insyaAllah, kita adalah salah satu diantaranya yang mendapatkan lailatul qadar.

Adapun ciri-ciri dari orang yang mendapatkan lailatul qadar antara lain:

1. Melihat Semua Dengan Terang Dikegelapan Malam

Seseorang yang mendapatkan malam spesial tersebut, maka ia dapat melihat semua dengan terang meskipun dalam kegelapan malam. Tidak semua orang dapat melakukan hal yang serupa, hanya orang-orang terpilihlah yang dapat melakukannya. Kebanyakan manusia tidak akan bisa melihat dengan jelas dan terang saat kegelapan malam. Namun atas kuasa Allah SWT, seorang hamba pilihan-Nya pada malam penuh berkah itu seolah tak melihat kegelapan malam, karena semuanya serba terang benerang.

2. Seolah Dapat Melihat Seluruh Benda dan Makhluk Bersujud Kepada Allah SWT

Mereka yang berhasil meraih lailatul qadar pun seolah dapat melihat seluruh benda dan makhluk di bumi ini bersujud kepada Allah SWT. Tanpa kita sadari, alam semesta ini sebenarnya bersujud dan bertasbih kepada Allah, namun manusia tak begitu saja bisa melihatnya secara kasat mata. Hanya merekalah yang dikehendaki yang beruntung mendapatkan kerbekahan malam seribu bulan yang bisa melihat alam semsesta dan seluruh isinya bersujud kepada Allah SWT.

3. Bisa Mendengar Suara Malaikat dan Semua Tutur Katanya

Ketika Rasulullah SAW mengimami salat malam dengan para sahabatnya, Nabi Muhammad didatangi peristiwa yang luar biasa dalam sujudnya. Beliau waktu itu memang sujud begitu lama, padahal hujan datang mengguyur dengan derasnya di masjid yang tak beratap sempurna, sehingga seluruh tubuhnya basah, namun sama sekali tak mau beranjak. Para sahabat banyak yang menggigil kedinginan, dan ternyata beliau sedang didatangi oleh maaikat-malaikat yang bersesakan turun ke bumi dengan bacaan tasbih tak henti-hentinya. Suara malaikat yang begitu indah, diantara kedamaian yang luar biasa.

4. Terkabul Semua Doa-doanya

Ketika malam lailatul qadar menyapa pada seorang hamba, maka doa-doa yang ia panjatkan dan seberapa banyaknya pasti akan dikabulkan oleh Allah SWT.

5. Bisa Merasakan Kedamaian dan Kekhusukan yang Luar Biasa

Ketika seorang hamba mendapatkan malam seribu bulan, ada yang mengatakan orang tersebut tidak melihat tanda apapun yang berupa fisik, namun bisa merasakan kedamaian dan kekhusyukan yang luar biasa. Ada perasaan damai luar biasa yang hamper tidak pernah dirasakan sebelumnya, itu merupakan hal yang paling sering dijumpai seseorang yang mendapatkan malam lailatul qadar.

6. Semakin Bertambah Kuat Imannya

Seorang hamba yang mendapatkan malam lailatul qadar akan bertambah imannya karena sudah mengalami peristiwa-peristiwa spiritual yang luar biasa. Pastinya perilaku sehari-hari akan menjadi jauh lebih baik, seperti semakin rajin dalam beribadah, semakin senang bersedekah, menjauhi ghibah dan hal-hal yang sia-sia atau tidak manfaat, lebih mampu mengendalikan diri dan lebih toleran pada orang lain.

Demikianlah penjelasan mengenai cara meraih malam lailatul qadar serta cirri-ciri orang yang mendapatkannya. Semoga kita senantiasa semakin giat dalam beribadah dan melakukan kebaikan hanya untuk mendapatkan ridho dari Allah SWT. Semoga kita bisa mendapatkan malam yang luar biasa, istimewa dan penuh keberkahan yaitu malam lailatul qadar, aamiin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.