Waspada, Ini Daerah-daerah Rawan Longsor di Jalur Mudik Lebaran

mudik lebaran

Seruni.id – Ramadan telah berjalan lebih dari 2 minggu. Lebaran akan segera tiba. Meski sedih akan ditinggal Ramadan, umat Islam, terutama di Indonesia menyambut lebaran dengan berkumpul bersama keluarga besar dengan mudik lebaran.

Terkait dengan mudik tahun ini, Kepala Biro Komunikasi Publik Setjen Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Endra Saleh Atmawidjaja menyebutkan sejumlah titik rawan longsor di jalur mudik lebaran yang harus diwaspadai oleh pemudik. Endra menyatakan bahwa wilayah jalur mudik lebaran di bagian selatan yang paling rentan longsor.

“Hampir seluruh wilayah selatan rentan longsor. Terutama bagian timur, Pacitan, Ponorogo, Gunung Agung, Trenggalek, daerah longsor semua,” kata Endra dalam diskusi di Jakarta, Sabtu 2 Juni 2018.

Baca juga: Hemat dan Nyaman Habiskan Libur Lebaran, Mau?

Selain itu, Endra juga mengatakan bahwa di Jawa Barat, daerah jalur mudik lebaran yang rawan longsor di antaranya adalah Sukabumi dan Bandung Selatan. Lalu, di Jawa Tengah jalur mudik lebaran yang rawan longsor adalah daerah Banjar Negara, Temanggung, dan Wonosobo.

Endra menegaskan bahwa di jalur rawan longsor tersebut, pihaknya telah menyiapkan tim dan posko-posko bantuan.

“Kami siapkan tim di titik-titik rawan longsor. Kami katakan ada 80-an posko. Itu kami kerahkan karyawan PUPR selama libur. Kalau ada longsor kami bersihkan supaya enggak ganggu kelancaran lalu lintas,” tuturnya.

Endra pun menyebutkan bahwa pihaknya akan memastikan lubang-lubang di jalur mudik tidak ada lagi.

Baca juga: Cara Jitu Dapat Tiket Kereta Tambahan Mudik Lebaran

“Misalnya ada lubang, rawan longsor. Dalam beberapa waktu tersisa kami pastikan lubang-lubang tak ada lagi. Kami sapu seluruh lubang. Kami siapkan posko siaga bencana hampir 80 titik di Jawa, Sumatera, dan berbagai provinsi,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.