Doa Nabi Yunus: Bacaan, Keutamaan, dan Manfaatnya

  • Bagikan
Doa Nabi Yunus: Bacaan, Keutamaan, dan Manfaatnya

Seruni.id – Setiap Nabi dan Rasul memiliki doa yang berbeda-beda, berdasarkan situasi dan kondisi yang mereka hadapi saat itu. Salah satu doa yang dapat kita amalkan dan mustajab adalah doa Nabi Yunus. Doa tersebut tertulis di dalam kitab suci Al-Qur’an. Karena begitu mustajabnya, doa ini masih diamalkan oleh umat muslim hingga saat ini.

Doa Nabi Yunus: Bacaan, Keutamaan, dan Manfaatnya
muslim.okezone.com

Doa Nabi Yunus tersebut, dipanjatkan oleh beliau ketika dirinya berada di dalam perut ikan. Hal tersebut berawal ketika ia tengah menjalankan misi dakwah menyebarkan agama Islam, Nabi Yunus diberikan cobaan oleh Allah SWT. Ia ditelan ikan paus raksasa dan terkurung di dalamnya.

Saat di dalam perut ikan tersebut, tak henti-hentinya beliau membaca doa yang dikenal dengan Dzun Nuun, agar Allah SWT menyelamatkannya. Lantas, seperti apa doa Dzun Nuun yang bisa kita amalkan? Berikut Seruni akan mengulasnya secara lengkap, mulai dari doa Nabi Yunus dalam bahasa Arab dan latin, keutamaan, serta manfaatnya.

Bacaan Doa Nabi Yunus dan Artinya

Di dalam kehidupan, tentunya kita tak lepas dari ujian, masalah, maupun musibah. Maka, di dalam Islam, kita dianjurkan untuk memperbanyak doa. Salah satu doa yang dapat kita baca saat menghadapi sebuah musibah dalah doa Nabi Yunus. Adapun bacaan doanya adalah sebagai berikut:

لَا إِلَٰهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ

“Laa ilaaha illa anta, subhanaaka, innii kuntu minadz dzaalimiin”

Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang dzalim.”

Keutamaan Membaca Doa Nabi Yunus

Doa Dzun Nuun memang sangat singkat. Meski demikian, keutamaannya sangat luar biasa. Sebab, doa tersebut merupakan bentuk pengakuan manusia atas dosa-dosa yang telah diperbuat dan mengakui bahwa Allah Subhanahu wa Ta’ala adalah Tuhan yang Maha Esa. Adapun keutamaannya adalah sebagai berikut:

  • Pengakuan tauhid, percaya akan keagungan Allah SWT.
  • Merupakan bentuk pengakuan atas dosa yang telah diperbuat.
  • Permohonan ampun kepada Allah SWT.

Keistimewaan tersebut membuat doa Dzun Nuun tertulis di dalam kitab suci Al-Qur’an, yang berbunyi,

وَذَا النُّونِ إِذْ ذَهَبَ مُغَاضِبًا فَظَنَّ أَنْ لَنْ نَقْدِرَ عَلَيْهِ فَنَادَى فِي الظُّلُمَاتِ أَنْ لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّي كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ (87

فَاسْتَجَبْنَا لَهُ وَنَجَّيْنَاهُ مِنَ الْغَمِّ وَكَذَلِكَ نُنْجِي الْمُؤْمِنِينَ (88

Artinya: “Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersemitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap: ‘Bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang dzalim.’ Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkan dari pada kedudukan dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.” (QS. Al Anbiya’: 87-88).

Manfaat Membaca Doa Nabi Yunus

Bukan hanya keutamaan, membaca doa Nabi Yunus juga memiliki manfaat, loh. Manfaat doa Nabi Yunus tersebut pun telah dijelaskan di dalam HR. At Tirmidzi yang berbunyi,

دَعْوَةُ ذِى النُّونِ إِذْ دَعَا وَهُوَ فِى بَطْنِ الْحُوتِ لاَ إِلَهَ إِلاَّ أَنْتَ سُبْحَانَكَ إِنِّى كُنْتُ مِنَ الظَّالِمِينَ. فَإِنَّهُ لَمْ يَدْعُ بِهَا رَجُلٌ مُسْلِمٌ فِى شَىْءٍ قَطُّ إِلاَّ اسْتَجَابَ اللَّهُ لَهُ

Artinya: “Doa Dzun Nuun (Nabi Yunus) ketika ia berada di dalam perut ikan paus adalah: ‘Laa ilaaha illa anta, subhanaaka, innii kuntu minadz dzaalimiin’. Sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengannya dalam suatu masalah, melainkan Allah kabulkan baginya.”

Untuk lebih lengkapnya, berikut Seruni telah merangkum sejumlah manfaat membaca doa Nabi Yunus:

1. Sebuah Pujian kepada Allah SWT

Doa merupakan salah satu usaha manusia agar hajatnya dapat terkabul atau agar dirinya dikeluarkan dari kesusahan. Salah satu tujuan utama dari berdoa adalah pernyataan tentang kekuatan Allah SWT, tidak ada kekuasaan yang bisa dibandingkan dengan kekuasan Allah SWT.

Oleh karen itu, Allah SWT adalah Sang Maha Pencipta yang berhak mendapatkan puja dan pujian dari umatnya sebagai bentuk penghambaan. Allah SWT sangat mencintai makhluk-Nya yang senantiasa berdoa hanya kepada-Nya.

2. Dikeluarkan dari Kesulitan

Doa Nabi Yunus dapat menjadi sumber kekuatan bagi manusia dalam menghadapi cobaan dan dapat keluar dari berbagai masalah dan musibah. Sebagaimana yang kita tahu, Allah tidak akan menguji hamba-Nya di luar batas kemampuannya. Setiap ujian dan cobaan yang dihadapi manusia, tentu saja ada jalan keluarnya. Doa Nabi Yunus juga kerap dibaca sebagai doa keselamatan jika sedang berada dalam kesulitan.

3. Allah SWT Akan Mengabulkan Keinginannya

Sebagaimana yang terjadi dengan Nabi Yunus, setiap muslim yang membaca doa Dzun Nunn ini, niscaya keinginannya akan dikabulkan oleh Allah SWT. Rasulullah bersabda,

“Doa Dzun Nuun (Nabi Yunus) ketika ia berdoa dalam perut ikan paus adalah: ‘Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka, innii kuntu munadz dzaalimiin’. Artinya: ‘Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau (ya Allah), Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk di antara orang-orang yang berbuat dzalim (aniaya)’. Sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengannya dalam suatu masalah, melainkan Allah kabulkan baginya.” (HR. At-Tirmidzi).

4. Mendapatkan Ampunan dari Allah SWT

Doa Nabi Yunus tersebut berisikan taubat dan permintaan maaf kepada Allah SWT ada segala dosa dan salah yang telah diperbuat. Dengan mengamalkan doa Nabi Yunus, niscaya Allah SWT akan menerima taubat hamba-Nya. Namun, dengan catatan, taubat tersebut harus dilakuakn secara sungguh-sungguh.

5. Mendapatkan Pahala Sebagaimana Orang yang Mati Syahid

Dalam sebuah riwayat al-Hakim dari Sa’ad bin Abi Waqash, disebutkan bahwa jika seseorang membaca doa Dzun Nunn sebanyak 40 kali ketika sakit, kemudian meninggal dunia, maka ia akan mendapatkan pahala sebagaimana orang yang mati syahid.

6. Mendapat Kekuatan dalam Menghadapi Cobaan

Manusia hidup tak lepas dari cobaan. Setiap manusia juga memiliki batasan. Namun, ketika ia mampu melalui cobaan tersebut, hal tersebut bukan karena dirinya, melainkan karena pertolongan dari Allah SWT. Membaca doa tersebut di tengah cobaan yang begitu berat, maka Allah akan menolongmu.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Membaca Doa Nabi Yunus?

Doa Dzun Nuun adalah doa yang kerap dibaca oleh para ulama. Di antara mereka, ada yang membaca doa Nabi Yunus sebanyak 40 kali usai salat subuh tanpa putus. Namun, ada pula yang setiap hari berdzikir dan membaca doa Nabi Yunus sebanyak 1000x sebagai permohonan ampun dan bekal di akhirat kelak.

Sejumlah ulama menganjurkan untuk membaca doa Nabi Yunus ketika seseorang tengah dilanda kesulitan. Meski demikian, bukan berarti seseorang berdoa hanya dalam keadaan sedih saja. Seorang muslim harus berdoa dalam keadaan apa pun, entah dalam keadaan lapang maupun sempit.

Sebagaimana yang disabdakan Rasulullah SAW, “Doa itu ibadah dan tiada sesuatu yang paling mulia dalam pandangan Allah, selain dari berdoa kepada-Nya, sedang kita dalam keadaan lapang.”

Namun, sebenarnya kapankah waktu yang tepat untuk membacanya? Berikut waktu paling baik untuk berdoa:

  • Di antara adzan dan iqamat,
  • Menjelang waktu salat dan sesudahnya,
  • Di sepertiga malam terkahir (wkatu tahajud),
  • Sepanjang hari Jumat,
  • Antara waktu dzuhur dan ashar, serta ashar dan maghrib,
  • Ketika mengkhatamkan Al-Qur’an,
  • Saat turun hujan,
  • Ketika melakukan tawaf,
  • Ketika menghadapi musuh di medan perang,
  • Dalam berdoa sebaiknya diulang sebanyak tiga kali.

Baca Juga: Doa Agar Keimanan Tetap Teguh di Tengah Zaman Penuh Fitnah

Sebagaimana doa lainnya, ketika membaca doa Nabi Yunus, hendaknya dilakukan dengan menerapkan adab berdoa yang baik baik benar, penuh kekhusukan, dan berdoa di beberapa waktu mustajab sebagaimana yang telah disebutkan di atas. Semoga bermanfaat.

  • Bagikan
seruni.id