Hamil 4 Bulan: Ciri-ciri Hingga Perkembangan Janin

  • Bagikan
Hamil 4 Bulan: Ciri-ciri Hingga Perkembangan Janin

Seruni.id – Selamat bagi kamu yang kini tengah hamil 4 bulan. Pasti rasanya sangat bahagia, karena beberapa bulan lagi akan bertemu dengan malaikat kecilmu. Namun, di usia kehamilan minggu ke-14 hingga minggu ke-21 ini, ada beberapa hal yang harus kamu ketahui terkait perkembangan janin nih. Untuk lebih jelasnya, simak sampai selesai, yuk!

 

Ciri Hamil 4 Bulan

Hamil 4 Bulan: Ciri-ciri Hingga Perkembangan Janin

Memasuki usia hamil 4 bulan, tentunya berbeda dengan tanda awal kehamilan. Mungkin, trimester ini, menjadi hal yang membahagiakan untukmu. Sebab, kamu sudah berhasil melalui masa-masa morning sickness, sehingga pada bulan ke-4, kamu sedikit lebih rileks. Seperti kehamilan pada bulan-bulan sebelumnya, pada bulan ini pun, kamu akan merasakan ciri khas yang normal terjadi. Apalagi, perkembangan janin kian hari semakin pesat. Adapun beberapa ciri yang mungkin kamu rasakan dibulan ini adalah sebagai berikut:

 

1. Mulas

Meski pada usia hamil 4 bulan ini, kamu sudah tidak lagi merasakan mual dan muntah, rupaya kamu masih mungkin merasakan mulas pada usia kehamilan ini. Hal ini terjadi lantaran hormon kehamilan yang diproduksi tubuh selama kehamilan, memungkinkan memicu refluks asam. Selain itu, hormon tersebut juga mempengaruhi otot-otot saluran gastrointestinal (GI). Di mana hormon tersebut memperlambat kontraksi otot di sekitar salluran pencernaan dan menyebabkan makanan bergerak perlahan. Di usia kehamilan ini, ada baiknya untuk mengurangi makanan pedas dan minuman berkafein, seperti teh, kopi, dan soda.

 

2. Lebih Cepat Lapar

Jika pada periode sebelumnya kamu kehilangan nafsu makan karena morning sickness, pada bulan keempat ini, yang terjadi justru sebaliknya. Nafsu makanmu akan kembali membaik bahkan bertambah. Ini adalah hal yang wajar, karena perkembangan janin tengah pesat pada masa tersebut. Meski nafsu makan meningkat, asupannya harus diperhatikan, ya. Pastikan makanan yang kamu konsumsi memiliki gizi yang seimbang. Usahakan untuk menghindari makanan berlemak jenuh maupun junk food.

 

3. Peningkatan Energi

Ciri hamil 4 bulan lainnya, yang sangat terasa adalah meningkatnya energi. Pada usia kandungan tersebut, kamu juga akanm erasakan adanya perubahan perut yang kian membesar.

 

4. Berat Badan yang Meningkat

Adalah hal yang wajar apabila berat badan meningkat ketika memasuki usia kandungan empat bulan. Berat tubuh akan bertambah sebanyak setengah kilo dalam seminggu atau dua kilogram dalam satu bula. Tak perlu khawatir dan cemas jika hal ini terjadi. Sebab, ini adalah hal yang wajar, karena semakin bertambah usia kandungan, janin pun semakin berkembang.

 

5. Perubahan Lainnya

Perubahan pada ibu hamil, tidak terbatas pada perut yang kian membesar saja. Namun, banyak perubahan lainnya yang bisa terjadi pada usia kehamilan empat bulan. Misalnya, kamu tidak perlu terlalu sering buang air kecil. Selain itu, rahim pun seolah akan mulai naik ke rongga perut. Payudara pun akan terus tumbuh, begitupun dengan garis pinggang yang akan nampak tak terlihat. Pada beberapa ibu hamil, rambut bisa tumbuh menjadi lebih tebal dan kuat, tapi ada juga yang justru mengalami kerontokan.

 

Keluhan yang Sering Dialami Ibu Hamil 4 Bulan

Hamil 4 Bulan: Ciri-ciri Hingga Perkembangan Janin

Memasuki trimester kedua, biasanya mereka akan merasakan beberapa keluhan karena perkembangan fisik dan saraf janin akan semakin kompleks. Adapun beragam keluhan yang kerap terjadi di usia kandungan empat bulan adalah sebagai berikut:

 

1. Heartburn

Hampir 45% ibu hamil mengalami heartburn, yakni sensasi seperti terbakar di bagian ada atau tenggorokan. Hal ini dipicu oleh beberapa faktor, mulai dari perubahan hormon, sistem pencernaan yang melambat, hingga pertumbuhan janin.

 

2. Sakit Pinggang

Keluhan yang sering terjadi pada ibu hamil berikutnya adalah sakit pinggang. Sakit pinggang terjadi lantaran berat badan yang bertambah, baik berat badan janin maupun ibunya, sehingga membuat tulang pinggang harus bekerja lebih keras.

 

3. Perubahan Warna Kulit

Seiring bertambahnya usia kandungan, akan berpengaruh terhadap warna kulit. Biasanya, di usia kehamilan empat bulan, bagian kulit tertentu akan menggelap. Seperti bagian puting atau areola yang menjadi lebih gelap. Ini terjadi karena adanya perubahan hormon.

 

4. Napas Menjadi Lebih Pendek

Ukuran janin yang kian hari semakin membesar, akan menekan berbagai organ di perut ibu hamil, salah satunya paru-paru. Sehingga hal ini mengakibatkan ibu hamil sering merasakan napasnya berubah menjadi lebih pendek. Peningkatan aliran darah juga sering kali membuat ibu hamil merasakan hidung tersumbat.

 

5. Keputihan

Selain beberapa poin di atas, keputihan juga sering dikeluhkan ibu hamil 4 bulan. Namun, tak perlu khawatir, hal ini wajar terjadi, yang diakibatkan karena perubahan hormon di dalam tubuh.

 

6. Gusi Berdarah

Gusi berdarah menjadi salah satu keluhan ibu hamil pada usia kandungan empat bulan. Lagi-lagi, hal ini terjadi lantaran perubahan hormon. Selain itu, perubahan pola makan dan berkurangnya produksi air liur selama kehamilan dapat menyebabkan kondisi ini.

 

Tips Mengatasi Keluhan di Kehamilan 4 Bulan

Hamil 4 Bulan: Ciri-ciri Hingga Perkembangan Janin

Jika kamu mengalami keluhan seperti di atas, jangan terlalu khawatir, ya. Berikut Seruni akan memberikan beberapa tips mengatasi keluhan agar kehamilan empat bulan menjadi lebih nyaman:

 

1. Memperbanyak Minum Air Putih

Ketika sedang mengandung, penting sekali untuk menjaga tubuh agar tetap terhidrasi. Caranya adalah dengan memperbanyak minum air putih. Dengan begitu, pencernaan akan lebih lancar dan membantu mengatasi heartburn dan kontipasi. Memenuhi asupan cairan di dalam tubuh, juga akan membuat sistem tubuh bekerja lebih baik dan kamu pun menjadi lebih segar.

 

2. Olahraga Teratur

Meski sedang hamil, bukan berarti kamu hanya boleh duduk bersantai dan tidak melakukan apa-apa, ya. Ibu hamil juga perlu melakukan olahraga secara rutin, loh. Tak perlu yang berat, lakukan saja olahraga ringan. Seperti berjalan kaki atau melakukan senam kehamilan maupun yoga untuk mengatasi berbagai keluhan saat hamil. Olahraga, dapat membantu ibu hamil mengelola stres dengan baik hingga melancarkan persalinan. Namun, ada baiknya untuk konsultasi lebih dulu kepada dokter, untuk mengetahui olahraga apa yang aman untuk kamu lakukan.

 

3. Makan Porsi Sedikit, Tetapi Sering

Rahim yang kian membesar, akan mendorong berbagai organ di dalam perut. Makan dalam porsi banyak, hanya akan membuatmu mual dan memperburuk heartburn. Untuk mengatasinya, usahakan untuk makan dalam porsi sedikit, tetapi lebih sering. Kamu bisa mengisi perut dengan camilan sehat seperti sayur, buah, atau kacan-kacangan.

 

4. Menggunakan Pelembap Kulit

Kulit yang menggelap selama masa kehamilan, memang sulit dihindari. Meski demikian, kamu tetap bisa mengurangi efek buruknya dengan rutin menggunakan pelembap. Oleskan losion atau pelembap alami seperti minyak zaitun atau minyak kelapa pada kulit agar tetap sehat.

 

5. Mengenakan Pakaian yang Nyaman

Gunakanlah pakaian yang nyaman dan longgar ketika memasuki usia kehamilan empat bulan. Pakaian longgar akan membuatmu merasa lebih lega dan mudah bernapas. Celana dari bahan yang menyerap keringat juga dapat membantu mengurangi kelembapan di area genital ketika kamu mengalami keputihan.

 

Perkembangan Janin di Usia Kandungan Empat Bulan

Hamil 4 Bulan: Ciri-ciri Hingga Perkembangan Janin

Saat hamil 4 bulan, atau sekitar 17-20 minggu, janin sudah semakin aktif, sehingga gerakan janin mulai terasa. Selain ukuran tubuhnya semakin membesar, pada usia tersebut, bentuk wajahnya pun akan semakin jelas. Perkembangan janin saat hamil 4 bulan, dapat dihitung dari minggu ke-17 hingga ke-20, berikut penjelasannya:

 

1. Hamil 17 Minggu

Usia kehamilan yang memasuki 17 minggu, umumnya janin memiliki panjang sekitar 13 cm dengan berat kurang lebih 140 gram. Pada usia tersebut, janin juga akan mengalami berbagai perkembangan lainnya, seperti:

  • Wajah yang semakin jelas, dengan alis dan bulu mata yang mulai tumbuh.
  • Bola mata sudah dapat bergerak, walaupun kelopak mata masih tertutup.
  • Mulut mulai dapat membuka dan menutup.
  • Terbentuknya jari-jari dan sidik jari.
  • Tangan mulai dapat mengepal.
  • Perkembangan pada tali pusat yang semakin memanjang, menebal, dan menguat.
  • Tempurung kepala yang tersusun dari tulang rawan mulai mengeras.
  • Janin mulai bisa memberi respons terhadap bunyi dari luar.
  • Tubuh membesar mengikut kepala, sehingga wujud janin menjadi lebih proporsional.

 

2. Hamil 18 Minggu

Pada minggu ke-18, ukuran janin kian membesar, dengan panjang 14,2 dan berat 190 gram. Minggu ke-18 ini, ibu bisa merasakan gerakan janin dengan lebih jelas. Janin juga mengalami perkembangan lainnya, seperti:

  • Pembuluh darah telah nampak pada permukaan kulit.
  • Telinga yang mulai terbentuk, meski belum sempurna.
  • Jenis klamin sudah dapat dikenali dengan cara melakukan USG.

 

3. Hamil 19 Minggu

Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran janin pun kian membesar. Nah, di minggu ke-19 ini, diperkirakan ukurannya sudah sebesar buah mangga. Beratnya rata-rata mencapai 240 gram dengan panjang 15,3 cm. Adapun perkembangan yang terjadi pada minggu ini adalah:

  • Janin sudah dapat menelan cairan ketuban dan ginjalnya dapat memproduksi urine.
  • Mulai tumbuh rambut.
  • Saraf untuk mencium, merasa, melihat, mendengar, dan menyentuh mulai terbentuk di dalam otak.

 

4. Hamil 20 Minggu

Kemudian, pada minggu ke-20, panjang janin sudah mencapai 16,4 cm dengan berat 300 gram. Selain itu, janin juga akan mengalami perkembangan berupa:

  • Tubuhnya dilindungi dengan lapisan lemak bernama vernix caseosa. Lapisan ini melindungi kulit janin selama berada dalam cairan ketuban.
  • Kelenjar keringat ekrin mulai terbentuk.
  • Jumlah sel telur di ovarium janin perempuan sudah maksimal, yakni sekitar 6–7 juta sel telur.
  • Janin sudah bisa meregangkan tubuh dan mengisap jarinya.
  • Pergerakan janin akan semakin terasa. Bumil mungkin akan merasakan janin menendang-nendang perut.

 

Kenapa Perut Masil Kecil Meski Usia Kandungan Sudah 4 Bulan?

Hamil 4 Bulan: Ciri-ciri Hingga Perkembangan Janin

Fisik ibu hamil akan berubah seiring bertambahnya usia kehamilan. Misalnya perut yang kian membesar. Hal ini karena ukuran janin yang mengalami pertumbuhan. Namun, bagaimanakah jika hamil 4 bulan, tetapi perut masih juga kecil?

Perlu diketahui, tidak semua wanita hamil mengalami perubahan yang sama, baik secara fisik maupun emosional. Sebab, ada beberapa faktor yang mempengaruhi hal tersebut. Untuk lebih jelasnya, kamu bisa menyimak ulasannya berikut ini, ya.

 

Faktor Penyebab Ukuran Perut Ibu Hamil

Perkembangan rahim ibu hamil, dapat diukur dengan pengukuran tinggi fundus (bagian terjauh dari pintu masuk sebuah organ) uteri (TFU). Berikut ukuran rahim ibu hamil pada umumnya sesuai dengan usia kehamilan:

  • Kehamilan 12 minggu, TFU berada pada 1-2 jari di atas symphysis.
  • Usia 16 minggu, TFU berada pada pertengahan antara symphysis dan pusat.
  • Sedangkan, pada usia kehamilan 20 minggu, TFU berada pada 3 jari di bawah pusat.

Selama TFU ibu masih dalam batas normal, maka tidak perlu khawatir berlebih. Sebab, ada beberapa faktor yang menyebabkan perut ibu hamil masih kecil walaupun usia kandungan sudah 4 bulan, di antaranya:

  • Kehamilan pertama,
  • Tinggi badan,
  • Jumlah janin di dalam rahim,
  • Posisi bayi,
  • Jumlah cairan ketuban,
  • Usus yang tergeser oleh rahim.

 

Kenapa Ibu Hamil Belum Merasakan Gerakan Janin?

Hamil 4 Bulan: Ciri-ciri Hingga Perkembangan Janin

Selain ukuran perut yang juga masih kecil, tak merasakan gerakan janin, juga kerap dikhawatirkan oleh ibu hamil. Umumnya, pergekaran janin baru akan terasa ketika memasuki usia kandungan 16-20 minggu. Namun, ada pula yang sudah merasakan pada usia kehamilan 12 minggu.

Jadi, kamu tidak perlu khawatir jika belum merasakan gerakan janin di usia 17 minggu. Sebab, setiap wanita hamil memiliki kepekaan yang berbeda. Bahkan, pada ibu hamil yang memiliki tubuh gemuk pun, cenderung lambat merasakan pergerakan janin.

Namun, ada beberapa cara yang dapat dilakukan agar bisa merasakan gerakan janin, yakni sebagai berikut:

  • Pastikan mendapatkan waktu istirahat yang cukup dan usahakan tidak begadang.
  • Tidur miring menghadap ke kiri selama dua jam, cobalah rasakan gerakan janin.
  • Perhatikan nutrisi yang dikonsumsi.
  • Usahakan untuk tidak melakukan aktivitas berat.

Gerakan janin yang terasa di awal kehamilan, bisa berupa kedutan dan kamu bisa merasakan seperti ada kupu-kupu di perut atau merasakan gelembung gas di perut. Gerakan akan semakin kuat seiring berjalannya waktu. Namun, jika sudah memasuki usia 21 minggu, tapi belum juga merasakan gerakan janin, kamu perlu waspada.

Sebaiknya periksakan kehamilan secara teratur sebulan sekali dengan dokter kandungan, agar dapat memantau kondisi kehamilan dan juga janin di dalamnya. Waspadai jga gejala tertentu, seperti keluar darah (perdarahan) yang bisa menjadi kondisi serius. Begitupun dengan rasa gatal yang berlebihan, yang juga dapat menjadi gejala ganguan hati yaitu kolestasis obstetrik.

 

Hal-hal yang Perlu Diperhatikan Saat Hamil 4 Bulan

Agar kamu dapat melewati masa hamil 4 bulan dengan nyaman, ada beberapa hal yang perlu kamu perhatian, yaitu:

 

1. Posisi Tidur

Saat perut semakin membesar, biasanya ibu hamil akan sulit mendapatkan posisi tidur yang nyaman. Bahkan, kesukaran ini sudah terjadi sebelum perut membesar. Untuk mendapatkan tidur yang lebih nyaman, perhatian hal berikut ini:

  • Kamar tidur berada pada suhu yang kamu sukai, tidak terlalu panas atau terlalu dingin.
  • Selain itu, sirkulasi udara harus berjalan dengan baik. Hal ini dapat dipastikan dengan menggunakan kipas angin, AC, atau sekadar membuka jendela.
  • Tidurlah saat sedang lelah, sehingga tidak terlalu banyak pergerakan yang membuatmu sulit tidur.
  • Gunakan bantal, bisa bantal biasa maupun bantal hamil.
  • Tidur dengan posisi menyamping, terutama ke bagian kiri.

 

2. Memilih Camilan yang Sehat.

Ketika hamil 4 bulan, biasanya kamu akan mudah lapar. Namun, jangan sembarangan dalam memilih makanan, ya. Untuk itu, cobalah menyeimbangkan asupan makanan. Caranya, buatlah makanan yang padat nutrisi untuk dimasukkan dalam diet harian. Imbangi makanan berat dengan snack. Kalau mau snack sehat, Moms bisa andalkan buah, kacang-kacangan, keju, dan sayur-sayuran.

 

3. Memeriksakan Diri ke Dokter Saat Hamil 4 Bulan

Hal yang tidak boleh terlupa saat hamil 4 bulan, adalah memeriksakan diri ke dokter. Ini penting sekali unutk memantau perkembangan kesehatan ibu dan bayi di dalam kandungan. Ada rangkaian pemeriksaan yang rutin dilakukan setiap bulan, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, suhu tubuh, hingga berat badan ibu dan janin. Selain itu, ibu hamil juga perlu melakukan pemeriksaan khusus untuk mendeteksi kelainan pada janin, terutama bagi yang memiliki riwayat penyakit keturunan.

 

Doa Kehamilan 4 Bulan

Di dalam Islam, telah disebutkan, bahwa ketika kandungan memasuki usia 4 bulan, maka Allah telah menitupkan ruh ke dalam jenin. Oleh karena itu, mereka yang tengah hamil 4 bulan, biasanya akan mengadakan syukuran 4 bulanan. Acara tersebut, merupakan bentuk syukur atas karunia yang telah Allah berikan, yakni berupa calon bayi. Biasanya, acara tersebut diisi dengan membacakan berbagai doa baik dari Al-Qur’an untuk janin. Doa tersebut merupakan permohonan keselamatan dan kesehatan untuk bayi hingga mereka terlahir ke dunia, adapun doanya sebagai berikut:

اَللهُمَّ احْفَظْ وَلَدِىْ مَادَامَ فِى بَطْنِىْ وَاشْفِهِ اَنْتَ شَافٍ لاَشِفَاءَ اِلاَّ شِفَاؤُما شِفَاءً لَقاؤُما شِفَاءً لَقاؤُماً اَللهُمَّ صَوِّرْهُ حَسَنَةً وَثَبِّتْ قَلْبَهُ اِيْمَانًابِكَ وَبِرَسُوْلِكَ. اَللهُمَّ اَخْرِجْهُ مِنْ بَطْنِىْ وَقْتَ وِلاَدَتِىْ سَهْلاً وَّتَسْلِيْمًا. اَللهُمَّ اجْعَلْهُ صَحِيْحًا كَامِلاً وَعَاقِلاً حَاذِقًا عَلِمًا عَامِلاً. اللهم طول عمره وصحح جسده وحسن خلقه وافصح لسانه واحسن صوته لقراءة الحديث والقرآن ببركة محمد صلى الله عليه وسلم والحمد لله رب العالمين.

“Alloohummafazh waladii maa daama fii bathnii, wasyfihii anta syaafun, laa syifaa-a illaa syifaa-uka, syifaa-an laa yughoodiru saqoman. Alloohumma showwirhu hasanatan, watsabbit qolbahuu iimaanam bika wabirosuulika. Alloohummakhrijhu mim bathnii waqta wilaadatii sahlan watasliiman. Alloohumma tsabit ‘umrohuu washoh-ih jasaduhuu wahassin khulqohuu wafshoh lisaanahuu wa-ahsin shuurotahuu liqiroo-atil qur’aan, bibarokati Muhammadin Shollallohu ‘alayhi wasallama wal Awliya-i wasy-syuha-daa-iwash-shoolihiin, walhamdulillaahi robbil ‘aalamiin”

Artinya: “Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Lagi Maha Penyayang. Ya Allah, Perihara lah ia berada di dalam kandungan ibunya. Dan sehatkan lah dia, alasannya bekerjasama Engkau adalah Zat yang sanggup menyehatkan. Tiada kesembuhan, menyembuhkan kesembuhan dari-Mu, kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit sedikitpun. Ya Allah, Bentuk lah ia di dalam perut dalam bentuk yang elok dan tetapkan lah dia dalam keimanan kepada-Mu dan Rasul-Mu. Allah, keluarkan lah ia dari perut ibunya pada di kala kelahirannya dengan gampang dalam keadaan selamat dan dengan bentuk yang indah dan sempurna. Ya Allah, Jadikanlah ia anak yang sehat dan sempurna, berilmu yang cerdas, yang alim, dan mau mengamalkan ilmunya. Ya Allah, Panjangkan lah umurnya, sehatkan lah tubuhnya, baguskan lah akhlaqnya, fasihkanlah dan merdukan lah suaranya untuk membaca Al-Quran dan Al Hadist dengan berkah Nabi Muhammad SAW. Dan segala puji bagi Allah Tuhan Semesta Alam.”

Baca Juga: Macam-macam Sebutan Kehamilan yang Jarang Diketahui

Demikianlah ulasan singkat mengenai hamil 4 bulan, yang perlu diketahui. Jangan lupa untuk menjaga kesehatan dengan selalu mengonsumsi susu dan vitamin yang disarankan oleh dokter. Semoga ibu dan bayi dapat sehat hingga waktu persalinan tiba.

  • Bagikan
seruni.id