Mengapa Wanita Harus Berhenti Berkata ‘Terserah’?

  • Bagikan
Mengapa Wanita Harus Berhenti Berkata 'Terserah'?
studiosalzanotirone.it

Seruni.idKata terserah seolah menjadi senjata andalan bagi para wanita. Terlebih ketika ditanya oleh seseorang atau terlibat sebuah masalah, mungkin dengan suami pun teman. Ini memang banyak dilakukan. Entah karena mereka bingung ingin menjawab apa, atau mungkin karena benar-benar malas untuk menjawabnya.

Mengapa Wanita Harus Berhenti Berkata 'Terserah'?
thebusinesswomanmedia.com

Terserah masih menjadi kata misterius. Sebab, tidak ada yang tahu pasti apa makna di baliknya. Namun tahukah kamu? Tindakan semacam ini harus segera dihentikan. Karena kita harus mengerti, tidak semua masalah bisa diselesaikan dengan kata terserah. Ada alasan lain mengapa wanita harus berhenti berkata terserah, berikut ulasan selengkapnya:

1. Suatu Saat Kita Akan Dihadapkan dengan Pilihan

Mengapa harus berhenti berkata terserah? Karena, suatu saat nanti kita dihadapkan dengan beberapa pilihan, apakah kata terserah masih terus keluar dari mulut kita? Tak selamanya kita bisa berucap kata terserah dengan seenaknya, dan tak selamanya pula orang lain harus mengerti diri kita. Bahkan, jika suatu saat nanti kita berada di posisi pemimpin, masihkan mau bilang terserah? Semua harus dijawab dengan kepastian.

2. Merupakan Sifat yang Menyebalkan

Percayalah, bahwa kata terserah bukanlah sebuah ciri-ciri orang yang rendah hati. Karena bisa saja, kata tersebut justru menimbulkan permasalahan bagi orang lain. Sampai pada akhirnya, mereka akan menjadi malas untuk meminta pendapat darimu. Kemungkinan karena kamu hanya bersikap egois dan tidak peduli pada orang lain.

3. Tidak Semua Orang Bisa Menjadi Cenayang

Sadarkah kamu, bahwa tidak semua orang bisa menjadi dukun yang bisa berhubungan dengan makhluk halus? Di mana biasanya makhluk halus bisa mengikuti apa yang diinginkan oleh pawangnya. Hal ini tentu akan berpengaruh pada lingkunganmu jika kamu terus bersikap seperti itu.

Misalnnya, kata terserah biasanya diartikan sebagai “harusnya kamu mengerti apa yang akau mau”. Dan yang perlu dipikirkan adalah, tidak semua orang bisa memahami keinginanmu, bukan? Cobalah lebih tegas dna bijaksana dalam memutuskan sesuatu agar semuanya terlihat jelas dan mudah dimengerti oleh orang lain.

4. Jangan Terlalu Nyaman

Menyerahkan keputusan pada orang lain tidak selamanya menjadi pilihan yang tepat. Terbiasa menyerahkan hidup pada orang lain justru akan membuat kita terlalu nyaman dan malas berinovasi.

Baca Juga: 60 Kata-kata Sedih Menyentuh Hati Wanita

Itulah empat alasan mengapa harus berhenti berkata terserah, dan bisa dijadikan pelajaran, bahwa kata “terserah” tidak semestinya diucapkan. Sebab, hal tersebut justru akan menyulitkan orang lain. Mengganti kata terserah memang tidak mudah. Perlu sering latihan, dan mengesampingkan rasa gengsi dengan pasangan pun orang lain demi hubungan yang lebih baik. Semoga bermanfaat, ya.

  • Bagikan
seruni.id