9 Tips Aman Sekolah Tatap Muka di Tengah Pandemi

  • Bagikan
9 Tips Aman Sekolah Tatap Muka di Tengah Pandemi
radioidola.com

Seruni.id – Ayah dan Bunda pasti sudah tahu, bahwa sekolah tatap muka akan diberlakukan di tahun ajaran baru, tepatnya pada bulan Juli 2021 mendatang. Tentunya berita ini menjadi kabar yang membahagiakan sekaligus mengkhawatrikan.

9 Tips Aman Sekolah Tatap Muka di Tengah Pandemi
investor.id

Bahagianya, karena nantinya anak dapat bersosialisasi kembali dengan guru, teman, dan lingkungan sekolahnya. Dan mereka dapat belajar kembali secara langsung, meski waktu belajar di sekolah masih terbatas.

Namun, di tengah kabar bahagia tersebut, tentunya ada rasa khawatir berkecamuk di hati para orang tua. Sebab, hingga saat ini pandemi COVID-19 belum juga usai. Sekalipun sekolah tatap muka harus mengikuti protokol kesehatan, tapi ada beberapa hal yang harus diperhatikan para orang tua ketika anak sudah mulai belajar di sekolah. Nah, berikut Seruni telah merangkum beberapa tips aman sekolah tatap muka di tengah pandemi:

1. Mengecek Kondisi Tubuh Sebelum Berangkat ke Sekolah

Tips aman sekolah tatap muka yang pertama, selalu cek kondisi tubuh anak terlebih dahulu. Tujuannya agar kamu tahu kondisi tubuh anak sedang sehat atau tidak. Jika tubuh anak terasa panas, kurang enak badan, atau mengalami gejala kesehatan yang lain, lebih baik tetap belajar di rumah untuk sementara waktu. Ini menjadi salah satu cara untuk mencegah penularan penyakit baru.

Dan jangan lupa untuk meminta izin kepada Bapak/Ibu guru untuk tidak mengikuti pelajaran. Nah, agar tidak ketinggalan pelajaran, mintalah materi kepada Bapak/Ibu guru atau teman-teman tentang apa yang harus anak pelajari dan tugas apa yang harus mereka kerjakan.

2. Ajari Praktik Kebersihan

Sebelum anak benar-benar belajar tatap muka di sekolah, orang tua sebaiknya mengajarkan praktik kebersihan kepada anak, ya. Mulailah dari hal kecil terlebih dulu, seperti belajar mencuci tangan. Agar anak tertarik, Bunda bisa mengajarkannya sambil bernyanyi dengan durasi 20 detik. Pilih lagu kesukaannya agar hatinya senang saat mencuci tangan.

3. Pastikan Membawa Bekal Makanan dan Peralatan Belajar Sendiri

Sekolah tatap muka akan dilaksanakan dengan waktu yang lebih singat dari biasanya. Sehingga waktu belajar di sekolah lebih dimaksimalkan untuk kegiatan belajar mengajar. Jangan heran jika nantinya tidak ada jam istirahat di luar kelas. Dengan begitu, tidak ada kesempatan untuk anak makan di kantin atau bermain di lapangan bersama teman-teman.

Namun, Bunda tak perlu khawatir, ya. Sebab, Bapak/Ibu guru akan memberikan anak waktu unutk makan dan minum jika merasa lapar dan haus selama mengikuti pelajaran. Jadi, pastikan Bunda selalu membekali makanan pada anak, ya. Selain itu, sebaiknya gunakanlah peralatan belajar sendiri tanpa meminjam barang teman. Ini merupakan salah satu cara efektif yang bisa diterapkan demi meminimalisir kontak fisik.

4. Ajari Anak untuk Selalu Mengenakan Masker

Memakai masker menjadi salah satu prokotol kesehatan yang harus kita patuhi. Maka ajarilah anak untuk selalu mengenakan masker ketika keluar rumah, termasuk saat pembelajaran tatap muka dilakukan. Jangan lupa bawa juga masker cadangan sebagai pengganti apabila masker yang dikenakan kotor. Dan pastikan masker tersebut dalam keadaan bersih dan higienis, ya.

5. Ajarkan Anak untuk Selalu Menjaga Jarak

Tips aman sekolah tatap muka berikutnya, selalu ajari anak untuk menjaga jarak. Namun, hal tersebut harus disertai dengan alasan ya, Bun. Sebab, jika tidak, anak tidak akan paham mengapa ia harus menjaga jarak. Terlebih kalau anak masih tergolong usia dini. Hal ini bertujuan untuk menghindari penularan virus melalui perantara udara pernapasan. Tidak hanya menjaga jarak, tapi juga harus menghindari kontak fisik dengan temannya.

6. Etika Batuk dan Bersin

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengimbau agar semua orang menerapkan etika batuk dan bersin, yakni tidak melepas masker saat bersin maupun batuk, karena masker dapat menahan percikan tersebut. Ajari anak untuk segera membuang masker dan ganti dengan yang baru jika sudah basah. Tidak menyentuh wajah saat bersin atau batuk.

Sebaiknya gunakan tisu atau lengan baju bagian dalam untuk menutupi hidung dan mulut. Cuci tangan dengan air bersih dan sabun atau menggunakan hand sanitizer setelah batuk atau bersih. Orang tua dapat mengajari etika ini dengan memberikan contoh kepada anak. Karena anak akan lebih mudah mengikuti ketika melihat contoh secara langsung.

7. Membuang Sampah pada Tempanya

Situasi pandemi membuat ajaran buang sampah dengan benar kian mendesak untuk diterapkan. Ajari anak cara mengenakan masker yang benar dan ingatkan untuk merusak masker terlebih dahulu sebelum membuangnya agar tidak digunakan kembali.

8. Memilih Transportasi untuk ke Sekolah

Saat hendak sekolah tatap muka, siswa tidak disarankan untuk menggunakan transportasi umum, baik pergi maupun pulang dari sekolah. Jika memungkinkan, orang tua bisa mengantar dan jemput anak dengan kendaraan pribadi. Namun, jika tidak, sekolah dapat berkoordinasi dengan dinas perhubungan setempat untuk menyediakan sarana transportasi khusus siswa sekolah, tidak bercampur dengan masyarakat umum.

9. Tidak Menyentuh Wajah, Mata, Hidung, dan Mulut

Droplet yang mengandung virus dapat memasuki tubuh manusia melalui tiga bagian yang berongga di wajah, yaitu mata, mulut, dan hidung. Sebagai orang tua, sebaiknya tidak bosan untuk mengingatkan hal ini kepada buah hatinya, agar senantiasa mereka mengenakan masker di sekolah. Ingatkan pula agar tidak menyentuh wajahnya denagn alasan apa pun. Jika hendak menyentuh wajah, cucilah tangan terlebih dahulu dengan sabun.

Baca Juga: Sekolah Tatap Muka Dimulai Juli 2021, Apakah Ayah Bunda Setuju?

Nah, itulah beberapa tips aman sekolah tatap muka di masa pandemi. Pastikan Bunda menerapkan tips di atas, ya. Semoga dengen tips di atas anak dapat terlindungi dari virus COVID-19, sehingga dapat belajar dengan nyaman.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

seruni.id