7 Tips Aman Pergi ke Dokter Gigi Saat Pandemi Covid-19

7 Tips Aman Pergi ke Dokter Gigi Saat Pademi Covid-19
beritasatu.com

Seruni.id – Banyak dari kita yang mungkin merasa cemas untuk pergi ke dokter gigi saat pandemi Covid-19. Pasalnya, risiko tertular virus Corona kala berkunjung ke rumah sakit atau klink terbilang cukup tinggi. Sehingga belakangan ini, cukup sulit untuk menemui jadwal praktik yang tepat. Apalagi, sejumlah klinik atau rumah sakit membatasi interaksi dengan pasien demi mematuhi protokol kesehatan, serta mencegah penyebaran virus Corona.

7 Tips Aman Pergi ke Dokter Gigi Saat Pademi Covid-19
tribunnews.com

Jika keadaan sudah darurat dan mengharuskan untuk pergi ke dokter gigi, maka kita butuh persiapan khusus agar tetap terlindung. Nah, agar tidak terlalu khawatir dan cemas, berikut ini Seruni akan memberikan beberapa tips aman pergi ke dokter gigi saat pandemi Covid-19. Apa saja?

1. Pastikan Kondisi Tubuh Sehat

Sebelum pergi ke dokter gigi saat pandemi Covid-19, pastikan kondisi tubuh dalam keadaan fit. Jika merasa tidak enak badan, batuk, pilek, atau keluhan kesehatan lainnya, sebaiknya tunda dulu rencana berkunjung ke dokter gigi. Hal ini guna mencegah penularan, meski kamu sendiri yakin bahwa sakit yang kamu rasakan bukan akibat Covid-19.

2. Buat Janji

Demi menghindari adanya kerumunan, sebaiknya buatlah janji terlebih dahulu sebelum pergi ke dokter gigi saat pandemi Covid-19. Selain membuat janji, kamu juga bisa langsung menyebutkan keluhan, sehingga kunjungan bisa lebih cepat dan efektif sesuai kebutuhan. Terlebih, semenjak adanya pandemi ini, para dokter gigi dianjurkan untuk mengedepankan konsultasi jarak atau atau tanpa tatap muka.

3. Patuhi Protokol Kesehatan

Sejumlah protokol kesehatan harus kita patuhi ketika pergi ke dokter gigi saat pandemi Covid-19. Mulai dari mengenakan masker, mencuci tangan hingga bersih, dan menjaga jarak. Sebelum melakukan pemeriksaan lebih lanjut, biasanya dokter atau perawat akan lebih dulu memeriksa suhu tubuh dan gejala lainnya. Jangan heran kalau nantinya mereka akan bertanya mengenai riwayat perjalanan terakhir.

Selain itu, beritahu dokter apabila kamu pernah melakukan kontak atau berada di dekat orang yang terjangkit Covid. Sebisa mungkin datanglah seorang diri, tanpa membawa anak-anak. Usahakan untuk tidak melepas masker sebelum diminta dan jangan menyentuh benda-benda yang mungkin telah disentuh banyak orang. Ketika pemeriksaan telah usai, jangan lupa kenakan masker kembali.

4. Jujur Mengenai Kondisi Tubuh

Pergi ke dokter gigi saat pandemi Covid-19 memang sedikit merepotkan. Namun, ini dilakukan untuk kepentingan bersama. Oleh karena itu, kamu harus jujur mengenai kondisi tubuh. Jangan ragu untuk memberitahu dokter apabila kamu mengalami gejala-gejala Covid-19. Nantinya, dokter pun akan mengambil langkah-langkah khusus untuk menurunkan kemungkinan penyebaran virus.

5. Pastikan Dokter Mengenakan APD Lengkap

Di era new normal ini, para dokter gigi diwajibkan untuk mengenakan alat pelindung diri (APD) level 3. APD yang dikenakan mirip dengan APD tenaga medis yang menangani pasien Covid-19. Alat pelindung yang digunakan berupa gaun yang menutup tubuh, penutup kepala, kacamata google, masker, dan sepatu bot.

6. Perhatikan Ruang Praktik

Selain itu, penting juga untuk memperhatikan ruangan praktik yang digunakan. Pastikan ruangan tersebut memiliki sirkulasi udara yang baik. Ini bisa ditandai dengan adanya kipas exhaust atau HEPA filter bisa juga berupa alat setrilisasi seperti UV.

7. Tunda Jika Tidak Darurat

Selama masa pandemi Covid-19, Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) mengimbau kepada seluruh dokter gigi dan masyarakat untuk melalukan konsultasi medis melalui tele-dental-medicine untuk mengurangi angka penularan antara pasien dan dokter gigi. Apabila kondisi sangat genting, sebaiknya sebelum memeriksakan diri ke dokter gigi, bersihkanlah mulut terlebih dahulu dan tentunya melaksanakan protokol kesehatan. Adapun kasus darurat tersebut adalah:

  • Perdarahan hebat
  • Masalah pada struktur tulang rahang
  • Nyeri hebat yang tidak bisa sembuh dengan obat
  • Gigi patah, terutama jika menyebabkan nyeri atau kerusakan jarungan
  • Perawatan pasca operasi yang tidak bisa dilakukan sendiri
  • Trauma yang memengaruhi kemampuan bernapas
  • Pemeriksaan gigi terakit dengan perawatan kanker
  • Tanda-tanda infeksei seperti nyeri dan bengkak

Baca Juga: Penyebab Gigi Sensitif dan Cara Ampuh Mengatasinya

Jadi, itulah beberpa tips aman pergi ke dokter gigi saat pandemi Covid-19. Namun, sekali lagi, apabila tidak mengalami kasus darurat seperti yang sudah Seruni sebutkan sebelumnya, sebaiknya tundalah untuk melakukan pemeriksaan ke dokter gigi. Sebagai alternatif, kamu bisa melakukan tele-dental medicine seperti anjuran PDGI. Semoga bermanfaat.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.