Berawal dari Pandangan Mata, Penyakit ‘Ain Menerpa, Tak Terasa Tapi Berbahaya

Berawal dari Pandangan Mata, Penyakit 'Ain Menerpa, Tak Terasa Tapi Berbahaya
google.com

Seruni.id – Semakin canggihnya teknologi saat ini membuat orang lebih esksis dan aktif di media sosial. Tak jarang, mereka membuat status bahkan mengunggah potret dirinya dan buah hati. Apa yang mereka lakukan memiliki tujuan yang berbeda, ada yang ingin memberikan motivasi, informasi, sampai tujuannya lainnya. Namun hati-hati, aktivitas tersebut bukan tidak mungkin akan menimbulkan penyakit ‘ain.

Berawal dari Pandangan Mata, Penyakit 'Ain Menerpa, Tak Terasa Tapi Berbahaya
google.com

Di media sosial banyak mata yang memandang foto tersebut, baik sengaja pun tidak sengaja. Tentu akan memberikan kesan yang berbeda-beda. Mulai dari yang positif hingga negatif. Rasa kagum yang dibarengi rasa iri dan benci saat melihat foto-foto yang dibagikan, bisa memberikan dampak negatif pada orang yang ada di dalam foto tersebut. Berawal dari pandangan mata, penyakit ‘ain akan menerpa.

Lantas, Apa Sebenarnya ‘Ain itu?

‘Ain merupakan sebuah penyakit yang disebabkan oleh rasa dengki atau kagum pada seseorang. Inilah yang kemudian yang dimanfaatkan oleh setan untuk mengirimkan panah hasad pada orang yang dibenci atau dikagumi. Sehingga, akan menimbulkan penyakit bagi seseorang tersebut. Memang tidak terasa, namun nyatanya ini berbahaya.

Pandangan mata ternyata bukan perkara sepele. Darinya bisa muncul berbagai bahaya atau kejelekan bagi mereka yang dipandang. Sekilas memang tidak logis, namun dari banyak fakta yang ada penyakit ini benar adanya.

Bagaimana Bisa Kita Mengatasinya?

Sayangnya penyakit ini tidak bisa disembuhkan secara medis atau menggunakan obat-obatan dokter. Penyakit ini sangat berbahaya karena bisa menganggu kesehatan mental seseorang.

Tahukah kamu, bahwa penyakit ‘ain ini lebih banyak diderita oleh anak-anak dan balita? Sebab, mereka masih lemah dan belum mampu untuk membentengi dirinya dari pengaruh jahat di sekitarnya. Orang dewasa juga berpotensi mengalaminya, bahkan hewan dan harta benda sekalipun.

Untuk penyembuhannya, bisa dilakukan dengan berdzikir dan pengobatan cara Nabi merupakan pilar utama dan kuat untuk kesembuhan dan pemeliharaan kesehatan anak dan juga bagi kekuatan daya tahan tubuhnya.

Sebagaimana yang diceritakan oleh Ibnu Abbas, bahwa dahulu Nabi SAW membacakan ta’awwudz untuk al Hasan dan al husain, seraya bersabda, “Sesungguhnya dahulu bapak moyang kalian berdua melindungi Ismail dan Ishaq dengan bacaan berikut:

“A’udzu bukalimaatillahittaammati min kulli syaitoonon wahaammatin, wa man kulli’anin laammatin.”

Artinya: “Aku berlindung kepada Allah dengan menyebut kalimat-kalimatNya yang sempurna dari setiap gangguan setan dan hewan berbisa serta dari setiap pandangan mata yang dengki,”

Urwah bin Az-Zubair menuturkan bahwa Nabi SAW masuk ke rumah Ummu Salamah. Saat itu ada anak yang sedang menangis. Rasulullah SAW bersabda, “Mengapa kalian tidak meruqyahnya dari penyakit ‘ain?” [2]. Yakni mengapa tidak kalian cari orang yang dapat meruqyahnya dari kedengkian orang lain.

Aisyah menceritakan bahwa Nabi SAW melihat anak yang sedang menangis kemudian beliau bersabda, “Mengapa bayi kalian menangis? Mengapa tidak kalian ruqyah dia dari penyakit ‘ain?”

Baca Juga: Iri Hati Bisa Mengurangi Motivasi Hidup Kita, Loh!

Selain dengan membacakan do;a di atas, kita senantiasa harus mendekatkan diri kepada Allah SWT. Agar merasa lebih tenang dan terhindar dari rasa iri dengki yang berlebihan. Tak hanya itu, ketika kita mendekatkan diri kepada Allah, maka kita tidak hanay terhindari dari penyakit ‘ain saja, tetapi segala penyakit fisik pun mental.

Wallahu’Alam.