10 Cara Mendidik Anak Agar Tidak Durhaka Terhadap Orangtua

  • Bagikan
10 Cara Mendidik Anak Agar Tidak Durhaka Terhadap Orangtua
islampos.com

Seruni.id – Cara mendidik anak menjadi hal penting yang harus diketahui oleh setiap orangtua atau calon orangtua. Karena bagaimana cara kita mendidik buah hati akan berpangaruh terhadap tumbuh kembangnya. Dan pastinya setiap orangtua menginginkan buah hatinya tumbuh dengan baik, beradab mulia, dan patuh terhadap orangtua.

10 Cara Mendidik Anak Agar Tidak Durhaka Terhadap Orangtua
rijal09.com

Ketika kita berhasil mendidik mereka, tentu ini menjadi kebanggaan tersendiri. Namun, jika yang terjadi sebaliknya, seperti durhaka misalnya, akan membuat hati para orangtua bersedih. Lalu bagaimanakh cara mendidik anak yang baik agar mereka tidak tumbuh menjadi anak durhaka? Simak dan coba terapkan beberapa hal berikut ini, yuk!

 

1. Kenalkan Anak pada Agama Sedini Mungkin

Agar anak tumbuh menjadi seseorang yang baik dan beradab, terutama kepada orangtuanya, maka kenalkanlah mereka pada agama sejak dini. Dengan menganalkan ilmu agama pada mereka, anak-anak akan menjadi paham jika sikap membangkang atau durhaka terhadap orangtua adalah perbuatan yang tidak terpuji. Ketika mereka sudah mengerti, maka mereka tidak akan melakukan hal tersebut pada orangtuanya.

 

2. Berikan Anak Kasih Sayang Penuh

Jangan sampai kesibukan orangtua membuat anak merasa tidak disayang. Sebab, jika hal ini terjadi, terkadang anak menjadi membangkang pada orangtua. Untuk menghindarinya, maka berikanlah kasih sayang penuh pada mereka. Misalnya, selalu mengungkapkan perasaan sayang, menemaninya berlajar atau bermain, memeluk, mendengarkan cerita, membantu mereka menyelesaikan masalah, dan lainnya. Ketika mereka mendapatkan kasih sayang penuh, mereka juga akan menyayangi kedua orangtuanya sepenuh hati dan jauh dari sikap membangkang.

 

3. Menanamkan Karakter pada Anak

Cara mendidik anak yang baik adalah dengan menanamkan karakter pada mereka. Salah satunya, berikan pemahaman pada mereka jika orangtua memiliki tugas untuk membimbing khidupannya hingga dewasa. Jadi, mereka tidak bisa melakukan sesuatu semaunyasendiri. Dengan begitu, mereka tidak akan membangkang jika orangtua telah memberikan arahan.

 

4. Contoh Perilaku Baik

Cara mendidik anak tidak melulu hanya dengan teori, tapi berikanlah contoh pada mereka. Misalnya, ketika meminta anak utnuk membereskan mainan setelah bermain, maka orangtua juga perlu membereskan perlatan bekerja setelah selesai. Contoh lainnya, jika orangtua memberikan batasan pada anak saat bermain gadget, orangtua pun harus membatasi diri kapan waktunya bermain handphone dan kapan harus bekerja atau bermain dengan anak. Jika sudah memberikan contoh yang baik, nantinya anak pun akan meniru.

 

5. Membuat Batasan-batasan Penting

Orangtua adalah pembimbing bagi anak, bukan mengatur 100 persen kehidupannya. Maka dari itu, penting sekali bagi orangtua untuk menerapkan batasan-batasan apa saja yang boleh diatur atau tidak. Seperti contoh, dalam memilih sekolah untuk anak, jika kamu ingin anak masuk sekolah A, tapi ternyata ia tidak mau. Tidak ada salahnya untuk melakukan diskusi terlebih dahulu untuk menentukan sekolah mana yang akhirnya dipilih.

Jangan sampai kamu merasa paling benar dengan mengutaran sekolah A bagus, tapi malah membuat anak keberatan sekolah di sana. Hingga akhirnya membuat ilmu yang diberikan tidak diserap dengan baik olehnya. Selain itu, jika kamu selalu bersikap keras dan mengatur seluruh kehidupan anak, maka bukan tidak mungkin jika suatu saat anak akan memberontak.

 

6. Coba untuk Memahami Perasaan Anak

Siapa sih yang tidak merasa jengkel jika harus selalu diatur? Begitupun dengan anak, mereka juga bisa merasakan demikian. Jika kamu ingin nasihat yang diberikan bisa didengar oleh anak, sebaiknya pahamilah perasaannya dan ajak anak bicara dari hati ke hati. Misalnya, saat anak baru saja pulang sekolah dan tidak meletakkan sepatu pada tempatnya, sebaiknya jangan langsung menyuruhnya. Karena mereka pasti akan marah dan ngedumel.

Pahami perasaan mereka, biarkan mereka istirahat sejenak, barulah minta anak untuk merapikan semuanya. Setelah itu, jika perasaan anak sudah sangat baik, kamu baru boleh menasihatinya untuk tidak mengulanginya lagi. Beri tahu pada mereka tentang dampak positifnya, misalnya jadi sekaligus rasa capeknya.

 

7. Ajak untuk Berbuat Baik

Cara mendidik anak yang berikutnya yaitu ajaklah mereka untuk berbuat baik terhadap sesama. Misalnya, mengajak mereka untuk berbagi pada orang-orang yang kurang mampu, memberi makan kucing-kucing telantar, tidak membeda-bedakan orang lain dari warna kulit, budaya, dan agama, serta masih perbuatan baik lainnya.

 

8. Beri Pujian Ketika Anak Berperilaku Baik

Kamu pasti suka jika dipuji, bukan? Begitupun dengan anak. Mereka akan sangat senang ketika mendapatkan pujian. Jadi, ketika anak berperilaku baik, jangan segan untuk memuji mereka sebagai bentuk apresiasi. Pujian tersebut akan memicu mereka untuk terus berbuat baik.

 

9. Berdoa untuk Anak

Cara mendidik anak penting sekali diiringi dengan doa. Berdoalah agar anak berbakti dan tidak membangkang kepada orangtua. Pajatkanlah doa sebaik-baiknya untuk mereka, ya.

 

10. Jangan Menyerah

Bukan rahasia lagi, kalau mendampingi pertumbuhan anak bukan suatu hal yang mudah. Sesekali mungkin anak akan menunjukkan sikap tidak baik pada Mama. Namun, kamu tidak boleh menyerah untuk mendidik anak-anak agar menjadi pribadi yang lebih baik dan tidak durhaka pada orangtua.

Baca Juga: 10 Ciri Anak Cerdas, Orangtua Harus Tahu!

Demikianlah 10 cara mendidik anak agar mereka tidak durhaka kepada orangtua. Yuk langsung diterapkan pada anak. Semoga bermanfaat, ya.

  • Bagikan