Cara Merawat Telinga dengan Benar Agar Bersih dan Sehat

  • Bagikan
8 Cara Merawat Telinga dengan Benar Agar Bersih dan Sehat
mhomecare.co.id

Seruni.id – Bagaimanakah cara merawat telinga dengan tepat? Mengingat telinga adalah salah satu panca indera yang memiliki peranan penting, yakni sebagai alat pendengaran. Terlebih, semakin bertambahnya usia, kemampuan telinga pun ikut menurun. Oleh karena itu, kita harus menjaga kesehatannya sedini mungkin. Namun, bagaimanakah caranya? Simak berikut ini, yuk!

Cara Merawat Telinga

8 Cara Merawat Telinga dengan Benar Agar Bersih dan Sehat
beautynesia.id

Tentunya kita ingin memiliki pendengaran yang sehat, kan? Maka dari itu, kita mesti tahu cara merawat telinga dengan tapat agar telinga bersih dah sehat. Konsultasi ke dokter adalah cara tepat, ketika kamu menyadari bahwa telinga mengalami gangguan. Mengetahui cara merawat telinga yang baik juga bisa mencegah terjadi gangguan pendengaran atau tuli, loh. Adapun beberapa caranya adalah sebagai berikut:

1. Bersihkan Telinga dengan Cara yang Benar

Cara merawat telinga yang benar adalah dengan membersihkannya secara rutin. Namun sayangnya, masih banyak sekali yang keliru, di mana mayoritas dari kita membersihkannya menggunakan cotton bud. Padahal, cara merawat telinga menggunakan cotton bud ini sangat tidak dianjurkan, loh. Mengapa demikian? Sebab, memasukkan sesuatu ke dalam rongga telinga berisiko merusak organ sensitif di dalam telinga, seperti gendang telinga.

Lantas, adakah alternatif lain untuk membersihkan telinga dengan aman? Telinga adalah salah satu organ yang dapat membersihkan dirinya sendiri. Cairan seperti lilin yang ada di dalamnya, berfungsi untuk mencegah debu dan partikel berbahaya lainnya masuk ke dalam telinga. Sehingga cairan tersebut memiliki peranan penting bagi kesehatan telinga.

Namun, apabila cairan lilin tersebut terlalu berlebihan, kamu boleh membersihkan daerah sekitar rongga telinga menggunakan tisu atau handuk lembut. Kalau tidak memiliki keberanian untuk membersihkannya sendiri, maka mintalah bantuan dokter agar mereka dapat membersihkannya dengan alat khusus.

2. Menutup Telinga di Tengah Kebisingan

Skitar 15% orang Amerika mengalami gangguan pendengaran yang disebabkan oleh kebisingan. Nah, bagi kamu yang sering berada di tempat bising, entah itu saat di jalan atau lingkungan pekerjaan, hati-hati hal ini bisa menyebabkanmu mengalami gangguan telinga yang lebih tinggi. Pasalnya, lingkungan dengan suara bising, dapat menyebabkan kerusakan di telinga karena orang sekitar akan berbicara dengan nada keras alias berteriak.

Ketika berada di tengah keramaian yang membuat telinga terasa sakit, sebaiknya gunakanlah penyumbat telinga. Ini merupakan salah satu cara merawat telinga agar tidak mengalami kerusakan. Alat penymbat telinga pun tidak boleh sembarangan. Pastikan kamu memilih alat yang nyaman ketika dipakai.

Namun, ada baiknya kamu berkonsultasi lebih dulu dengan penyedia layanan kesehatan pendengaran yang ada di sekitarmu. Penyumbat telinga musisi adalah penyumbat telinga khusus dengan filter yang memungkinkan seseorang mendengar percakapan dan musik, tapi tetap mengurangi tingkat suara berbahaya dengan tetap mempertahankan kualitas suara aslinya semaksimal mungkin.

3. Hindari Mendengarkan Musik dengan Volume Tinggi

Tak sedikit orang yang gemar mendengarkan musik dengan volume tinggi. Apalagi, mereka medengarkannya sambil menggunakan headset. Meski menurut mereka ini adalah hal biasa, tapi ternyata ini sangat membahayakan, loh. Sebab, suara musik akan langsung masuk menuju gendang telinga dan memengrahui pendengaran. Cara merawat telinga agar tetap sehat dan berfungsi baik adalah dengan mengikuti aturan 60/60.

Apa sih 60/60 itu? Kamu disarankan untuk mendengarkan dengan earphone dengan volume tidak lebih dari 60% selama tidak lebih dari 60 menit sehari. Sebaiknya, pilihlah jenis earphone dengan setelan over-the-ear. Harus diingaat, bahwa musik keras tidak hanya yang diputar melalui earphone saja yang mengundang risiko. Gunakanlah volume sewajarnya sehingga tetap aman saat mendengarkan musik.

4. Menjaga Telinga Agar Tetap Kering

Cara merawat telinga berikutnya adalah tidak membiarkannya dalam keadaan basah dalam waktu lama. Karena telinga yang selalu basah atau lembap, akan memudahkan bakteri masuk ke dalam saluran telinga. Dan perlahan-lahan akan menyebabkan infeksi yang disebut dengan telinga perenang atau swimmer’s ear.

Swimmer’s ear adalah infeksi telinga luar yang diakibatkan oleh air yang terjebak di saluran telinga. Pada area yang hangat dan juga lembap, akan membuat bakteri semakin betah, hingga menyebabkan iritasi dan infeksi pada saluran telinga. Adapun cara merawat telinga agar terhindar dari hal tersebut adalah, selalu memastikan bahwa telinga selalu dalam keadaan kering.

Nah, buat kamu yang punya hobi berenang, Seruni sarankan untuk menggunakan penyumbat telinga ketika berenang, untuk mencegah air masuk ke dalam telinga. Namun, bagaimanakah jika ada air yang masuk ke dalam telinga? Mudah saja, kamu cukup miringkan kepala dan taling kuping secara perlahan untuk merangsang air keluar.

5. Beri Waktu Telinga untuk Beristirahat

Selain mata, telinga juga butuh waktu untuk istirahat, loh. Sebaiknya, istirahatkanlah telinga seridaknya 16 jam. Ini adalah salah satu cara merawat telinga bagi kamu yang sering berada di lingkungan bising atau sering mendengarkan musik keras.

6. Rutin Periksa ke Dokter

Selain memeriksakan kesehatan tubuh, telinga juga perlu diperiksa secara rutin, loh. Karena seiring bertambahnya usia, semaktin rentan pula terhadap gangguan pendengaran. Jadi, rutin memeriksakan diri ke dokter adalah salah satu cara merwat telinga agar tetap sehat.

7. Olahraga

Apa hubungannya antara olahraga dan cara merawat telinga? Tentunya kedua hal ini sangat berhubungan, loh. Latihan kardiio seperti berjalan, berlari, atau bersepeda dapat memompa darah ke seluruh bagian tubuh, termasuk telinga. Hal ini akan membantu bagian telinga dalam agar tetap sehat dan berfungsi maksimal.

Namun, hindarilah olahraga yang terlalu berat edngan alunan musik yang terlalu kencang. Selain itu, hindari pula mengangkat beban terlalu berat dengan menahan napas saat berolahraga. Menahan napas dan mengenjan hanya akan berusak telinga bagian dalam.

8. Mengelola Stres

Stres dan kecemasan berkaitan dengan tinnitus sementara dan permanen. Karena tingkat stres yang tinggi dapat membuat tubuh merasa kesal dan ingin menghindari sesuatu. Ini adalah reaksi insitingtual yang mengisi tubuh dengan adrenalin untuk membantu melawan atau melarikan diri dari bahaya. Proses ini memberi banyak tekanan pada saraf, aliran darah, panas tubuh, dan lainnya.Biasanya tekanan dan stres ini diperkirakan dapat menjalar ke telinga bagian dalam dan berkontribusi pada gejala tinitus.

Cara Merawat Telinga Bayi

8 Cara Merawat Telinga dengan Benar Agar Bersih dan Sehat
orami.co.id

Merawat telinga bayi juga merupakan hal yang tak kalah penting untuk dilakukan. Sama halnya seperti merawat telinga orang dewasa, cara merawat telinga bayi dilakukan untuk mengurangi risiko bayi terserang penyakit akibat infeksi telinga. Selain itu, jika telinga si kecil bersih, maka ia pun akan merasa lebih nyaman. Berikut Seruni telah merangkum beberapa cara merawat telinga bayi:

1. Gunakan Waslap dan Air Hangat

Berbeda dengan merawat telinga orang dewasa, cara merawat telinga bayi harus dilakukan secara hati-hati, apalagi telinga mereka masih sangat sensitif. Untuk membersihkannya, gunakanlah air hangat dan juga waslap. Setelah itu, peras waslap sampai tidak ada air yang tersisa, untuk mencegah air masuk ke dalam telinga bayi.

Setelah itu, lanjutkan dengan memberihkan telinga luarnya secara lembut, hindarilah memeras atau meremas handuk di dekat lubang teling bayi, ya. Jika tidak ada waslap, kamu bisa menggantinya dengan menggunakan kapas berbentuk bulat yang sebelumnya telah dibasahi dengan air hangat.

2. Menggunakan Obat Tetes Jika Diperlukan

Jika diperlukan, obat tetes telinga dapat digunakan sebagai salah satu cara merawat telinga bayi. Obat tetes tersebut berfungsi untuk melunakkan kotoran di dalam telinga. Namun, obat tersebut tidak bisa digunakan sembarangan untuk bayi, ya. Kamu hanya boleh menggunakan obat tersebut atas saran dan resep dari dokter saja.

Namun, kalau bayi-mu mendapatkan obat tersebut dari dokter dan memang perlu menggunakannya, kamu bisa menggunakan beberapa cara merawat telinga bayi menggunakan obat tetes berikut ini:

  • Tanganmu harus bersih sebelum menggunakan obat tetes telinga. Jadi, pastikan kamu telah mencucinya.
  • Baringkan bayi dengan posisi miring atau menyamping, sehingga teling menghadap ke atas.
  • Kemudian, letakkan pergelangan tangan di bagian pipi atau kepala bayi untuk menteskan obat.
  • Tarik secara lembut bagian telinga yang menutup saluran ke arah bawah dan belakang agar saluran terbuka.
  • Teteskan obat telinga sesuai dengan dosis yang diberikan oleh doket. Ingat, jangan sampai berlebihan.
  • Kalau sudah, tahan posisi bayi selama 1-2 menit agar obatnya menyerap.
  • Gerakan daun telinga bayi secara perlahan agar obat dapat masuk dengan sempurna.
  • Letakkan bola kapas di telinga bayi, lalu bangunkan bayi secara perlahan. Bola kapas tersebut berfungsi untuk menghindari kebocoran obat ke luar saluran.
  • Jika sudah selesai, segera cuci tangan dan bersihkan ujung obat tetes agar tetap bersih.

Waktu yang Tepat Membersihkan Telinga Bayi

Seruni sarankan, bersihkanlah telinga bayi dari debu dan kotoran setiap hari, baik setelah mandi atau sebelumnya. Ini juga berlaku bagi bayi yang baru lahir, bahkan meski kamu tidak perlu memandikannya setiap hari. Pastikan bayi dalam keadaan tenang sebelum membersihkan telinganya.

Hindarilah membersihkan telinga bayi ketika ia sedang lapar, haus, atau baru selesai menyusu. Bukan hanya telinga luar saja yang harus kita bersihkan, tetapi kotoran di dalam telinga pun harus bersih. Namun, biasanya ini hanya dilakukan dokter untuk kondisi tertentu, seperti:

  • Saat dokter ingin melihat gendang telinga bayi.
  • Ketika kotoran telinga menumpuk dan sangat padat hingga menyebabkan rasa sakit, tidak nyaman, gatal, atau menimbulkan gangguan pendengaran pada anak bayi.

Cara Merawat Telinga Setelah Ditindik

8 Cara Merawat Telinga dengan Benar Agar Bersih dan Sehat
facetofeet.com

Saat memutuskan untuk menindik telinga, kita perlu memerhatikan perawtannya agar tidak infeksi dan bermasalah. Buat kamu yang baru saja melakukan penindikan pada telinga, berikut Seruni akan memberikan cara merawat telinga ditindik agar tetap sehat:

1. Pastikan Tidak Melepas Anting Hingga Luka Sembuh

Tindikan biasanya akan meninggalkan bekas luka. Di mana luka tersbut akan bertahan selama beberapa hari. Dalam kondisi ini, sebaiknya kamu tidak melepas anting hingga luka benar-benar sembuh. Tentunya kamu tidak ingin kan kalau lubang tindik tersebut justru tertutup dan menjadi sulit untuk sembuh?

2. Hindari Lubang Tindik dari Hal-hal yang Menyebabkan Iritasi

Ketika telingamu baru saja ditindik, selalu berhati-hatilah dengan apa pun yang berada di dekatnya. Jauhkanlah rambut, hairspray, dan hal lain yang dapat memicu iritasi pada tindikan. Jangan lupa juga untuk berhati-hati ketika menggunakan handphone dan headphone agar luka tindikan kita bersih dari bakteri.

3. Tidak Menyentuh Bagian Telinga

Jangan sembarangan menyentuh telinga yang baru saja ditindik, ya. Apabila luka tindikan belum sembuh, sebaiknya cobalah tidur dalam posisi telentang.

4. Hindari Membersihkan Tindikan Tanpa Bantuan Ahli

Teling memang harus kita bersihkan, tapi jangan lakukan secara sembarangan, ya. Apalagi, jika telingamu baru saja melakukan tindikan. Karena jika telinga tidak dibersihkan bersama ahli, nantinya dapat menyebabakn infeksi. Jadi, lakukanlah pembersihan telinga bersama dengan ahli, ya.

Baca Juga: Kenali 7 Gejala Infeksi Telinga yang Membahayakan

Demikianlah beberapa cara merawat telinga dengan baik dan benar. Merawat telinga itu sangat penting. Jadi, jangan sampai salah lagi dalam merawatnya, ya.

  • Bagikan
seruni.id