9 Fakta Tentang Masjid Al-Aqsa di Palestina

  • Bagikan
9 Fakta Tentang Masjid Al-Aqsa di Palestina
tirto.id

Seruni.id – Sebagai seorang Muslim, sudahah kamu tahu mengenai fakta tentang Masjid Al-Aqsa di Palestina? Kali ini Seruni ingin mengajak kalian untuk mengetahui lebih banyak tentang Masjid Al-Aqsa, mulai dari sejarah, hingga fakta menarik di baliknya. Simak di bawah ini, ya.

9 Fakta Tentang Masjid Al-Aqsa di Palestina
liputan6.com

Masjid Al-Aqsa menjadi tempat terpenting di Yarusalem. Masjid ini berada dalam kompleks seluas 35 hektare yang disebut sebagai Al-Haram Ash Sharif (tempat suci yang mulia) atau temple mount, yakni situs tersuci ketiga dalam Islam setelah Makkah dan Madnah.

Kompleks Masjid Al-Aqsa terletak di Kota Tua Yarusalem yang telah ditetapkan sebagai situs Warisan Dunia oleh badan kebudayaan Perserikatan Bangsa-Bangsa, UNESCO. Melansir dari berbagai sumber, berikut sejumlah fakta dan sejarah Masjid Al-Aqsa yang perlu diketahui:

1. Kiblat Pertama Umat Islam

Fakta tentang Masjid Al-Aqsa yang pertama, ternyata tempat yang disucikan itu menjadi kiblat pertama bagi umat Muslim. Sebelum mengarah ke Ka’bah saat salat, umat Islam terdahulu berkiblat ke arah Tempat Suci di Yarusalem di mana Al-Aqsa berada. Kemudian, Nabi Muhammad mendapat petunjuk dari Allah untuk memindahkan kiblat menghadap Ka’bah yang berada di Masjidil Haram, Makkah.

2. Masjid Ke-2 di Dunia

Masjid Al-Aqsa merupakan masjid kedua yang dibangun di dunia. Hal ini sebagaimana hadis dari Abu Dzar yang diriwayatkan oleh Al-Bukhari dan Muslim yang berbunyi,

“Aku bertanya, Wahai Rasulullah, Masjid manakah yang pertama kali dibangun?” Beliau menjawab ‘Masjidil Haram’. Aku bertanya lagi ‘Kemudian (Masjid) mana?’ Beliau kembali menjawab, ‘Kemudian Masjidil Aqso’. Aku bertanya lagi ‘Berapa jarak (pembangunan) antar keduanya?’ Beliau menjawab ‘Empat puluh tahun’.” (HR Al-Bukhari dan Muslim).

3. Masjid yang Disebutkan di Dalam Al-Qur’an

Fakta tentang Masjid Al-Aqsa berikutnya, Muslim Hands menulis, bahwa masjid tersebut menjadi satu-satunya masjid selain Ka’bah, yang disebutkan di dalam Al-Qur’an,

“Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidil Haram ke Masjid Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.” (Al-Qur’an Surat Al-Isra ayat 1).

4. Tempat Persinggahan Isra Mi’raj

Sebagaimana yang disebutkan di dalam Al-Qur’an Surat Al-Isra ayat pertama, merupakan muzijat dari Allah dan peristiwa terbesar dalam sejarah manusia, ketika Rasulullah dipertemukan langsung dengan sang pencipta. Rasulullah didampingi Malaikat Jibril dengan mengendarai Buraq, berangkat dari Masjidil Haram menuju Masjidil Aqsha. Di kawasan Al-Aqsa inilah, Buraq itu melintas melalui sebelah dinding barat Masjidil Aqsa. Untuk kemudian menuju Sidratul Muntaha, berjumpa dengan Allah SWT.

5. Tempat yang Diberkahi

Masjidil Aqsa menjadi salah satu tempat yang dilebihkan keberkahannya oleh Allah SWT. Adapun yang dimaksud dengan diberkahi adalah karena kawasan Masjid Al-Aqsa merupakan tempat diutusnya Nabi. Allah berikan kesuburan tanahnya, sehingga menghasilkan aneka tanaman dan buah-buahan, serta barang tambang yang terkandung di dalamnya. Selain itu, diberkahi pula mata pencahariannya, makanan pokok, dan hasil pertaniannya. Termasuk banyak tanaman, sungai, dan kesuburan yang tiada henti.

6. Saksi Bisu Lahirnya Mahakarya

Fakta tentang Masjid Al-Aqsa selanjutnya, menjadi saksi bisu lahirnya mahakarya. Di mana Abu Hamid Al-Ghazali, seorang teolog, ahli hukum dan filsuf Persia ternama dikatakan telah tnggal di Al-Aqsa selama beberapa waktu. Sejarawan menyebutkan bahwa ia merupakan salah seorang Muslim yang paling berpengaruh dalam sejarah sejak Nabi Muhammad.

Di sana, ia menulis bukunya Ihyaa Ulum Al-Din atau yang artinya Kebangkitan Ilmu Agama, yang secara luas dianggap sebagai salah satu karya terbesar dalam literatur Islam dan di antara buu yang paling banyak dibaca oleh Muslim di dunia.

7. Didirikan Oleh Nabi Yakub

Menurut sejarah singkat Masjid Al-Aqsa, masjid tersebut pertama kali dibangun oleh Nabi Yakub, yang tak lain merupakan putra Nabi Ishak yang juga cucu Nabi Ibrahim. Kemudian Nabi Daud yang diutus setelah untuk merenovasi masjida tersebut. Putra Nabi Daud yakni Nabi Sulaiman menyempurnakan bangunan masjid tersebut saat berkuasa.

Setelah itu, pada masa Khalifah Umar bin Khattab, Masjid Al-Aqsa kembali dikuasi oleh Muslim. Kemudian Umar membangun lagi dan diselesaikan oleh putranya Al-Walid pada 705 Masehi. Pada 746, masjid ini hancur karena gembar dan dibangun kembali oleh khilafah Abbasiyah Al-Mansur pada tahun 754. Sementara pada 780, dikembangkan lagi oleh penggantinya Al-Mahdi.

Namun, lagi-lagi gempa kembali terjadi, tepatnya pada tahun 1033 lalu. Gempa tersebut menghancurkan sebagian masjid. Dua tahun pasca gempa, khaifah Fatimiyyah Ali Azh-Zhahir membangun kembali Masjidil Aqsa dan berdiri hingga saat ini.

8. Terdapat Kubah Emas (Dome of Rock)

Jika pernah melihat gambar Masjid Al-Aqsa, pasti kamu melihat bahwa terdapat kubah emas pada bagian atasnya. Faktanya kubah emas atau yang dijuluki dengan Dome of Rock itu dikatakan sebagai kubah pertama yang pernah ada dalam arsitektur Islam sebelum menjadi bagain pokok masjid-masjid di dunia saat ini.

Awalnya, kubah tersebut terbuat dari kayu. Namun, kemudian Khalifah Ummayah Abdul Malik bin Marwan membangunnya menggunakan emas. Setelah itu dihiasi dengan potongan marmer dan lapisan emas khas pada masa pemerintahan Khalifah Ottoman, Suleiman Yang Agung.

9. Terdapat Perpustakaan

Perpustakaan Al-Aqsa didirikan pada 1923 silam, oleh Dewan Legislatif Muslim Tertinggi. Ini mencakup koleksi manuskrip yang berharga dan karya-karya yang diterbitkan dalam studi Islam dan Arab.

Baca Juga: 22 Masjid Terindah Yang Akan Membuatmu Terkagum-Kagum

Itulah fakta tentang Masjid Al-Aqsa yang perlu kita ketahui. Semoga setelah membaca artikel ini, bisa menambah kecintaan kita dan bisa beribadah di masjid yang penuh berkah ini. Sebagai umat islam, sudah sepatutnya kita ikut memakmurkan masjid-masjid, tak terkecuali masjidil Aqsha yang menjadi salah satu dari tiga masjid yang dianjurkan oleh nabi Muhammad SAW untuk dikunjungi.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.

seruni.id