Hana Tajima, Desainer Mulaf yang Populerkan Hijab di Inggris

islampos.com

Seruni.id – Seorang yang memiliki pengaruh besar bisa memberi perubahan yang signifikan pada masyarakt luas. Kalimat ini rasnya tidak berlebihan jika diberikan juga untuk seorang desainer cantik asal Jepang bernama Hana Tajima.

google.com

Sebagian dari kalian mungkin sudah pernah mendangar namanya. Dia adalah salah satu icon hijab di dunia, loh. Ruang lingkupnya pun bukan hanya negara lagi, tapi sudah Internasional. Keren, bukan?

Mulai dari Asia, Eropa, Amerika dan masyarakat dari berbagai tempat mengenal Hana Tajima. Lewat karyanya, dia menjadi salah satu desainer yang menjadi pusat perhatian oleh media berpengaruh.

Wanita Muslimah dengan nama lengkap Hana Tajima Simpson ini dikenal sangat baik. Nah, untuk kalian yang belum mengenal wanita cantik ini, berikut beberapa fakta mengenai Hana Tajima serta ciri khas hijab dan karyanya.

Hana Tajima adalah Seorang Mualaf

Hana merupakan wanita balsteran Inggris dan Jepang. Sebagaimana diketahui, negara tempat kelahirannya itu bukan negara mayoritas Muslim. Awalnya, ia adalah penganut Kristen. Lahir dan dibesarkan di Inggris, dari orangtua yang juga merupakan seniman.

Dibesarkan dalam lingkungan yang mendukung kreatifitas, estetika dan ekspresif, Hana terbentuk menjadi seorang desainer handal. Ditambah dengan pendidikan desain yang ditempuhnya, Hana meraih banyak kesuksesan.

Saat menempuh pendidikan, ia jadi sering bergaul dengan mahasiswa dan mahasiswi Muslim, Hana menjadi terkesan dengan perilaku mahasiswa Muslim dan mulai tertarik mengenal Islam.

Dari ketertarikan akan sikap teman-teman Muslimnya, Hana mulai memperlajari tentang cara berpikir mereka melalui filsafat Islam. Ia pun mengkaji filsafat tersebut langsung dari sumbernya, yaitu Alquran. Ia merasakan kesesuaian pemahaman dengan isi kitab suci ini. Maka, setelah dirinya merasa mantap, ia pun akhirnya bersayahadat.

Pada momen syahadat itulah ia pertama kalinya berhijab. Gaya hijabnya pun disesuaikan dengan kondisi lingkungannya yang mayoritas non-muslim. Ia memilih gaya hijab casual yang tetap syar’i, menutup aurat tapi memiliki kesan easy going sehingga tidak terkesan asing.

Menjadi Pusat Perhatian

Sebagaimana diketahui, jika seorang Muslimah asing yang berhijab akan menjadi daya tarik tersendiri bagi banyak orang. Itulah yang terjadi pada Hana Tajima. Namun daya tariknya bukan karena dia seorang mualaf, melainkan karena cara berbusanannya yang unik dan keren.

Busananya yang simpel secara tidak langsung bisa mematahkan anggapan, bahwa berhijab itu kuno, kampungan, pun ribet. Hana menunjukkan bahwa muslimah juga kreatif, hijab bukan penghalang untuk berkarya dan menebarkan manfaat lebih luas.

Ditunjang oleh kreatifitasnya yang tinggi ia berhasil memadukan dua budaya yang berbeda ke dalam satu gaya busana yang bisa disukai orang-orang dari beragam budaya. Fashion hijab yang ia beri nama Masyaa tersebut akhirnya terkenal dan diminati banyak orang di seluruh dunia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.