Ini Bedanya Retro Style dan Vintage Style yang Sedang Jadi Tren

Ini Bedanya Retro Style dan Vintage Style yang Sedang Jadi Tren
stylo.grid.id

Seruni.id – Dunia fashion sepertinya tak ada matinya. Bahkan, dari tahun ke tahun, beragam style fashion mulai berkembang, seperti halnya retro style dan vintage style. Keduanya kembali booming beberapa tahun belakangan ini. Meski terkesan jadul, tapi retro style dan vintage style tak pernah ditinggalkan oleh para pencinta fashion.

Ini Bedanya Retro Style dan Vintage Style yang Sedang Jadi Tren
wowkeren.com

Sebab, gaya ini memiliki karakter sendiri, sehingga memberi kesan ikonik pada pemakainya. Mungkin bagi kebanyakan orang, retro style dan vintage style terlihat sama. Namun, jika diperhatikan secara detail, keduanya memiliki perbedaan, loh. Agar kamu tidak keliru lagi, berikut Seruni akan menjelaskan mengenai perbedaan antara retro style dan vintage style beserta contohnya. Simak langsung, yuk!

Definisi Retro Style

Sebelum membahas mengenai perbedaan antara retro style dan vintage style, Seruni ingin sedikit menjelaskan mengenai retro style dulu, ya. Sebenarnya, retro merupakan definisi untuk menunjukkan budaya yang sudah lama ada. Seperti menggambarkan tren yang dikenal di masa lampau. Kata retro sendiri berasal dari bahasa latin yang merupakan sebuah awalan.

Retro memiliki arti “mundur” atau bisa pula diartikan sebagai “masa lalu”. Jika diartikan secara keseluruhan, retro merupakan gerakan untuk mengingat masa lalu alis nostalgia. Meski terkesan jadul, tapi jangan salah, retro style memiliki banyak fans, loh. Bahkan, gaya tren busana retro yang terpengaruh dari gaya di tahun 40-80 ini, kerap dipopulerkan oleh beberapa rumah mode ternama dunia. Misalnya Prada dan Luis Vuitton, keduanya sama-sama mengusung tema retro, mulai dari koleksi baju hingga aksesorisnya.

Definisi Vintage Style

Sebenarnya, istilah vintage ini lebih digunakan untuk sebutan barang dengan usia lebih dari 20 tahun. Namun, dalam dunia fashion, istilah ini lebih digunakan unutk sebutan style pada tahun 20-60-an. Selama periode ini, tren fashion memang didominasi dengan gaya feminin. Inilah menjadi salah satu alasan mengapa warna yang digunakan lebih soft alias lembut.

Pada periode tersebut, industri film pun mulai berkembang, sehingga ikut memengaruhi tren fashion. Vintage style kerap menampilkan model-model busana yang terkesan “berani”, yakni dengan rok panjang sederhana yang melambai, hiasan berupa pita, hingga platform shoes dengan hak tebal.

Akan tetapi, pasca Perang Dunia ke II, dunia fahsion mengalami perubahan yang cukup besar. Di mana penggunaan material garmen mulai dibatasi. Para desainer pun akhirnya membuat baju dengan bahan seminim mungkin. Perubahan tersebut diiringi dengan tren kaus berwarna terang, kemeja feminin, hingga rebel look.

Perbedaan Retro Style dan Vintage Style

Setelah membaca definisi mengenai retro style dan vintage style, apakah kamu masih bingung untuk membedakan kedua gaya ini? Pada dasarnya, retro style dan vintage style memiliki kesamaan, yakni merupakan sesuatu yang sudah kuno dan ketinggalan zaman.

Meski demikian, tak sedikit orang yang menyukai gaya ini. Bahkan, mereka datang dari berbagai kalangan dan usia. Mulai dari remaja hingga orangtua, banyak mengadopsi gaya restro maupaun vintage. Adapun perbedaan mengenai retro style dan vintage style adalah sebagai berikut:

Warna dan Motif

Perbedaan yang paling mencolok antara retro style dan vintage style adalah warna dan motifnya. Seperti yang sudah Seruni jelaskan, vintage style lebih mendominasi warna-warna soft dan pastel, hal inilah yang membuat gaya si pemakainya tampak feminin. Selain warna, motifnya pun terkesan lebih “aman” dan simpel. Contoh motif vintage ini antara lain seperti garis-garis, polkadot, dan bunga.

Sedangkan retro style terkesan lebih “berani” dengan warna-warna cerah seperti merah, kuning, maupun oranye. Biasanya warna tersebut juga dilengkapi dengan motif yang lebih ramah, seperti simetris dan gemerlap. Perpaduan keduanya bisa membuat si pengguna tampak lebih glamor, loh.

Gaya

Beberapa tahun belakangan ini, retro style sedang digandrungi oleh banyak orang. Walaupun gayanya jadul, penggemarnya tak hanya sebatas orangtua atau kakek nenenk saja, loh. Anak remaja pun banyak yang menyukainya. Busana yang berkesan retro umumnya lebih condong dengan gaya disko.

Misalnya, seperti pemilihan celana pendek dan rompi. Atau celana cutbray hingga jaket kulit. Ada pul baju manis atau baju bercorak cerah. Hal tersebut menggambarkan kesan retro yang begitu kuat. Di sisi lain busana dengan kesan vintage justru sebaliknya. Kesan vintage bisa dimunculkan dari mode feminin yang kalem.

Terinspirasi dari Timline yang Berbeda

Retro style dan vintage style sama-sama terinspirasi dari gaya jadul. Meski demikian, terdapat perbedaan di antara keduanya, yakni terinspirasi dari timeline yang berbeda jauh.

Masa dari keduanya tentu berbeda. Kalau kamu menyukai gaya vintage, maka ketahuilah bahwa gaya ini hadir berkat fashion di masa tahun 1920 silam hingga gaya baju pada tahun 1960-an.

Sementara, jika kamu adalah penggemar berat retro style, kamu wajib tahu juga mengenai masanya. Gaya ini mengambil inspirasi busana dari tahun 1970-1990-an.

Retro Style Terkesan Lebih Glamor

Kalau kamu suka tampil dengan gaya yang berbeda, tak ada salahnya untuk mencoba fashion dengan retro style dan vintage style. Keduanya memang sama-sama datang dari masa lampau, tapi dengan timeline yang berebda. Dengan begitu, ksean yang dihasilkan pun berbeda.

Busana retro memiliki kesan yang lebih galmor. Cocok sekali untuk kamu yang memang suka tampil wah dengan bling-bling dan warna cerah. Model busananya terkesan ceria dan ramai. Hal ini dipengaruhi pada masa kemunculan gaya retro tersebut disko merupakan trend kekinian. Maka busananya juga dibuat semeriah mungkin.

Elemen-elemen Fashion

Perbedaan antara retro style dan vintage style tidak hanya terletak pada warna dan motifnya saja, tapi juga pada elemennya. Setiap style memiliki ciri khasnya masing-masing dan kita bisa mengenalinya berdasarkan elemen yang digunakan. Misalnya pada gaya vintage, biasanya akan menggunakan elemen seperti kerah bulat, rok selutut dengan potongan A-line, dan pita besar di bagian leher.

Di sisi lain, retro style mengusung elemen-elemen seperti pakaian ketat dan celana cutbray. Kalau kamu pernah bertemu dengan orang yang memakai jaket kulit dengan aksen bulu di bagian leher, outfit seperti itu juga termasuk retro style. Beberapa outfit lain yang juga termasuk retro style adalah rompi dan celana pendek.

Contoh Retro Style untuk Wanita Berhijab

Retro style sebenarnya bisa loh diterapkan oleh wanita berhijab. Apalagi, busana zaman dahulu terdiri dari dress atau atasan dan bawahan yang menutup tubuh. Dengan begitu, wanita yang menggunakan hijab bisa meniru gaya retreo ini. Namun, kalau kamu masih bingung, berikut Seruni berikan beberapa inspirasi retro style:

1. Polkadot Dress

Ini Bedanya Retro Style dan Vintage Style yang Sedang Jadi Tren

Polkadot memang menjadi motif yang identik dengan retro style. Pada gambar di atas, dress yang digunakan berwarna krem dengan dot putih. Selain itu, dress ini menggunakan 3 buttom sleeve dan kerah peterpen yang unik.

Jangan lupa padukan dengan hijab dengan warna senada agar tampilanmu lebih menarik. Kalau kamu ingin berkegiatan outdoor, kamu juga bisa banget lih menambahkan topi seperti contoh di atas.

2. Baju Bermotif Gingham

Ini Bedanya Retro Style dan Vintage Style yang Sedang Jadi Tren
womantalk.com

Gingham merupakan salah stu motif jadul yang kini kembali booming. Kalau kamu ingin tampil seperti ini, pilihlah warna-warna yang klasik, seperti hitam. Kemudian padukan dengan hijab hitam favoritmu.

3. Kenakan Tunik Hitam

Ini Bedanya Retro Style dan Vintage Style yang Sedang Jadi Tren

Kalau kamu punya tunik hitam, kamu bisa menyulap lengannya menjadi puff sleeve untuk menjadi fashin retro style, loh. Untuk tampil lebih keren, kuncinya terletak pada hijab yang akan kamu kenakan. Motif hijab polkadot bisa menjadi pilihanmu nih. Jangan lupa kenakan tas mini seperti pada gambar di atas.

4. Dress Floral dengan Celana Panjang

Ini Bedanya Retro Style dan Vintage Style yang Sedang Jadi Tren
id.pinterest.com

Inspirasi selanjutnya, kamu bisa memadukan dress floral dengan celana panjang berwarna putih. Ini juga bisa menjadi padanan bagi kamu yang mempunyai dress midi juga, loh. Oh ya, jangan lupa padukan juga dengan tas kecil milikmu.

5. Ruffle Blouse dan Tartan Skirt

Ini Bedanya Retro Style dan Vintage Style yang Sedang Jadi Tren
stylo.grid.id

Kamu salah satu pencinta motif tartan? Coba retro style yang satu ini, yuk. Kamu bisa memadukan tartan skirt berwarna cokelat dipadukan dengan ruffle blouse berwanra putih. Blouse ini memiliki aksen ruflle di bagian badan dan kerahnya. Agar tampilan lebih menarik dan elegen, kenakan hijab square coklat polos yang diliitkan rapi di leher.

6. Polkadot Square Hijab

Ini Bedanya Retro Style dan Vintage Style yang Sedang Jadi Tren
stylo.grid.id

Kamu punya dress soft dengan warna krem? Dress tersebut bisa kamu jadikan sebagai retro style, loh. Kamu hanya perlu menambahkan hijab bermotif polkadot dengan warna yang berani kontras dengan dress yang akan dikenakan. Kamu bisa mengenakan square pleates hijab yang dengan simpelnya ditali pada bagian dagu, agar lebih rapi, jangan lupa kenakan inner hijab, ya.

Contoh Vintage Style untuk Wanita Berhijab

Vintage menjadi gaya yang banyak disukai oleh wanita berhijab. Kesan manis dan timeless akan tercipta saat memberikan sentuhan vintage pada pakaian. Untuk kamu yang ingin bergaya vintage, intip padu padannya berikut ini yuk:

1. Kenakan Outer

Ini Bedanya Retro Style dan Vintage Style yang Sedang Jadi Tren
popbela.com

Penampilan yang sudah manis, jangan ragu untuk maksimalkan dengan outerwear. Dengan begitu, kesan vintage akan makin sempurna dengan outerwear, mulai dari blazer, coat, hingga vest.

2. Kenakan Dress Putih Berlayer

Ini Bedanya Retro Style dan Vintage Style yang Sedang Jadi Tren
popbela.com

Pakaian warna putih akan menjadi pilihan yang tepat untuk bergaya vintage. Sentuhan maxi dress warna putih sangat cocok untuk kamu yang suka tampil feminin atau tampil di occasion spesial.

3. Kenakan Busana Bermotif Polkadot

Ini Bedanya Retro Style dan Vintage Style yang Sedang Jadi Tren
stylo.grid.id

Bukan hanya retro, vintage style juga terkenal dengan motif polkadotnya, loh. Untuk para hijabers, jangan ragu memadukan busana dengan motif ini dengan rok model A-line ataupun circle skirt, ya. Selain itu, padukan juga dengan aksesoris cantik seperti kalung, agar penampilanmu tetap terlihat kekinian.

4. Memdukan dengan Celana Cutbray

 

Ini Bedanya Retro Style dan Vintage Style yang Sedang Jadi Tren
stylo.grid.id

Kalian pasti sudah tidak asing lagi dengan model celana yang satu ini, kan? Celana cutbray memang identik dengan gaya retro yang sempat populer di era tahun 90-an dan kembali menjadi primadona. Nah, untuk para hijabers, kalian bisa memadukan celana cut bray dengan pemakaian atasan kemeja ataupun blouse bermotif.

5. Kenakan Dad Pants yang Boyish

Ini Bedanya Retro Style dan Vintage Style yang Sedang Jadi Tren
review.bukalapak.com

Ingin tetap tampil keren meski pakai hijab? Nah, kamu bisa meniru gaya yang satu ini nih. Yakni memadukan kemeja denim dan dalaman hitam yang matching dengan hijabnya. Sisi vintage ini terlihat dari pilhan dad pants dan ikat pinggang yang berfungsi sebagai statement dari penampilannya. Untuk menyempurnakan tampilanmu, kenakan sepatu yang terkesan bold.

6. Kenakan Atasan Detail Pussy Sleeves

Ini Bedanya Retro Style dan Vintage Style yang Sedang Jadi Tren
review.bukalapak.com

Untuk memenuhi unsur vintage, kamu bisa mmeilihi atasan dengan model puffy sleeves. Kemudian, padukan dengan celana bahan dengan warna senada atau celana jeans sebagai bawahannya.

Model puffy sleeves juga bisa jadi atasan untuk membuat tampilan lebih on point. Gaya vintage hijabnya pun bisa kamu pilih dengan cara simpel. Agar tampilan lebih all out, sempurnakan gayamu dengan sunglasses dan mini shoulder bag yang sedang happening akhir-akhir ini.

Baca Juga: 5 Tips Penting dalam Membeli Barang Bergaya Vintage

Itulah penjelasan mengenai perbedaan antara retro style dan vintage style, serta beberapa contoh gaya retro dan vintage yang mungkin bisa menjadi inspirasi fashionmu.

Mungkin tidak banyak wanita yang mengaplikasikan retro style karena menampilkan warna-warna yang berani. Namun, jika kamu termasuk orang yang berani dan sangat menyukai gaya ini kenapa tidak kamu aplikasikan dalam fashion sehari-hari? Jika kamu dapat memadupadankannya, retro style tetap terlihat indah dengan warna-warna berani. Selamat mencoba!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.