Jangan Paksa Anak untuk Belajar Calistung

seminarparenting.com

Seruni.id – Semua orangtua tentunya ingin anaknya pintar dan berprestasi dalam pendidikan. Apalagi, jika di usianya yang masih kecil dia sudah bisa calistung (membaca, menulis, dan berhitung). Calistung merupakan kagiatan anak belajar mengenal angka dan huruf.

picswe.com

Maka tak heran, jika banyak orangtua yang menyekolahkan dan memaksa anak harus bisa calistung saat duduk di pra sekolah. Ditambah lagi, beberapa Sekolah Dasar (SD) mensyaratkan anak yang akan masuk SD harus bisa membaca, namun ternyata hal itu tidak baik bagi anak.

Tentunya, jika hal ini dipaksakan, tidak akan efektif dan ada efeknya mengingat anak pada usia pra sekolah akan optimal jika diberi stimulasi atau rangsangan motorik dan bahasa sesuai fase tumbuh kembang anak. Selain itu, orangtua harus cermat dalam mengamati perkembangan anak. Karena nyatanya, tidak semua anak siap untuk menerima pendidikan membaca, menulis, dan berhitung sejak dini.

Beberapa dampak yang mungkin akan timbul adalah anak menjadi bosan ketika ia sudah mulai memasuki usia sekolah yang sebenarnya. Hal ini perlu menjadi perhatian orangtua untuk lebih memenuhi kebutuhan anak. Mengapa demikian?

Beberapa penelitian mengatakan, pendidikan dalam usia yang terlalu dini juga memiliki dampak pada sisi emosional maupun penyesuaian sosial si kecil. Mungkin tidak nampak saat ini, namun bisa terjadi ketika dia memasuki usia sekolah. Bukan berarti kita tidak boleh memberikan ilmu calistung sejak kecil, tentu hal itu diperlukan, hanya saja kita mesti pandai melihat situasi. Apakah si anak sudah siap menerima ilmu tersebut atau tidak?

Harus diingat, jangan memaksa anak belajar calistung terlalu dini. Apabila dipaksakan pada waktu yang belum siap, anak akan memiliki pengalaman yang tidak menyenangkan serta muncul penolakan. Namun, saran ini tidak berlaku untuk anak-anak yang memang memiliki ketertarikan yang tinggi dalam hal membaca dan menulis.

Apabila anak sudah sangat tertarik, bisa mulai mengajarkan atau memasukkan ke tempat les calistung. Sebelum ikut les, perhatikan cara pengajarannya. Jangan sampai setelah les, minat membaca, menulis, dan berhitung anak malah menurun.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.