7 Kriteria Orang yang Tak Boleh Disuntik Vaksin Covid-19

7 Kriteria Orang yang Tak Boleh Disuntik Vaksin Covid-19

Seruni.id – Sejak Maret 2020 lalu, virus Corona masih belum berakhir. Justru jumlahnya semakin meningkat setiap harinya. Namun, kabar bahagianya, vaksin Covid-19 kini sudah ditemukan. Akan tetapi, keefektivitasannya masih diragukan oleh banyak orang.

7 Kriteria Orang yang Tak Boleh Disuntik Vaksin Covid-19

Dengan adanya vaksin Covid-19, tentu kita semua berharap pandemi bisa segera berakhir. Sebab, pandemi membuat segala aktivias menjadi terhambat. Kabarnya, Indonesia telah menyiapkan jutaan dosis vaksin Covid-19. Dan rencananya, vaksinasi akan dilakukan pada awal tahun 2021.

Namun, ternyata tidak semua orang bisa disuntik vaksin Covid-19, loh. Menurut ahli Alergi dan Imunologi Profesor Iris Rengganis, ada beberapa kondisi yang tidak diperbolehkan untuk diberikan vaksin. Hal tersebut dikarenakan vaksin akan memberikan reaksi berbeda pada setiap orang. Bahkan, bisa saja vaksin tersebut tidak dapat bekerja. Lalu, seperti apa sih kriteria orang yang tak boleh mendapatkan vaksin Covid-19?

1. Orang yang Sedang Sakit

Kriteria orang yang tak boleh mendapatkan suntik vaksin Covid-19 pertama yakni dalam kondisi sakit. Sebagaimana yang ditegaskan oleh Profesor Iris, bahwa vaksin tersebut hanya diperuntukan kepada mereka yang sehat. Jadi, seandainya kamu dalam keadaan sakit, lalu ingin melakukan vaksinasi maka tidak diizinkan. Sekalipun hanya demam, sebaiknya tunggulah sampai benar-benar sehat. Jadi, sebaiknya jagalah kesehatanmu agar bisa melakukan vaksinasi Covid-19.

2. Orang dengan Alergi Parah

Bagi mereka yang memiliki riwayat anafilaksis atau alergi parah sebaiknya tidak menerima vaksin, sebaik tindak pencegahan. Hal ini diungkapkan oleh Otoritas Ilmu Kesehatan Singapura. Karena menurut laporan di Alaska, Amerika Serikat yang mengalami alergi parah setelah diberikan vaksin Covid-19. Ia mendapatkan elergi 10 menit setelah disuntik vaksin. Padahal, ia tak memiliki riwayat alergi. Semua obat pasti memiliki reaksi. Namun, setiap orang pasti mendapatkan reaksi yang berbeda-beda pula.

3. Memiliki Penyakit Penyerta

Selain itu, orang yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes atau hipertensi tidak disarankan untuk menerima vaksin Covid-19. Maka dari itu, sebelum melakukan vaksinasi, semua orang akan dicek kondisi tubuhnya terlebih dahulu. Mereka yang memiliki penyakit komorbid harus dalam kondisi terkontrol untuk mendapatkan persetujuan vaksinasi dari dokter yang merawat.

4. Orang dengan Kekebalan Tubuh Rendah

Bagi sebagian orang yang menderita leukimia atau kanker darah, pasti akan mengalami penurunan kekebalan tubuh. Selain itu, penderita HIV, transplantasi organ juga tidak juga boleh melakukan vaksinasi Covid-19. Namun, apabila pernah mengalami leukimia dan sudah sembuh, maka bisa pulih ketika menjalani kemoterapi. Sebab, kekebalan tubuh yang renah, hanya akan membuat penderitanya semakin jatuh. Terlebih, efek samping pada vaksin pun belum ditemukan jika disuntikan kepada orang yang memiliki kekebalan tubuh rendah.

5. Orang dengan Riwayat Autoimun

Pemberian vaksin pada orang yang memiliki riwayat autoimun juga tidak direkomendasikan, ya. Karena autoimun merupakan kondisi di mana sistem kekebalan tubuh menyerang tubuh sendiri. Autoimun bisa menyerang bagian mana saja, bisa kulit, organ dalam, pencernaan, dan lainnya. Untuk itu, vaksinasi pada autoimun tidak dianjurkan. Hal tersebut karena khawatir akan adanya efek samping dari vaksin Covid-19, sehingga dapat memperparah kondisi orang yang memiliki riwayat autoimun.

6. Bayi dan Anak-anak

Sesuai anjuran pemerintah, orang yang mendapat vaksin Covid-19 adalah kelompok usia 18-59 tahun. Artinya mereka yang di luar kelompok tersebut tidak boleh menerima vaksin. Sebab, dosis vaksin tidak sesuai dengan sistem kekebalan tubuh pada bayi, anak-anak, serta lansia. Tentunya sistem kekebalan tubuh pada anak-anak akan mendapatkan reaksi yang berbeda setelah melakukan vaksin. Untuk itu, sebaiknya bayi, anak-anak, serta lansia tidak dianjurkan menerima vaksin. Mau tidak mau, mereka harus menunggu sampai adanya vaksin yang aman.

7. Ibu Hamil

Bukan hanya bayi dan anak-anak saja, ternyata ibu hamil juga tidak boleh menerima vaksin Covid-19. Sebab, dosis yang terkandung dalam vaksin tersebut tidak baik untuk kesehatan bayi. Bahkan, jika tetap melakukan vaksinasi Covid-19, maka akan menunjukkan efek samping yang merugikan. Maka dari itu, jika sedang mengandung usahakan selalu menjaga kesehatan agar tidak terkena Covid-19.

Baca Juga: Ini Tahapan Penting Imunisasi Vaksin Covid-19

Demikianlah kriteria orang yang tidak boleh mendapatkan vaksin Covid-19, karena alsan tertentu atau efek sampingnya. Semoga saja pandemi ini segera berakhir, agar segala aktivitas bisa berjalan dengan normal.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.