Ini Tahapan Penting Imunisasi Vaksin Covid-19

Ini Tahapan Penting Imunisasi Vaksin Covid-19
kompas.com

Seruni.id – Hinggi kini pemerintah tengah berupaya mempercepat pembuatan vaksin Covid-19. Apabila vaksin berhasil diproduksi, maka pemerintah telah menetapkan siapa saja yang menjadi prioritas utama dalam melakukan imunisasi. Adapun target imunisasi vaksin tersebut, diberikan kepada warga yang berusia produktif sebanyak 70 persen dengan rentang usia 19-59 tahun.

Ini Tahapan Penting Imunisasi Vaksin Covid-19
cnnindonesia.com

Selain itu, para tenaga medis yang berjuang merawat pasien positif Covid-19 pun menjadi prioritas untuk diberikan vaksin. Perlu diketahui, simulasi uji coba vaksin telah dilakukan di dua kota yakni di Kota Bodor, Jawa Barat dan Bandung, Bali.

Sebelum membahas tahap-tahap apa saja yang mesti dilakukan ketika hendak melakukan imunisasi, sebaiknya kita mengetahui lebih dulu tentang apa itu vaksin dan tujuan vaksin. Tak perlu berlama-lama, mari simak di bawah ini.

Apa itu Vaksin?

Vaksin menurut KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) adalah bibit penyakit yang sudah dilemahkan. Vaksin merupakan zat yang mengandung mikroba yang mati atau telah dilemahkan. Perannya sangat penting dalam membantu melindungi tubuh dari penyakit tertentu.

Cara Kerja Vaksin

Dikutip dari aladokter, vaksin sendiri mengandung bakteri, racun, atau virus penyebab penyakit yang telah dilemahkan atau bahkan dimatikan. Ketika dimasukkan ke dalam tubuh, maka vaksin akan merangsang sistem kekebalan tubuh untuk memproduksi antibodi. Proses pembentukan antibodi inilah yang disebut sebagai imunisasi.

Nantinya akan banyak antibodi yang rusak, tapi sel-sel kekebalan tubuh atau yang disebut sel memori akan tetap tumbuh di dalam tubuh. Di kemudian hari tubuh bertemu dengan antigen yang sama, maka sel-sel memori akan menghasilkan antibodi dengan cepat.

Antibodi tersebut akan menghancurkan antigen dengan cepat sebagai bentuk perlawanan tubuh terhadap serangan penyakit. Ketika diberi vaksin, kemungkinan akan ada efek sampingnya. Tapi tak perlu khawatir, karena hanya bersifat sementara. Efek samping tersebut dapat terjadi akibat dimulainya proses persiapan pembangunan sistem kekebalan tubuh dalam rangka melawan penyakit.

Apa Saja Tahapan Imunisasi Vaksin Covid-19?

Sekretaris Direktorat Jendar Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, M Budi Hidayat, menjelaskan mengenai tahapan yang akan dilakukan sebelum melakukan imunisasi vaksin Covid-19. Adapun tahapannya yakni sebagai berikut yang dilansir dari laman IDNTIMES:

1. Peserta Akan Diskrining

Dalam tahapan imunisasi vaksin Covid-19, peserta nantinya akan diskrining terlebih daulu. Tujuannya untuk mengetahui apakah ia memiliki penyakit komorbid alias penyakit bawaan atau tidak.

“Tahap tersebut sebagai anamnase. Jika peserta vaksinasi terindikasi memiliki penyakit penyerta (komorbid) maka akan diarahkan ke ruang pemeriksaan umum, lalu diberikan surat rujukan untuk selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit,” ujarnya.

2. Nantinya Peserta Akan Diimunisasi Kembali 2 Minggu Kemudian

Bagi para peserta yang sehat atau tidak memiliki penyakit penyerta, mereka nantinya akan menerima vaksin pada tahap pertama. Setelah disuntikan vaksin, para peserta tidak diperbolehkan pulang terlebih dahulu. Mereka harus menunggu selama 30 menit, apakah terjadi efek samping atau tidak. Kemudian, jika tahap vaksinasi pertama selesai, peserta akan diimunisasi lagi dua minggu kemudian.

“Jika vaksinasi tahap pertama selesai, nanti peserta akan diimunisasi lagi 2 minggu kemudian,” imbuhnya.

3. Tenaga Kesehatan Akan Menggunakan APD Level 2

Keselamatan para tenaga kesehatan dan peserta vaksinisasi menjadi prioritas utama. Maka dari itu, para tenaga kesehatan yang bertugas akan menggunakan APD level dua serta apron.

“Sementara bagi masyarakat harus menerapkan 3M yakni sebelum uji coba vaksin harus mencuci tangan dengan sabun terlebih dahulu, menggunakan masker dan menjaga jarak aman antar peserta,” terangnya.

4. Kemkes Menjamin Keamanan Vaksin Ketika Peserta Diimunisasi

Dia juga memastikan bahwa vaksin nantinya akan diberikan kepada peserta imunisasi saat uji coba vaksin aman, sehingga tidak akan berdampak buruk bagi kesehatan, sebab vaksin Covid-19 terpilih telah melewati sejumlah rangkaian uji coba dan telah teruji secara klinis.

“Sekarang sedang diteliti dan diupayakan untuk meminimalisir risiko-risiko yang akan terjadi, kalau memang ada risiko pasti tidak akan kita lakukan. Yang sudah diberikan ini, yang sudah aman,” katanya.

Baca Juga: 5 Studi Terbaru Terkait Virus Corona

Jadi, kamu sudah tahu kan apa saja tahapannya ketika hendak melakukan imunisasi vaksin Covid-19? Yuk, sama-sama berdoa semoga vaksin untuk Covid-19 cepat tersedia. Agar kita bisa menikmati kehidupan seperti sebelum Corona menyerang. Tapi, meski nanti Corona sudah bisa teratasi, kita harus tetap menjaga kesehatan.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.