7 Kriteria Suami yang Menjadi Penolong Istri di Akhirat Kelak

  • Bagikan
7 Kriteria Suami yang Menjadi Penolong Istri di Akhirat Kelak
instagram.com/shireensungkar

Seruni.id – Pada artikel sebelumnya, Seruni telah membahas tentang kriteria istri yang bisa menolong suaminya di akhirat. Berikut ini, Seruni akan membahas hal yang sebaliknya, yaitu kriteria suami yang menjadi penolong istri di akhirat kelak. Simak baik-baik, ya.

Ketika terjadi akad nikah, seorang pria tidak hanya berjanji di hadapan wanitanya dan orangtuanya saja, tetapi itu merupakan janji besar di hadapan Allah SWT. Di dalam keluarga, siapa pun dapat menolong satu sama lain di akhirat kelak, begitu juga dengan pasangan suami istri.

7 Kriteria Suami yang Menjadi Penolong Istri di Akhirat Kelak
instagram.com/shireensungkar

Pemutusan surga dan nerakanya seorang istri, dapat ditentukan oleh andil suaminya. Jika semasa hidupnya suami merasa diperlakukan dengan baik dan mengetahui kebaikan-kebaikan pendamping hidupnya tersebut, maka surgalah menjadi tempat yang pantas untuknya. Berikut ini, Seruni telah merangkum beberapa kriteria suami yang menjadi penolong istri di akhirat.

 

1. Menjadi Pemimpin yang Baik untuk Istri dan Keluarganya

Kriteria suami yang menjadi penolong istri di akhirat kelak adalah mereka yang dapat memimpin keluarganya dengan baik. Mulai dari bertanggung jawab, membimbing ke arah yang lebih baik, serta dapat menjaga istri beserta anak-naknya.

Sebab, menjadi suami bukanlah tugas yang mudah. Kelak mereka akan diminta pertanggungjawabannya. Oleh karena itu, suami harus memiliki bekal agama yang baik dan menanamkannya kepada keluarga termasuk istri dan anak-anaknya.

 

2. Beramal Saleh dan Sempurna Imannya kepada Allah SWT

Modal utama manusia dalam berkehidupan adalah iman yang kuat. Suami yang sempurna iman dan amal salehnya, dapat menolong istri di akhirat kelak.

Dengan segala kesucian hatinya, ia mampu membawa istrinya ke tempat yang indah bersama. Kesalehan dan ketakwaan suami menjadi ukuran kemuliaannya pada Allah SWT, sebagaimana dalam firman-Nya:

إِنَّ أَكْرَمَكُمْ عِنْدَ اللَّهِ أَتْقَاكُ

Artinya: ” Sesungguhnya orang yang paling mulia di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu” (QS Al-Hujuurat:13)

Ketika kepala rumah tangga semasa hidupnya menjalankan seluruh perintah Allah SWT akan dimudahkan segala urusannya dan salah satunya adalah dapat menolong istri di akhirat.

 

3. Menjaga Harkat dan Martabat Istri

Pasangan suami istri ibaratkan sebuah pakaian. Artinya, mereka sama-sama harus saling menutupi kekurangan satu sama lain. Sebagaimana yang telah Allah firmankan,

…هُنَّ لِبَاسٌ لَكُمْ وَأَنْتُمْ لِبَاسٌ لَهُنَّ…

Artinya: “Mereka (para istri) adalah pakaian bagi kalian (para suami), dan kalian adalah pakaian bagi mereka..” (QS Al-Baqarah: 187)

Seorang suami yang menjaga harkat dan martabat istrinya sama saja menjaga untuk dirinya. Segala hal baik atau buruk yang ada pada istri harus dilindungi oleh suami, sama halnya perihal akhirat. Sehingga menjaga harkat dan martabat istri menjadi salah satu kriteria suami yang dapat menolong istri di akhirat kelak.

 

4. Memberikan Cerminan Hidup yang Baik

Seorang suami harus bisa mencerminkan hal-hal baik dalam hidup, hal ini semata-mata agar istri dapat termotivasi dan ikut melakukannya. Seperti solat lima waktu, beramal soleh. Jika hal ini dilakukan terus-menerus, maka istri pun akan mengikuti jejak tersebut. Banyak tindakan sederhana lainnya yang dapat kamu lakukan sebagai bahan motivasi. Niscaya suami dengan kriteria ini dapat menolong nasib istrinya di akhirat.

 

5. Meridai Istrinya

“Rida suami adalah rida Allah SWT.”

Salah satu kalimat simpel yang mungkin sering kali kita dengar. Apabila suatu hari sang istri pergi lebih dahulu meninggalkan dunia, dan suaminya rida jika pendamping hidupnya masuk ke dalam surga, maka Allah SWT akan memasukannya ke surga-Nya.

 

6. Menanamkan Pemahaman dan Taat Ilmu Agama pada Istri

Kriteria suami yang menjadi penolong istri di akhirat berikutnya yaitu mereka yang dapat membimbing dan menanamkan seluruh ilmu agama kepada keluarganya, lalu memastikan hal itu benar-benar diterapkan pada kehidupan. Keluarganya tersebut harus tetap berada di atas kebaikan.

Kewajiban utama kepala rumah tangga ini terdapat pada firman Allah SWT:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَاراً وَقُودُهَا النَّاسُ وَالْحِجَارَ

Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adlah manusia dan batu” (QS At-Tahrim:6)

Kelak istri yang paham dan taat agama akan dimudahkan jalannya di akhirat menuju surganya Allah SWT. Hal itulah yang menjadi pentingnya peran suami dalam rumah tangga perihal ilmu agama.

 

7. Mendoakan Kebaikan pada Istri dan Keluarga Agar Masuk Surga

Mendoakan kebaikan bagi dirinya dan anggota keluarganya adalah salah satu sifat dari hamba Allah SWT yang beriman. Allah SWT berfirman:

وَالَّذِينَ يَقُولُونَ رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Artinya: “Dan orang-orang yang berkata: ‘Ya Rabb kami, anugerahkanlah kepada kami istri-istri kami dan keturunan kami sebagai penyejuk hati (kami), dan jadikanlah kami iman (panutan) bagi orang-orang yang bertakwa” (QS Al-Furqaan:74)

Langkah akhir yang dapat dilakukan suami ialah mendoakan kebaikan untuk istrinya. Doa suami yang saleh agar istri dan anggota keluarganya ditempatkan di surga dan dapat berkumpul kembali bersamanya, niscaya akan diterima oleh Allah SWT.

Di dalam keluarga siapa pun dapat membantu satu sama lain untuk masuk ke dalam surganya Allah SWT, baik suami, istri, atau anak. Sosok suami yang merupakan kepala rumah tangga tentunya akan memperjuangkan hidup dan mati keluarganya agar dapat kembali bersama di surga, tetapi ada kriteria yang harus dipenuhi.

Baca Juga: 8 Kriteria Dalam Memilih Suami yang Baik, Wanita Wajib Tahu!

Demikianlah beberapa kriteria suami yang menjadi penolong istri di akhirat nanti. Semoga informasi ini bermanfaat dan dapat menjadi motivasi untuk menjadi lebih baik lagi.

  • Bagikan