5 Manfaat Mendaki Gunung

lifestyle.okezone.com

Seruni.id – Mendaki gunung kini seakan jadi kegiatan yang tengah digandrungi oleh semua kaum, baik pria maupun wanita. Kegiatan luar ruang yang menjelajahi alam demi mencapai puncaknya tersebut jadi hal yang mampu menyehatkan dan membuat pendaki hidup lebih bahagia. Bukan hanya itu, penggemar hiking telah lama menyatakan manfaatnya termasuk penurunan berat badan dan pencegahan osteoporosis. Berikut ulasannya:

1. Menurunkan Berat Badan

Hiking adalah bentuk besar kardiovaskular, terutama bagi orang-orang yang merasa tidak nyaman untuk jogging atau berjalan karena kondisi tertentu misalnya radang sendi (arthritis). Mendaki gunung menyediakan rute untuk berjalan menanjak, menurun, dan di medan yang bervariasi. Anda bahkan tidak perlu berupaya keras untuk menuai manfaat dari hiking. Hiking pada kecepatan yang nyaman masih bisa membakar 240 hingga 370 kalori per jam.

2. Meringankan Radang Sendi

Mungkin sulit bagi mereka yang menderita radang sendi (arthritis), terutama di lutut, untuk hiking. Masalahnya adalah diam dan tidak menggerakkan sendi hanya akan membuatnya lebih buruk. Hiking dapat membantu memperkuat otot-otot kaki yang lain, mengambil tekanan dari lutut. Banyak cara mudah mendaki gunung dengan pemandangan indah yang memungkinkan Anda perlahan-lahan mulai membangun otot-otot saat berpikir rasa sakit.

3. Mencegah Penyakit Jantung

Hiking adalah bentuk latihan kardiovaskular, untuk meningkatkan kesehatan dan kekuatan jantung Anda. Penelitian telah lama menunjukkan bahwa olahraga teratur, terutama berjalan, mengurangi risiko penyakit jantung. Selain itu, hiking meningkatkan jumlah “kolesterol baik” dalam tubuh Anda. Kolesterol baik berfungsi untuk menjaga kolesterol berbahaya dari arteri Anda.

Baca Juga: Benarkah Keringat yang Berlebihan pada Telapak Tangan Tanda Lemah Jantung?

4. Mencegah Osteoporosis

Osteoporosis adalah suatu kondisi di mana tulang menjadi keropos dan rapuh. Osteoporosis kebanyakan mempengaruhi wanita tua karena mereka tidak memiliki kalsium yang cukup dan kepadatan tulang yang lebih rendah. Berjalan kaki tidak hanya akan membantu untuk mencegah osteoporosis, tetapi dapat membalikkan itu juga. Berjalan kaki akan memperlambat tingkat di mana tubuh Anda kehilangan kalsium, pembentukan tulang yang kuat dan sehat.

5. Pencegahan dan Pengendalian Diabetes

Penelitian menunjukkan bahwa mendaki gunung dapat membantu menurunkan risiko diabetes tipe II. Dapat juga membantu mengelola kondisi kondisi penderita diabetes. Meskipun hiking bukan obat untuk penderita diabetes tipe I, tapi dapat membantu mengurangi jumlah insulin yang Anda butuhkan. Hiking yang dipadukan dengan diet dan gaya hidup sehat secara keseluruhan sangat berkontribusi terhadap pemulihan diabetes tipe II.