4 Dampak Buruk Jika Anak Terlalu Dimanja

callingpost.com

Seruni.id – Sudah sewajarnya sebagai orangtua, kita ingin memberikan dan menyediakan apa saja yang mereka butuhkan dan inginkan, hanya untuk menyenangkan hati mereka. Namun, saat hal ini dilakukan secara berlebihan dan tidak dikontrol dengan benar, demi kepentingan pembelajaran anak, maka anak dapat tumbuh menjadi pribadi yang manja. Sedangkan, ada banyak dampak buruk jika anak terlalu dimanja. Apa saja dampak buruk jika anak terlalu dimanja?

Related image
confiancenews.com

Ketergantungan

Dampak buruk jika anak terlalu dimanja, membuat ia bisa menjadi terlalu tergantung pada orangtuanya, dan ini dapat menyebabkan anak jadi mengalami kesulitan membuat diri mereka bahagia sebagai orang dewasa.

Orang dewasa yang dimanjakan sejak anak-anak, cenderung percaya bahwa kesendirian membuat seseorang tidak bahagia, dan sumber kebahagiaan mereka adalah orang lain, bukan diri mereka sendiri.

Tidak Bertanggung Jawab

Dampak buruk jika anak terlalu dimanja lainnya adalah membuat mereka menjadi tidak belajar bertanggung jawab. Anak-anak yang dimanjakan, tidak dapat memahami masalah kecil seperti pengeluaran, makan serta minum berlebihan.

Anak-anak manja ini juga menjadi tidak termotivasi, dan dapat digambarkan sebagai pribadi yang malas atau mudah marah. Kurang dewasa dalam aspek emosional dan kemampuan memecah masalah yang tidak optimal, memiliki keterampilan pemecahan masalah yang buruk, hingga akhirnya menjadi tidak bahagia dengan hidup mereka sendiri.

Baca Juga: 5 Manfaat Belajar Bahasa Asing untuk Anak

Menentang

Anak yang dimanjakan berlebihan akan terbiasa merengek, memohon, dan memanipulasi orang lain untuk mendapatkan sesuatu yang mereka inginkan. Dampak buruk jika anak terlalu dimanja, membuat ia tidak dapat mengekspresikan diri dengan cara lain, selain melalui perilaku negatif, yang mana menjadikan sikap memberontak bisa menjadi respons alami pada anak-anak ini, karena merasa terlalu dilindungi. Menyedihkan, ya?

Sosialisasi yang Buruk

Mereka bisa menjadi orang yang tidak peka atas kebutuhan orang lain akibat dampak buruk jika anak terlalu dimanja. Mereka juga mudah marah dan mengalami kesulitan untuk bersyukur atas apa yang ia miliki, pun mengucapkan terima kasih pada orang lain. Memiliki karakter yang seperti ini, membuat ia akan tumbuh terasing dalam hidupnya, karena tidak ada seorang pun yang mau dekat dengannya.

Hal ini juga akan membuatnya tidak bisa menjalani hubungan yang sehat dan langgeng, tidak ada sahabat pun pasangan yang bisa tahan lama, untuk berhubungan dengannya. Karena dia tidak tahu bagaimana cara menjaga hubungan tersebut.

Related image
kidsandparenting.com

Mulai sekarang, jangan terlalu memanjakan buah hati kalian, ya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.