Mengenal Paris Fashion Week yang Ramai Diperbincangkan

  • Bagikan
Mengenal Paris Fashion Week yang Ramai Diperbincangkan
thejakartapost.com

Seruni.id – Paris Fashion Week atau PFW yang digelar sejak 28 Februari hingga 8 Maret 2022, sukses menyita perhatian warganet di media sosial. Ada sejumlah brand kelas dunia yang tampil di PFW, seperti OFF-WHITE, Christian Dior, Saint Laurent, Balmain, Balenciaga, Givenchy, Louis Vuitton, dan lainnya.

Mengenal Paris Fashion Week yang Ramai Diperbincangkan
reuters.com

Selain itu, ada dua brand lokal asal Indonesia yang turut meramaikan, yakni Sean Sheila dan Jewel Rocks Bijoux. Bahkan, karena banyak yang membicarakannya, PFW menjadi trending topik di Twitter. Nah, kamu sendiri sudah tahu belum apa itu Paris Fashion Week? Simak berikut ini yuk.

 

Apa itu Paris Fashion Week?

Paris Fashion Week atau Semaine de la mode de Paris adalah gelaran peragaan buasana dari para desainer kelas dunia yang diadakan di Paris, Prancis. Biasanya, acara tersebut digelar setiap tahun dan akan menampilkan berbagai koleksi busana musim semi maupun musim gugur.

Kemudian, Federasi Mode Prancis akan menentukan jadwal kapan acara tersebut digelar. Acara ini nantinya akan diadakan di berbagai tempat di seluruh kota. PFW adalah bagian dari empat pekan mode besar yang sunida mendunia yakni New York Fashion Week (NYFW), London Fashion Week, dan Milan Fashion Week.

Dalam gelaran tersebut, ada tiga kategori fashion yang akan ditampilkan di pekan mode, mulai dari koleksi pria, Haute Couture atau koleksi adibusana, dan Prêt-à-Porter atau baju siap pakai.

 

Sejarah Paris Fashion Week

Kamu pasti penasaran kan bagaimana awal mual Paris Fashion Week diadakan? Nah, Seruni juga ingin mengulik tentang sejarah PFW nih. Jadi, Paris Fashion Week pertama kali digelar pada bulan Oktober 1973 silam. Pada gelaran tersebut, mereka menampilkan Haute Couture, Ready-to-Wear, dan Fashion Pria menjadi satu pertunjukan yang dikelompokkan oleh Fédération Française de la Couture.

Sebenarnya, acara tersebut merupakan penggalangan dana yang digelar di Istana Versailles untuk merestorasi istana. Adapun jumlah dana yang dibutuhkan untuk memperbaiki istana cukup besar, yakni mencapai US$60 juta atau setara dengan 53 juta Euro. Mengapa harus melakukan penggalangan dana?

Konon katanya, saat itu Pemerintah Prancis mengaku tidak mampu menanggung biaya renovasi yang cukup besar. Acara itu diawasi oleh pendiri New York Press Week, atau yang kini dikenal sebagai New York Fashion Week, Eleanor Lambert, sesuai dengan kurator Versailles saat itu, Gérald Van der Kemp. Restorasi dan renovasi termasuk ruang ganti Marie Antoinette, ruang bermain anak-anak Louis XV, dan tangga yang mulai dibangun pada tahun 1722 tetapi tidak pernah selesai.

Penggalangan dana tersebut dihadiri oleh para desainer Amerika dan Paris seperti Anne Klein, Bill Blass, Stephen Burrows, Oscar de la Renta, Hubert de Givenchy, dan Yves Saint Laurent. Perancang Prancis masing-masing mengadakan pertunjukan mereka sendiri dengan berbagai tema.

Acara ini mendapat banyak sorotan publik, karena para desainer yang terlibat dan diberi julukan “The Battle of Versailles” karena lokasinya dan ketegangan antara desainer Amerika dan Paris selama pertunjukan berlangsung. Hingga kini, PFW sangat berdampak pada ekonomi Paris. Gelaran ini menyumbang pendapatan sejumlah €400 juta, tidak termasuk penjualan di toko-toko.

Baca Juga: 25 Merk Fashion Terkenal dan Mendunia yang Paling Banyak Dicari

Nah, itulah sejarah singkat Paris Fashion Week dan juga pengertiannya. Jadi, kamu sudah gak penasaran lagi, kan?

  • Bagikan