Penyakit Ain pada Bayi: Penyebab dan Cara Mengatasinya

  • Bagikan
Penyakit Ain pada Bayi: Penyebab dan Cara Mengatasinya
review.bukalapak.com

Seruni.id – Tidak semua penyakit yang diderita oleh anak-anak dapat terdeteksi secara medis. Salah satunya ada yang disebut dengan penyakit ain pada bayi. Konon, penyakit tersebut muncul akibat pandangan dari seseorang, baik itu pandangan hasad, dengki, mapun takjub. Sehingga orang yang dipandang bisa mengalami gangguan, yakni berupa penyakit.

Penyakit Ain pada Bayi: Penyebab dan Cara Mengatasinya
sulselnetwork.com

Disebutkan dalam sebuah hadis yang shahih, bahwa penyakit ain pada bayi benar-benar ada. Sebagaimana yang diriwayatkan dalam hadis Muslim, Rasulullah SAW bersabda:

العين حق، ولو كان شيء سابق القدر سبقته العين

Artinya: “Ain itu benar-benar ada! Andaikan ada sesuatu yang mendahului takdir, sungguh air itu yang bisa.” (HR. Muslim).

 

Penyebab Penyakit Ain pada Bayi

Ada dua jenis ain yang dapat membahayakan kesehatan seseorang, terlebih pada bayi. Pertama, yakni pandangan yang disertai dengan perasaan dengki, hasad, dan ingin mencelakai bayi tersebut. Sedangkan jenis kedua, biasanya disebabkan oleh pandangan kekaguman seseorang tanpa menyertai perasaan dengki. Namun, biasanya kekaguman itu diungkapkan secara berlebihan tanpa diiringi dengan dzikir kepada Allah. Maka dari itu, kita harus selalu menjaga pandangan dan hati kita dari perasaan-perasaan yang dapat menimbulkan penyakit ain pada bayi.

 

Ciri-ciri Penyakit Ain pada Bayi

Kita perlu paham dengan ciri-ciri penyakin ain yang diderita oleh bayi dan anak-anak. Umumnya, pada gejala awal bayi terkena ain, mereka akan menangis terus-menerus tanpa henti. Bahkan, mereka juga enggan menyusu tanpa sebab yang jelas. Apabila penyakit ain pada bayi terjadi secara berkelanjutan, maka hal ini akan sangat berpengaruh terhadap kebutuhan gizi dan nutrisi anak.

Seperti pada poin sebelumnya, penyakit ain pada bayi bisa terjadi hanya karena mengagumi tanpa melihat secara langsung. Ibnu Qayyin Rahimahullah menjelaskan, “Jiwa orang yang menjadi penyebab ain bisa saja menimbulkan penyakit ain tanpa harus melihatnya,”

Melansir dari buku “Thibbun Nabawi: Tinjauan Syari’at dan Medis”, satu hal yang dianjurkan orangtua ketika sang buah hati baru lahir adalah berdoa kepada Allah SWT agar selalu diberikan perlindungan dari gangguan dan penyakit yang bisa saja menimpa anaknya.

 

Cara Mengatasi Penyakit Ain pada Bayi

Agar bayi dapat terlepas dari penyakit ain, orangtua bisa melakukan pengobatan rukiah dengan membaca ayat-ayat Al-Qur’an. Dalam sebuah hadis riwayat Muslim dijelaskan bahwa Rasulullah SAW membacakan doa kepada Hasan dan Husain.

بِسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ، مِنْ كُلِّ شَيْئٍ يُؤْذِيْكَ، مِنْ شَرِّ كُلِّ نَفْسٍ أَوْ عَيْنٍ حَاسِدٍ، اللهُ يَشْفِيْكَ، بِسْمِ اللهِ أَرْقِيْكَ.

Artinya: “Dengan nama Allah, aku meruqyahmu dari segala sesuatu yang menyakitimu, dari kejahatan setiap kiwa atau setiap mata yang dengki, semoga Allah menyembuhkanmu dengan nama Allah aku meruqyahmu,” (HR. Muslim).

Selain itu, untuk mengatasi penyakit ain pada bayi, maka bertawakal dan bersabarlah kepada Allah SWT. Sebab, jika kamu terus bersabar, berdoa, dan bertawakal, maka Allah SWT akan menyembuhkan penyakit tersebut. Allah Ta’ala berfirman:

وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

“Barangsiapa yang bertawakal kepada Allah pasti Allah akan penuhi kebutuhannya” (QS. Ath Thalaq: 3).

 

Bagaimana Cara Mencegah Penyakit Ain pada Bayi?

Kamu pasti setuju, bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati. Terlebih, umat Islam harus selalu menjaga tali silaturahmi agar bisa mencegah rasa iri dan dengki. Selain itu, seseorang juga harus membacakan doa dan kata-kata yang baik terhadap orang lain. Sebagaimana Rasulullah SAW bersabda,

لا تَباغضوا ، و لا تَقاطعوا ، و لا تَدابَروا ، و لا تَحاسَدُوا ، و كونوا عبادَ اللهِ إخوانًا

Artinya: “Janganlah kalian saling membenci, saling memutus hubungan, saling menjauh, saling hasad. Jadilah kalian sebagai hamba Allah yang bersaudara,” (HR. Bukhari dan Muslim).

Apabila kamu memiliki bayi yang baru lahir, cobalah bacakan doa-doa berikut ini, agar bayi selalu diberikan keselamatan dan kesehatan. Adapun doanya sebagai berikut:

 

Bayi Laki-laki

أُعِيْذُكَ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ، مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

“U’iidzuka bikalimaatillaahit-taammah, min kulli syaithoonin wa haammah, wa min kulli ‘ainin laammah,”

 

Bayi Perempuan

أُعِيْذُكِ بِكَلِمَاتِ اللَّهِ التَّامَّةِ، مِنْ كُلِّ شَيْطَانٍ وَهَامَّةٍ، وَمِنْ كُلِّ عَيْنٍ لَامَّةٍ

“U’iidzuki bikalimaatillaahit-taammah, min kulli syaithoonin wa haammah, wa min kulli ‘ainin laammah,”

Artinya: “Aku memohon perlindunganmuengan kalimat-kalimat Allah yang sempurna, dari segala gangguan setan, binatang penggangu, dan dari pandangan mata yang buruk.”

Selain dengan membaca doa di atas, cobalah untuk bisa menahan diri agar tidak menyebut kekayaan, kesuksesaan usaha, kebahagiaan keluarga, dan memamerkan foto. Entah itu foto diri, anak, maupun keluarga. Sebab, bisa saja hal tersebut dapat menyebabkan perasaan dengki di hati seseorang.

Baca Juga: 20 Inspirasi Nama Bayi Kembar Perempuan Anti Pasaran!

Demikianlah penjelasan mengenai penyakit ain pada bayi, lengkap dengan penyebab dan cara mengatasinya. Mulai sekarang, yuk hindari perasaan iri hati, dengki, dan hasad. Selain itu, hindarilah rasa kagum yang berlebihan tanpa diiringi dengan dzikir.

  • Bagikan