Sedekah Subuh: Keutamaan dan Cara Melakukannya

  • Bagikan
Sedekah Subuh: Keutamaan dan Cara Melakukannya
dompetdhuafa.org

Seruni.id – Subuh adalah waktu yang di dalamnya penuh dengan keberkahan. Maka dari itu, sebagai umat Muslim, kita dianjurkan untuk memperbanyak amalan ibadah. Mulai dari salat subuh, berdoa, berdzikir, membaca Al-Qur’an, hingga melakukan sedekah subuh. Sedekah yang dilakukan pada waktu subuh ini, merupakan salah satu amalan yang terbaik. Sebab, pada waktu tersebut, malaikat turun dan mendoakan orang-orang yang bersedekah. Hal ini tertulis dalam sebuah hadits sedekah subuh, yang berbunyi,

“Setiap pagi, dua malaikat turun mendampingi seorang hamba. Yang satu mendoakan, ‘Wahai, Tuhan, berikanlah ganti rugi bagi dermawan yang menyedekahkan haranya.’ Dan yang satu lagi berkata, ‘Wahai, Tuhan, musnahkanlah harta si bakhil.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Sedekah Subuh: Keutamaan dan Cara Melakukannya
biemo.co

Banyak orang yang telah rutin melakukan sedekah subuh. Mereka juga mengakui, bahwa ada perubahan yang terjadi di dalam hidupnya. Untuk mengetahui apa saja keutamaan sedekah subuh dan bagaimana cara sedekah subuh di rumah sendiri, mari simak pembahasannya berikut ini:

 

Keutamaan Sedekah Subuh

1. Didoakan Malaikat

Sebagaimana yang disampaikan pada hadis di atas, bahwa barangsiapa yang melakukan sedekah subuh, mereka akan didoakan oleh malaikat. Malaikat akan berdoa, agar Allah SWT menggantikan harta yang lebih baik bagi orang-orang yang menyedekahkan hartanya di waktu subuh. Maka, kita akan merugi jika tidak melakukanya. Sebab, kita telah melewatkan kesempatan untuk mendapatkan doa dari malaikat.

 

2. Permintaannya Akan Dikabulkan

Di waktu subuh, Allah SWT akan menurunkan dua malaikat yang akan mendoakan orang yang berinfak di waktu tersebut. Apabila, bersedekah, kemudian diiringi dengan doa, juga dapat membantu terkabulnya permintaan. Selain itu, akan dilancarkan rezekinya, diangkat penyakitnya, hingga dimudahkan segala urusannya.

 

3. Menghapus Dosa

Bukan hanya sedekah subuh, sedekah di waktu kapan pun, apabila melakukan dengan niat yang ikhlas lillahi ta’ala, maka akan menjadi penghapus dosa yang pernah dilakukan sebelumnya. Sebagaimana Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam bersabda,

“Sedekah dapat menghapus dosa sebagaimana air memadamkan api.” (HR. Tirmidzi).

 

4. Harta Menjadi Berkah

Jangan takut untuk bersedakah. Sebab, sedekah tidak akan mengurangi harta, apalagi membuatmu miskin. Justru sebaliknya. Sedekah yang kita lakukan, terlebih di waktu subuh, akan membuat harta semakin berkah. Artinya, Allah SWT akan menggantikannya berlipat-lipat ganda. Kendati demikian, sedekah subuh yang dilakukan, haruslah ikhlas dan tulus, agar amalan tersebut dapat diterima dengan baik. Jadi, jangan hanya berharap mendapatkan imbalan saja, ya.

 

5. Menolak Bala

Bersedekah di waktu subuh, tidak semata-mata untuk mendapatkan pahala dan keberkahan saja. Namun, amalan tersebut, dapat menghindarkan diri dari berbagai bencana dan malapetaka. Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam bersabda,

“Obatilah orang-orang yang sakit dari kalian dengan sedekah. Sesungguhnya, sedekah itu dapat meredam murka Allah, dan menolak kematian yang buruk.” (HR. Tirmidzi).

 

6. Didekatkan pada Pintu Surga dan Dijauhkan dari Api Neraka

Sama halnya seperti melakukan amalan lainnya, sedekah subuh juga memiliki keutamaan yang sangat luar biasa, yakni didekatkannya pintu surga dan dijauhkan dari api nerakan.

“Orang yang memberikan atau menyumbang dua harta di jalan Allah, maka ia akan dipanggil oleh satu dari pintu surga, ‘Wahai hamba Allah, kemarilah untuk menuju kenikmatan’.” (HR. Bukhari dan Muslim).

“Jauhilah api neraka, walau hanya dengan bersedekah sebiji kurma. Jika kamu tidak punya, maka bisa dengan kalimat thayyibah.” (HR. Bukhari dan Muslim).

 

Cara Mengamalkan Sedekah Subuh

1. Memasukkan Sedekah ke Dalam Kotak Amal

Bagaimana cara sedekah subuh 40 hari? Untuk melakukan amalan tersebut, kita tidak perlu mencari anak yatim atau orang yang membutuhkan pada waktu tersebut. Sebab, Islam telah memudahkan segala sesuatunya. Salah satu caranya adalah denagn membuat kotak amal dari kaleng atau botol. Kamu bisa mengisi kotak amal tersebut, selesai melaksanakan salat subuh atau sebelum melakukan aktivitas. Isi sedekah dengan disertai hajat yang kamu inginkan.

 

2. Menginfakkan pada yang Membutuhkan

Cara melakukan sedekah subuh berikutnya, bisa dengan mentransfer uang melalui rekening, tepat setelah salat subuh. Sadaran transfer ini, bisa kamu berikan kepada orangtua, sahabat yang membutuhkan, lembaga sosial, atau apa pun yang dapat bernilai sedekah.

 

3. Memberikan Makanan

Sedekah subuh, juga bisa kamu lakukan dengan cara memberikan makanan. Baik kepada tetangga, pondok pesantran, yatim piatu, atau tempat-tempat lainnya. Adapun waktu yang tepat adalah setelah salat subuh, sebelum matahari terbit.

 

Cara Sedekah Subuh untuk Wanita

Sedekah subuh, bisa dilakukan oleh siapa saja, baik pria maupun wanita. Namun, infak subuh, bisa menjadi amalan yang dilakukan wanita yang sedang haid. Ketika dalam masa haid, wanita tidak bisa menjalankan salat seperti biasanya. Maka, agar tetap memiliki nilai ibadah, mereka dapat melakukan amalan yang satu ini. Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam pun menganjurkan, para perempuan untuk bersedekah. Sebagaimana kisah Asma binti Abu Bakar, beliau berkata:

“Wahai Rasulullah, aku tidak memiliki harta, kecuali apa yang dimasukkan oleh az-Zubair untukku. Apakah boleh aku menyedekahkannya?”

Kemudian beliau bersabda, “Bersedekahlah. Jangan engkau kumpul-kumpulkan hartamu dalam wadah dan enggan memberikan infak. (jika engkau melakukannya) niscaya Allah akan meyempitkan rezekimu.” (HR. Al-Bukhari dan Muslim).

 

Siapa Saja yang Berhak Menerima Sedekah Subuh?

Saat melakukan amalan ini, mungkin kamu merasa bingung harus memberikannya kepada siapa. Berikut Seruni telah merangkum beberapa golongan yang berhak menerima sedekah subuh.

 

1. Keluarga Inti

Di dalam Islam telah dijelaskan, infak yang paling baik, adalah yang kamu berikan kepada orang terdekat terlebih dahulu. Misalnya, kepada keluarga. Berinfak kepada keluarga lebih utama daripada memberikan kepada orang lain. Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam bersabda,

“Ada empat macam dinar (harta dan penggunaannya). Satu dinar engkau berikan kepada orang miskin, satu dinar engkau belanjakan untuk membebaskan hamba sahaya, satu dinar engkau infakkan di jalan Allah, dan satu dinar lagi engkau nafkahkan kepada keluargamu. Yang paling utama dari keempatnya adalah dinar yang engkau nafkahkan untuk keluargamu.” (H.R. Muslim).

 

2. Saudara atau Kerabat

Golongan berikutnya adalah kepada saudara atau kerabat. Bersedekah kepada mereka, akan mendapatkan dua keuntungan, hal ini sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah Shallalahu’alaihi wa Sallam, yang artinya,

“Bersedekah kepada orang miskin itu termasuk sedekah, dan bersedekah kepada kerabat ada dua (keuntungan): termasuk sedekah dan (menjalin) silaturahmi,” (H.R. Ahmad, At-Tirmidzi, An-Nasa’i, dan Ibnu Majah).

 

3. Orang Terdekat

Jika kamu berniat untuk memberikan sedekah, cobalah lihat orang-orang yang berada di dekatmu. Apakah mereka sedang membutuhkan? Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud, di mana Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sllam, pernah mengatakan kepada siapa harta harus disedekahkan,

“Bersedekahlah engkau!” Lalu seorang laki-laki bertanya, “Aku punya satu dinar.”

Rasulullah SAW. menjawab, “Pergunakanlah itu untuk dirimu sendiri!”

Laki-laki itu bertanya, “Aku punya satu dinar lagi.”

“Gunakanlah untuk istrimu!”

Laki-laki itu bertanya lagi, “Aku punya satu dinar lagi!”

Rasulullah SAW. menjawab kembali, “Gunakanlah untuk anak-anakmu!” Kata laki-laki itu, “Aku masih punya satu dinar lagi!.

“Gunakanlah untuk pelayanmu!” jawab Rasulullah SAW.

Laki-laki itu bertanya lagi, “Aku punya satu dinar lagi!”

Rasulullah SAW. bersabda, “Terserah kepadamu, engkau lebih tahu menggunakannya.”

 

4. Untuk Orang Lain

Setelah kepenuhan keluarga dan diri sendiri sudah tercukupi, begitupun dengan orang-orang terdekatmu, maka kamu bisa memberikan sebagian harta kepada orang-orang yang membutuhkan lainnya. Baik itu kepada fakir, miskin, atau pun melalui perantara lembaga kemanusiaan.

Baca Juga: Meminta Doa dari Orang yang Kita Beri Sedekah, Bolehkah?

Demikianlah penjelasan Seruni mengenai infak di waktu subuh. Setelah membaca sejumlah keutamaan di atas, semoga bisa membuatmu lebih bersemangat lagi dalam bersedakah. Jangan lupa bagikan artikel ini di media sosialmu, ya.

  • Bagikan
seruni.id