Mengulik Tentang Sejarah Sepak Bola Indonesia

Mengulik Tentang Sejarah Sepak Bola Indonesia
sharingconten.com

Seruni.id – Siapa yang tak kenal dengan dengan sepak bola? Sepertinya setiap orang sudah tahu tentang olahraga yang satu ini. Tidak hanya pria, banyak pula wanita yang menyukainya. Namun sayangnya, masih banyak yang belum mengetahui akan sejarah sepak bola Indonesia.

Mengulik Tentang Sejarah Sepak Bola Indonesia
bidikbanten.com

Bagi kalian yang belum tahu, pas banget loh kalau kalian membuka artikel ini. Karena Seruni akan membahas tentang sejarah sepak bola singkat. Langsung simak di bawah ini, yuk!

Serajah Sepak Bola

Sepak bola adalah permainan dengan alat bola yang dimainkan oleh dua tim. Masing-masing tim, terdiri dari 11 orang pemain. Hingga hari ini, sepak bola telah dimainkan lebih dari 250 juta orang dari lebih dari 200 negara. Saat ini, sepak bola menjadi permainan yang sangat populer.

Pada awalnya, sepak bola tidaklah berasal dari Indonesia. Sepak bola mengalami perkembangan yang signifikan hingga karakteristik permainnya seperti sekarang ini. Sehingga sejarah sepak bola Internasional dibagi menjadi dua, yakni sejarah sepak bola kuno dan sejarah sepak bola modern. Nah, untuk lebih jelasnya, kamu bisa menyimaknya di bawah ini, ya.

1. Sejarah Sepak Bola Kuno

Sejarah singkat sepak bola kuno dilatar belakangi di sebuah negara China yang disebut dengan “Tsu Chu”, tepatnya saat dinasti Han sekitar Abad II atau ke III sebelum penanggalan Masehi. Pada zaman itu, permianan sepak bola menggunakan bola kulit, dan teknik untuk memasukkan bola ke gawang pun menggunakan jaring kecil. Sehingga untuk memasukkannya pun cukup sulit.

Tujuan permainan olahraga sepak bola ini, dimainkan oleh para tentara China, agar fisiknya tetap terlatih dan juga sebagai sarana hiburan ketika merayakan ulah tahun kaisar. Kemudian, permainan sepak bola semakin meluas ke negara Jepang. Namun berbeda dengan China, Jepang menggunakan kulit kijang dan permainannya disebut dengan “Kemari”.

Permainan sepak bola ini akhirnya semakin meluas di negara Romawi, Inggris, Meksiko, Amerika Tengah, hingga ke Mesir Kuno yang telah melakukan permainan sepak bola dengan menggunakan bola yang terbuat dari karet. Selanjutnya, permainan sepak bola kuno semakin berkembang hingga menjadi permainan sepak bola modern.

2. Sejarah Sepak Bola Modern

Sejarah sepak bola modern dimulai di Inggris. Ditandai dari berdirinya sebuah organisasi asosiasi sepak bola melalui pertemuan 11 wakil dari perkumpulan sepak bola yang ada di Football Association Freemason’s Tavern (London-Inggris).

Dalam pertemuan tersebut, ditetapkanlah peraturan tanggal permainan sepak bola. Kemudian, peraturan tersebut diikuti oleh asosiasi sepak bola Wales, Skotlandia, dan Irlandia. Selanjutnya, keempat asosiasi tersebut akan membentuk Internasional Football Association Board (IFAB) untuk dapat mengkoordinasi peraturan sepak bola dunia.

Sejalan dengan perkembangan dan kemjuan bola dunia, maka didirikanlah Federation Internastional de Football Association (FIFA) di Paris, Prancis pada 21 Mei 1904. Pertemuan tersebut, pertama kali digagas oleh dua orang tokoh sepak bola, yani Henry Delaunay dan Juls Rimet. Pertemuan itu dihadiri oleh tujuh negara, diantaranya: Denmark, Spanyol, Swedia, Swiss, Belgia dan Belanda.

Ketujuh negara itu akhirnya ditetapkan sebagai anggota FIFA pertama yang diketuai oleh Robert Guerin yang berasal dari Prancis. Kejuaraan sepak bola pada masa itu, masih tergolong dalam lingkup olimpiade. Namun, karena perkembangannya cukup pesat, sepak bola akhirnya sampai di wilayah Nusantara.

Berikut enam daftar peristiwa penting perjalanan sejarah sepak bola modern berdasarkan urutan tahunnya:

1. Tahun 1863: Terbentuknya Asosiasi Sepak Bola Inggris

2. Tahun 1885: Diselenggarakannya pertandingan di luar wilayah Inggris, yaitu Kanada melawan Amerika.

3. Tahun 1886: Diadakannya rapat pertama kali dengan agenda membahas pembentukan organisasi yaitu Asosiasi Sepak Bola Dunia.

4. Tahun 1888: Ditetapkannya aturan bahwa wasit sudah mulai memegang penuh kendali dalam pertandingan.

5. Tahun 1904: FIFA terbentuk di Prancis dengan beranggotakan Swedia, Swiss, Spanyol, Belanda, Belgia, dan Prancis.

6. Tahun 1904: FIFA berdiri dengan tujuan untuk bisa mamajukan sepak bola dunia dengan slogannya “For The Game, For The World” yang artinya permainan sepak bola akan menjadi sebuah pemersatu antar bangsa sesudah perang dunia. Kala itu, markas FIFA berlokasi di Zurich, Swiss yang merupakan tempat untuk menyaksikan kegiatan yang dilaksanakan oleh FIFA. Misalnya, pengundian liga champion, pemberian gelar pemain terbaik, dan lain-lain. Adapun tugas yang dimiliki oleh FIFA adalah:

• Mempromosikan sepak bola
• Melakukan pengaturan transfer pemain dari satu tim ke tim yang lain
• Memutuskan gelar pemain terbaik dunia
• Mempublikasikan daftar peringkat dunia FIFA pada setiap bulannya

3. Sejarah Sepak Bola Indonesia

Sejarah sepak bola masuk ke Indonesia, tak lepas dari campur tangan bangsa lain yang sudah melakukan penjajahan atau perdagangan di wilayah Indonesia. China lah yang pertama kali memperkenalkan permainan ini, untuk menunjukkan bahwa negara mereka juga tidak kalah superior, jika dibandingan dengan negara yang ada di Eropa seperti Belanda.

Selain memiliki keinginan untuk melakukan perdagangan, China juga memiliki andil yang begitu besar dalam sejarah sepak bola Indonesia. Sejak 1915, sudah tercatat banyak klub yang berdiri dan didirikan oleh warga Tionghoa. Bahkan pada tahun 1920 pun, terdapat klub bola seperti UMS Jakarta dan Surabaya yang telah menjadi klub terhebat dalam dunia persepakbolaan Hindia Belanda (nama Indonesia tempo dulu).

Kehebatan Indonesia pada msa itu ternyata, sempat ikut dalam kancah piala dunia pada tahun 1938. Dalam perjalanan sepak bola Indonesia, terdapat beberapa peristiwa penting untuk kita ingat. Yakni, berdirinya asosiasi sepak bola Indonesia yang bertugas untuk menaungi klun sepak bola yang ada di Indonesia.

Organisasi tersebut diberi nama PSSI (Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia). Organisasi ini, pertama kali didirikan pada 19 April 1930 di Yogyakarta. PSSI berdiri sebelum keikutsertaan Indonesia dalam piala dunia pada tahun 1938 di Prancis.

Dalam perjalanan sejarah sepak bola Indonesia, sempat terjadi eprselisihan antara PSSI dan NIVU dalam memutuskan siapa yang berhak ikut ke pertandingan piala dunia di Prancis. Saat itu, Soeratin Sosrosoegondo menginginkan pertandingan antara PSSI dengan NIVB. Namun, FIFA lantas mengakui badan kerjasama PSSI dan NIVU, sehingga nama yang dibawa ke Prancis bukanlah Indonesia, tetapi Hindia Belanda.

Di balik sepak bola Indonesia yang semakin berkembang hingga saat ini, terdapat tokoh yang menjadi sosok lahirnya PSSI, yaitu Soeratin Sosrosoegondo yang merupakan anak pribumi yang sudah mengikuti pendidikan di Sekolah Teknik Tinggi Heckelenbrug, Jerman.

Bahkan, ia memiliki keinginan untuk mewujudkan Sumpah Pemuda sebagaimana yang dilakukan setiap tanggal 28 Oktober. Sebab menurutnya, sepak bola adalah cara tepat guna meningkatkan semangat serta rasa nasionalisme pemuda untuk melawan penjajah Belanda. Beliau jugalah yang memutuskan hubungan dengan NIVU secara sepihak dalam kongres yang digelar di Solo pada 1930.

Pemutusan hubungan ini terjadi, akibat imbas dari kesalahannya, karena setiap keikutsertaan dalam pertandingan sepak bola, ternyata selalu memakai bendera NIVU atau Belanda. Masuknya belantara Jepang ke Indonesia menyebabkan PSSI menjadi pasif falam berkompetisi. Sebab, Jepang memasukkan PSSI sebagai bagian dari Tai Iku Kai, atau badan keolahragaan buatan Jepang.

Kemudian pada 1944, masuk pula menjadi bagian dari Gelora, dan baru lepas otonom kembali dalam kongres PORI III di Yogyakarta pada 1949. Wafaatnya Soeratin Sosrosoegondo, membuat prestasi tim nasional sepak bola Indonesia merosot. Karena pembinaan tim nasional tidak diimbangi dengan pengembangan organisasi dan kompetisi.

Pada era sebelumnya, tahun 1970-an, beberapa pemain Indonesia sempat beradu dalam kompetisi internasional yang di antaranya adalah, Ramang, Sucipto Suntoro, Ronny Pattinasarani, dan Tan Liong Houw.

Dalam perkembangannya, PSSI sudah memperluas kompetisi sepak bola dalam negeri, di antaranya dengan penyelenggaraan Liga Super Indonesia, Divisi Utama, Divisi Satu, dan Divisi Dua untuk pemain non amatir, serta Divisi Tiga untuk pemain amatir. Selain itu, PSSI juga aktif mengembangkan kompetisi sepak bola wanita dan kompetisi dalam kelompok umur tertentu (U-15, U-17, U-19,U21, dan U-23).

Namun sayangnya, sejarah panjang sepak bola di Indonesia, belum juga mampu untuk mengubah prestasinya di kancah Internasional. Butuh manajemen bola dan tekad yang tinggi untuk merubah sepak bola Indonesia menjadi lebih baik lagi.

Materi Sepak Bola

Sebelum bermain sepak bola, kamu harus mengetahui apa saja materi yang harus dipahami. Sebab, sepak bola memiliki berbagai materi yang cukup banyak. Dalam pembahasan berikut ini, Seruni akan mengulas sedikit mengenai materi teknik sepak bola, serta peraturan sepak bola apa saja yang harus dilakukan. Berikut ulasannya:

Teknik Sepak Bola
1. Teknik Menendang Bola

Teknik menendang bola dapat diartikan sebagai teknik menyentuh dan mendorong bola dengan kaki. Kategori teknik ini terbagi menjadi tiga, yakni teknik menendang bola dengan kaki bagian dalam, teknik menendang bola dengan kaki bagian luar, dan teknik menendang bola dengan kaki bagian punggung

2. Teknik Menghentikan Bola

Teknik yang satu ini merupakan sebuah gerakan untuk menahan atau menghentikan laju bola yang menuju arah kita. Kategori dalam teknik ini dibedakan menjadi teknik menghentikan bola dengan kaki bagian dalam, teknik menghentikan bola dengan kaki bagian luar, teknik menghentian bola dengan kaki bagian punggung, teknik menghentikan bola dengan kaki bagian telapak, teknik menghentikan bola dengan kaki bagian paha, teknik menghentikan bola dengan dada dan perut, serta teknik menghentikan bola dengan kepala.

3. Teknik Menggiring Bola

Teknik ini merupakan teknik mendorong bola ke depan secara perlahan-lahan dengan variasi gerakan ke samping sambil berlari menjaga agar bola tetap dalam penguasaan pemain. Menggiring bola dapat dilakukan dengan kaki kanan, kaki kiri, bahkan keduanya secara bergantian. Dalam menggiring bola, juga harus diperhatikan pemain-pemain yang ada di depan yang hendak merebutnya.

4. Teknik Menyundul Bola

Banyak orang pada saat menyundul bola, justru menggunakan ubun-ubunnya. Namun perlu diketahui, bahwa menyundul bola dengan ubun-ubun tidaklah efektif, atau bisa dikatakan ini merupakan cara yang salah. Karena akan sangat sulit melihat arah datangnya bola, sehingga susah untuk mengontrolnya. Cara yang baik yaitu dengan mendorong bola menggunakan bagian kepala, khususnya dahi. Gerakan ini dapat difungsikan ketika bola melayang di udara atau melambung menuju ke arahmu. Biasanya teknik sundulan ini dilakukan oleh para pemain di wilayah kotak penalti dengan tujuan untuk menambah gol ke gawang lawan.

Peraturan Sepak Bola

Dalam permainan sepak bola, kita tidak boleh asal-asalan dalam pertandingan resminya. Untuk itu, kita harus pelajari apa saja peraturan dalam permainan sepak bola ini.

1. Ukuran Lapangan

Ukuran lapangan sepak bola dalam pertandingan biasa:

• Panjang lapangan sepak bola 90 m – 120 m
• Lebar langan sepak bola 45 m – 90 m

Sedangan lapangan sepak bola dalam pertandingan internasional:

• Panjang lapangan sepak bola 100 m – 110 m
• Lebar lapangan sepak bola 64 m – 75 m

2. Ukuran Bola

Bentuk bola harus bulat, pembuatan bola memakai material dan bahan-bahan yang berkualitas dan sinkron, Panjang lingkar bola di antara 70 cm dan 68 cm, berat bola diawal pertandingan di antara 450 gram dan 410 gram, apabila bola rusak pada saat pertandingan sedang berlangsung, permaianan harus diberhentikan sejenak dan diulang dengan meletakkan bola baru ditempat bola rusak.

3. Pemain

Permainan sepak bola dimainkan oleh dua tim yang berlawanan, masing-masing tim memiliki jumlah pemain 11 orang. Apabila dalam sebuah pertandingan hanya ada tujuh pemain, maka tim dengan enam pemain tersebut akan dinyatakan kalah. Adapun batas pergantian pemain dalam pertandingan FIFA hanya bisa tiga kali saja.

Tetapi untuk di pertandingan nasional, dapat melakukan tujuh kali pergantian. Sedangkan di pertandingan sahabat, bisa lebih dari itu. Dalam sebuah tim, kapten memang sangat dibutuhkan. Saat salah satu anggota tim ada yang mengalami konflik dengan wasit pun lawan, kaptenlah yang nantinya akan pertanggung jawab untuk memecahkan masalah.

4. Aksesosirs Pemain

Akesoris dalam permainan sepak bola, tidak semuanya diperbolehkan untuk dikenakan. Adapaun yang diperbolehkan hanyalah, jersey, kaos kaki, sarung tangan, dan headgear. Sedangkan yang tidak diperbolehkan yakni, seperti anting, kalung, dan gelang.

5. Tugas Wasit

• Mengontrol jalannya pertandingan yang dibantu oleh asisten wasit.
• Menentukan bahwa bola yang digunakan telah sinkron dengan yang tercantum di aturan nomor.
• Menentukan bahwa semua pemain di kedua tim telah sinkron dengan aturan nomor 3 dan 4.
• Mengelola waktu serta menjadi pencatat seluruh proses pertandingan.
• Menunda, menghentikan, atau mengakhiri sebuah pertandingan jika ada pemain yang melanggar aturan, cidera, ataupun adanya gangguan dari pihak luar.

6. Asisten Wasit (Linesman)

Asisten wasit atau linesman adalah orang yang bertugas untuk membawa bendera yang digunakan untuk menandakan offside, out, dan tendangan sudut.

7. Durasi Permainan Sepak Bola

Dalam sebuah pertandingan resmi, permainan sepak bola terdiri dari dua babak yang masing-masing babak terdiri dari 45 menit. Pertandingan akan mendapat tambahan waktu dengan cara mengambil waktu yang terbuang seperti cidera atau pergantian pemain saat pertandingan berlangsung.

8. Tendangan Pembuka (Kick Off)

Kick off terjadi apabila:

• Ketika pertandigan dimulai
• Ketika terjadi gol
• Ketika pergantian babak.

9. Bola Keluar (Out Ball)

Bola dikatakan out tidak hanya ketika bola melewati garis lapangan, tapi bola juga diangap out ketika ada salah satu pemain yang cidera, sehingga permainan dihentikan wasit sejenak.

10. Peraturan Gol

Dalam permainan sepak bola, gol dianggap sah ketika bola masuk ke dalam gawang tanpa terjadi situasi hands ball, offside, atau pelanggaran lainnya.

11. Posisi Offside

Terjadinya sebuah offside apabila anda sedang mengejar bola di daerah lawan, tetapi pada saat anda menyentuh bola, posisi anda berada di belakang pemain lawan kecuali kiper.

12. Pelanggaran dan Hukumannya

Terjadinya suatu pelanggaran pada saat pertandingan berlangsung terjadi karena hands ball, tackle yang keras, dan lain-lain. Jika melakukan suatu pelanggaran keras, wasit akan memberikan dua jenis kartu.

Jika wasit memberikan kartu kuning, artinya pemain itu sudah diberi peringatan keras oleh wasit agar tidak melakukan pelanggaran lagi. Sedangkan jika pemain mendapat kartu merah, itu artinya pemain telah melakukan kesalahan fatal dan akan dikeluarkan dari pertandingan yang sedang berlangsung.

13. Tendangan Bebas (Free Kick)

Free kick atau tendangan bebas akan terjadi apabila seorang pemain melakukan pelanggaran.

14. Tendangan Penalty

Tendangan penalty akan terjadi apabila seorang pemain melakukan pelanggaran di kotak pinalti daerahnya sendiri.

15. Lemparan Ke Dalam (Throw In)

Lemparan ke dalam atau throw in bisa dilakukan pada saat bola menggelinding ke luar garis lapangan.

16. Tendangan Gawang (Goal Kick)

Tendangan gawang atau goal kick adalah tendangan yang dilakukan apabila anda menendang melewati garis gawang lawan, kemudian tendangan gawang akan dilakukan oleh kiper lawan.

17. Tendangan Sudut (Corner Kick)

Tendangan sudut atau corner kick terjadi jika anda menendang bola keluar garis gawang anda sendiri.

Baca Juga: Melalui Sepak Bola, Matthieu Cioccocini Temukan Hidayah dan Memeluk Islam

Itulah sekilas sejarah mengenai permainan sepak bola yang mendunia. Olahraga ini memiliki catatan sejarah panjang hingga menyebar dan digemari di seluruh dunia. Semoga artikel ini membantu kalian yang memang sedang mencari tahu akan sejarah persepakbolaan Indonesia.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.