Suporter West Ham Lontarkan Hinaan Terhadap Mohamed Salah Sebagai Muslim

Gambar Via: en.as.com

Seruni.id – Suporter West Ham United tertangkap kamera saat sedang melontarkan hinaan terhadap Islam pada laga kontra dengan Liverpool, Selasa (5/2) kemarin. Hinaan tersebut tak lain dilontarkan sebagai teror terhadap penyerang Liverpool, Mohamed Salah.

Gambar Via: goal.com

Dilansir dari The Guardian, kepolisian London dan pihak West Ham United sedang menyelidiki video yang beredar tersebut, sebab menunjukkan adanya aksi rasisme yang di alamatkan kepada bintang Liverpool, @mosalah.

Dalam rekaman video yang tersebar di media sosial tersebut, tampak jelas seorang suporter West Ham menyuarakan hinaan bernada rasisme, berkaitan dengan agama yang diyakini Salah.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by Cordova Media (@cordova.media) on


“Di West Ham United, kami memiliki nol toleransi kepada segala bentuk kekerasan atau perilaku kasar,”
tulis West Ham secara resmi.

Lembaga anti diskriminasi sepak bola Inggris, yakni Kick It Out pun mengutuk kejadian tersebut. Mereka turut mendesak aparat kepolisian serta pihak West Ham agar melakukan investigasi untuk menyelidiki siapa pelaku yang melontarkan kalimat dalam video.

Kepolisian London yang hingga saat ini menyatakan masih belum mengetahui identitas pelaku, menghimbau kepada siapapun yang menyaksikan pertandingan secara langsung saat pelaku melontarkan hinaan, agar dapat segera melapor kepada aparat kepolisian.

“Belum ada penahanan, dan kami masih terus melakukan penyelidikan,” ungkap Kepolisian Metro London.

Pihak West Ham juga menyatakan jika mereka terus bekerja bersama dengan aparat kepolisian, yakni dengan memeriksa rekaman CCTV di tempat kejadian. Mereka juga berjanji tidak akan mentolerir semua bentuk diskriminasi yang terjadi.

Baca Juga: Arnoud van Doorn, Penghujat Islam yang Memutuskan Menjadi Mualaf

“Terlepas dari usia, ras, agama atau kepercayaan, perkawinan atau kemitraan sipil, kehamilan atau kehamilan, jenis kelamin, orientasi seksual, penugasan kembali gender atau kecacatan, semua orang disambut hangat di Stadion London,” jelas pihak West Ham.

Mereka juga berjanji akan memberikan identitas pelaku kepada aparat kepolisian untuk diproses secara hukum, jika mereka telah menemukannya. Selain itu, pelaku juga akan mendapatkan hukuman, yakni berupa larangan memasuki Stadion London seumur hidup.

“Tak ada tempat bagi pelaku seperti itu di stadion kami,” tegas West Ham.

Inggris memang diketahui sebagai salah satu negara yang sangat serius dalam menangani masalah diskriminasi dalam sepak bola. Setidaknya sudah ada dua orang suporter, yakni suporter Chelsea dan suporter Tottenham yang ditahan oleh kepolisian karena melakukan tindakan rasisme, dalam musim ini.

Laga West Ham United vs Liverpool itu pun berakhir imbang 1-1. Gol Sadio Mane pada menit ke-22 di balas kontan oleh Michail Antonio enam menit setelahnya.

Sementara itu, kehadiran Salah yang berdarah Mesir dan dikenal sebagai pribadi Muslim yang taat serta berprestasi di bidang sepakbola, diharapkan bisa mengurangi tindakan Islamofobia yang terus meningkat di Inggris.

County Merseyside, di mana kota Liverpool berada, menempati urutan ketiga tertinggi dalam hal jumlah aksi kebencian terhadap masjid setelah London dan Greater Manchester.

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.