9 Tips Menghindari Gibah di Bulan Ramadhan

9 Tips Menghindari Gibah di Bulan Ramadhan
muslim.okezone.com

Seruni.id – Di luar bulan puasa saja gibah menjadi hal yang sangat dilarang, apalagi jika dilakukan saat sedang puasa, bukankah kita akan sangat merugi? Nah, untuk menghindari gibah di bulan Ramadhan, kamu bisa menerapkan beberapa tips yang akan Seruni berikan berikut ini.

9 Tips Menghindari Gibah di Bulan Ramadhan
potretriau.com

Puasa tidak sekadar menahan haus dan lapar saja, tapi menjadi momen untuk menahan diri dari segala godaan, salah satunya adalah menahan diri untuk tidak membicarakan orang lain alias gibah. Meski tak bisa dipungkiri, bergsip menjadi salah satu godaan terbesar dan paling berat yang kerap diabaikan selama bulan Ramadhan. Padahal, gibah dapat mengurangi nilai ibadah puasa itu sendiri. Maka dari itu, kita harus pandai dalam menghindari gibah di bulan Ramadhan. Adapun hal yang bisa dilakukan yakni sebagai berikut:

1. Pasang Telinga Lebar-lebar, Tutup Mulut Rapat-rapat

Mungkin kita semua sudah tahu, bahwa Allah menciptakan dua telinga dan satu mulut itu, bukan tanpa maksud. Sebab, tidak semua yang kita dengar harus selalu dibicarakan, maka dari itu berbicaralah sebaik-baiknya. Kalau perlu bicarakanlah hal-hal yang bermanfaat saja. Dengan banyak mendengar dan sedikit berbicara, tentunya kamu akan terhindar dari kata-kata mubazir yang berpotensi menuju kea rah gibah.

2. Jaga Mulut dan Jari

Tips menghindari gibah di bulan Ramadhan yang kedua adalah menjaga mulut dan jari. Karena gibah tidak hanya tercipta dari mulut saja, tapi juga dari jari. Di mana jari kita kerap berselancar di dunia maya. Apabila kamu terjebak bersama teman-teman yang sedang asik bergosip, sebaiknya tutup mulut rapat-rapat, kalau perlu pura-pura tak mendengar saja, tanpa harus mengutarakan pendapatmu. Kuncinya, jagalah mulut dan jari, biar tak asal bicara dan mengetik memicarakan orang lain.

3. Menghindari si ‘Tukang Gibah’

Dalam lingkaran pertemanan di mana pun kamu berada, pasti ada saja sosok yang dikenal sebagai ‘tukang gibah’. Nah, untuk menghindari dibah di bulan Ramadhan, ada baiknya kamu juga mengurangi intensitas komunikasi atau interaksi dengannya. Dengan begitu, akan lebih mudah bagimu untuk menghindari obrolan pergibahan yang sia-sia dan tidak berafaedah. Intinya, mulailah bergaul dengan orang-orang yang bisa memberikan efek positif untukmu.

4. Introspeksi Diri

Setiap orang tentu punya kekurangannya masing-masing, lantas apa bedanya dengan dirimu? Inilah alasan mengapa kamu harus introspeksi diri sendiri sebelum membiacarakan kekurangan orang lain. Dengan ‘berkaca’ dan berpikir terlebih dahulu, kamu akan lebih bijak dalam bersikap dan bertutur kata. Gibah pun akan lebih mudah untuk kamu hindari, terutama saat sedang berpuasa di bulan Ramadhan.

5. Fokus melakukan hal yang lebih bermanfaat

Gibah atau membicarakan orang lain, terlebih mengenai aib atau kekurangannya merupakan hal yang sia-sia dan membuang waktu dengan percuma. Daripada kamu membuang waktu untuk bergosip di bulan Ramadhan, bukankah lebih baik waktu tersebut dilakukan untuk hal lain yang lebih bermanfaat? Mulai dari mengaji, beribadah, atau fokus bekerja dan menyelesaikan tugas rumah tangga.

6. Saling Mengingatkan

Jika kamu dan temanmu yang ‘hobi’ bergibah, cobalah untuk saling mengingatkan di bulan puasa. Jika perlu ucapkan Istighfar jika tanda-tanda gibah antara kamu dan temanmu mulai muncul. Saling mengingatkan bahwa gibah akan mengurangi pahala dan esensi puasa akan membantu kamu dan temanmu untuk terhindar dari pergosipan itu sendiri.

7. Ucapkan Istighfar

Tekadang, kamu tak sengaja terlibat dalam obrolan panjang bersama teman-teman dengan pembahasan mengenai kekurangan orang lain. Saat kamu tak sengaja ikut dalam obrolan dan keseleo lidah mengucapkan kalimat buruk, segera ucapkan istighfar berulang kali. Tak hanya itu, segera tinggalkan obrolan dengan mereka secara santun dan terjaga.

8. Tumbuhkan Rasa Empati dalam Diri

Daripada kamu hanya sibuk mengomentari setiap celah kehidupan orang lain, ada baiknya untuk mulai belajar menumbuhkan rasa empati dalam diri kita. Sebab, belajar berempati membantu kita untuk meredam keinginan diri dari membicarakan orang lain. Empati juga menuntun kita untuk mudah melihat orang lain tidak hanya dari satu sisi saja. Justru akan membuka mata kita untuk melihat orang lain dari banyak sudut pandang serta kita juga ingin lebih membantu mereka.

9. Perbanyak Beribadah

Tips menghindari gibah di bulan Ramadhan yang tak kalah penting adalah memperbanyak ibadah. Setiap kali muncul keinginan untuk membicarakan orang lain, cobalah ingat ibadah apa saja yang belum kita lakukan. Daripada kita menggunakan awaktu untk membicarkana orang lain, ada abiknya kita menggunakan waktu tersebut untuk mempertebal keimanana dan menjadikan ibadah di bulan ramadhan sebaik-baiknya.

Baca Juga: Punya Teman yang Gemar Bergosip? Hindari Hal ini Ketika Berhadapan dengannya

Itulah 9 tips menghindari gibah di bulan ramadhan. Jadi, agar puasa semakin berkah dan berpahala, mulai dari sekarang tahan nafsu untuk menggibah, yuk!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.