9 Gejala Kelenjar Tiroid yang Patut Diwaspadai

  • Bagikan
9 Gejala Kelenjar Tiroid yang Patut Diwaspadai

Seruni.id – Gejala kelenjar tiroid terkadang sering kali diabaikan oleh banyak orang. Padahl, kondisi seperti ini patut diwaspadai. Lantas, seperti apa sih gejala kelenjar tiriod dan apa saja bahaya kelenjar tiroid? Untuk lebih jelasnya, simak artikel ini sampai selesai.

Pengertian Kelenjar Tiroid

9 Gejala Kelenjar Tiroid yang Patut Diwaspadai

Kelenjar tiroid adalah kelenjar kecil berbentuk kupu-kupu yang terletak di bagian pangkal leher, tepatnya di bawah jakun dan di atas tulang dada. Kelenjar ini memiliki peran penting dalam menghasilkan hormon. Melalui hormon yang dihasilkannya, kelenjar tiroid berguna untuk hampir semua proses metabolisme dalam tubuh.

Selain itu, kelenjar tiroid juga berperan dalam mengatur energi tubuh, suhu tubuh, dan pertumbuhan jaringan tubuh. Hormon yang dihasilkan oleh kelenjar tiroid ini juga mempengaruhi organ tubuh lainnya seperti jantung, pencernaan, otot, dan sistem saraf.

Penyebab Penyakit Tiroid

Umumnya penyakit kelenjar tiroid ini disebabkan oleh produksi hormon yang tidak memadai untuk bekerja sebagaimana fungsinya. Ketika kelenjar tiroid pada bagian leher tidak menghasilkan cukup hormon, keseimbangan reaksi kimia dalam tubuh dapat terganggu. Ada beberapa penyebab yang mendasarinya, termasuk penyakit autoimun, pengobatan untuk hipertioidisme, terapi radiasi, operasi tiroid, dan obat-obatan tertentu.

Kelenjar ini menghasilkan hormon yang bernama triiodothyroninr (T3) dan tiroksin (T4). Kedunya memiliki dampak yang sangat besar pada kesehatan dan mempengaruhi semua aspek metabolisme tubuh. Hormon tersebut juga bertugas dalam mengatur penggunaan lemak dan karbohidrat dalam tubuh, membantu mengendalukan suhu tubuh, mengatur denyut jantung, dan membantu mengatur produksi protein.

Selain itu, penyakit kelenjar tiroid juga bisa disebabkan oleh infeksi, seperti virus atau bakteri, yang bekerja dengan cara yang sama seperti antibodi. Akibatnya, infeksi virus maupun bakteri tersebut akan menyebabkan kelenjar tiroid mengalami peradangan. Di sisi lain, obat-obatan seperti interferon dan amiodarone juga diketahui dapat menyebabkan kerusakan pada sel-sel tiroid sehingga menyebabkan penyakit tiroid.

Selain itu, kelenjar tiroid yang menghasilkan hormon lebih banyak atau terlalu aktif (hipertiroidisme) umumnya disebabkan oleh penyakit Graves, gondok multinoduler toksik, adenoma toksik, dan berbagai penyakit lainnya.

Gejala Kelenjar Tiroid

Lantas, seperti apa gejala yang ditimbulkan saat kelenjar tiroid bermasalah?

1. Munculnya Benjolan pada Bagian Leher

Seperti pada penjelasan di atas, kelenjar tiroid adalah organ kecil berbentuk seperti kupu-kupu yang terletak di leher bagian depan dan melingkari tenggorokan. Saat terdapat masalah pada kelenjar tersebut, maka gejala kelenjar tiroid yang paling umum terjadi adalah munculnya benjilan di bagian leher. Kondisi ini lebih terkenal dengan istilah gondok.

2. Lebih Mudah Lelah

Munculnya benjolan pada leher serta rasa lelah dan kurang bertenaga, bisa menjadi salah satu gejala kelenjar tiroid yang harus kita waspadai. Rasa lelah tersebut umumnya terjadi tanpa sebab yang jelas, tidak beraktivitas berat dan lainnya. Gejala ini muncul karena kelenjar tiroid kurang aktif memproduksi hormon tiroid. Ketika hormon tiroid terlalu sedikit, maka energi pada tubuh juga berkurang. Inilah alasan mengapa tubuh lelah saat beraktivitas, meskipun jam istirahat yang cukup.

3. Perubahan Berat Badan

Pernahkah kamu mengalami perubahan berat badan tanpa sebab? Bisa jadi ini merupakan salah satu tanda gejala kelenjar tiroid. Berat badan yang meningkat menjadi sinyal bahwa kelenjar tiroid kurang aktif dalam memperoduksi hormin tiroid (hipotiroid). Begitupun sebaliknya, jika berat badan tiba-tiba menurun tanpa sebab, artinya kelenjar tiroid menghasilkan hormon secara berlebihan.

4. Timbul Rasa Nyeri

Umumnya rasa nyeri muncul akibat adanya cedera. Namun, apabila rasa nyeri muncul tanpa sebab, bisa jadi ini merupakan gejala kelenjar tiroid sedang bermasalah. Hal ini karena produksi hormon terlalu sedikit dan berlangsung dalam waktu yang cukup lama. Nah, rasa nyeri ini biasanya terjadi pada bagian tertentu seperti lengan, tungkai, atau tangan. Sebaiknya gejala ini tidak kamu biarkan begitu saja ya, karena lama-kelamaan akan membuat saraf rusak.

5. Gangguan Pencernaan

Gejala kelenjar tiroid bermasalah selanjutnya adalah gangguan pencernaan. Hal ini karena adanya gangguan produksi hormon tiroid yang dapat membuat proses pencernaan jadi lebih lambat, sehingga membuat seseorang susah BAB. Sebaliknya, jika kelenjar tiroid terlalu aktif dapat menyebabkan diare.

6. Detak Jantung Berubah

Selain karena berlebihan dalam mengonsumsi kafein, jantung yang berdebar juga bisa disebabkan oleh hipertiroid. Sebaliknya, gejala kelenjar tiroid yang kurang atau tidak aktif (hipotiroid) bisa menyebabkan detak jantung lebih lambat dari biasanya.

7. Rambut Rontok

Rambut rontok bisa jadi gejala kelenjar tiroid yang bermasalah dan menganggu keseimbangan hormon dalam tubuh. Hipertiroid maupun hipotiroid sama-sama menyebabkan rambut rondok. Di banyak kasus, rambut bisa kembali tumbuh dengan normal setelah gangguan tiroid teratasi.

8. Sering Merasa Kedinginan atau Kepanasan

Penyakit kelenjar tiroid juga bisa menganggu kemampuan tubuh dalam mengatur suhu. Maka jika mengalami gejala kelenjar tiroid, umumnya akan merasakan kedinginan atau kepanasan. Penderita hipotiroid biasanya lebih gampang merasa kedinginan. Sedangkan penderita hipertiroid lebih gampang kepanasan dan keringat jadi berlebihan.

9. Sering Sedih, Cemas, dan Sulit Rileks

Merasa sedih dan murung juga bisa menjadi serangkaian gejala kelenjar tiroid kurang aktif. Sebab, produksi hormon tiroid yang terlalu sedikit dapat berdampak pada minimnya tingkat seretonin di otak. Seretonin dapat memengaruhi suasana hati yang baik. Dengan tiroid yang kurang aktif, tak pelak suasana hati bisa kerap murung dan sedih. Sedangkan kelenjar tiroid yang terlalu aktif dapat membuat seseorang jadi mudah cemas dan sulit untuk rileks. Saat produksi hormon tiroid berlebihan, metabolisme tubuh jadi lebih cepat dan otak penuh dengan sinyal perintah. Akibatnya, muncul rasa cemas karena tubuh dalam kondisi tidak rileks atau tak tenang.

Baca Juga: 9 Masalah Kesehatan yang Ditunjukan Melalui Kondisi Tangan

Itulah beberapa gejala kelenjar tiroid yang patut diwaspadai. Jika kamu mengalami beberapa gejala di atas sebaiknya segera periksakan diri ke dokter agar mendapatkan penanganan lebih lanjut.

  • Bagikan
seruni.id