Tips Mengatasi Anak yang Cemburu dengan Adiknya

  • Bagikan
Tips Mengatasi Anak yang Cemburu dengan Adiknya
freepik.com

Seruni.id – Anak pertama sering kali cemburu dengan adiknya? Tentu ini menjadi tantangan tersendiri bagi para orangtua yang baru saja melahirkan anak kedua. Terlebih, jika anak pertama umurnya belum genap dua tahun. Karena ia masih sangat membutuhkan kasih sayang penuh dari orangtuanya, tak heran jika rasa cemburu muncul dalam dirinya. Bahkan, bukan cemburu saja, ia juga menolak kehadiran sang adik.

 

Tips Mengatasi Anak yang Cemburu dengan Adiknya
freepik.com

Walaupun sudah dipersiapkan jauh-jauh hari, menjadi kakak di usianya yang juga masih balita, pastinya sangat mengejutkan. Sekitar 80% orang yang menjadi kakak pada usia balita, sangat kaget dengan pengalaman baru tersebut. Kendati demikian, sebagai orangtua, kamu harus tahu nih apa saja hal-hal yang dapat mengatasi anak yang cemburu dengan adiknya yang masih bayi. Apa saja? Yuk cari tahu di bawah ini, Moms.

 

1. Jadikan Kakak Pahlawan

Sebagai seorang anak pertama, apalagi masih di usia balita, tentunya sangat sulit baginya untuk menerima sang adik sebagai salah satu anggota keluarga baru. Makanya ada rasa cemburu yang timbul pada dirinya. Agar anak tidak cemburu dengan adiknya, cobalah perkenalkan si kakak pada adiknya sebagai sosok yang luar biasa. Misalnya, katakan pada adik bahwa kakak memiliki sifat yang baik, sosok penolong, dan berhati baik. Ungkapkan pula, betapa inginnya kamu agar adik memiliki sifat yang baik seperti kakak. Ketika mengungkapkannya, jangan lupa mengajak anak mendekati adiknya, ya.

 

2. Menciptakan Bonding

Sebagai orangtua, kamu bisa menciptakan bonding antara kakak dan adiknya. Caranya adalah dengan meminta kakak duduk sambil memangku adiknya. Namun, harus tetap didampingi, ya. Mengapa harus memangku? Sebab, menurut para ahli, kepada bayi mengandung feromon. Jika menghirup wanginya, siapa pun akan jatuh cinta dan merasa ingin melindunginya. Semakin sering kakak bonding dengan adiknya, koneksi mereka pun akan semakin kuat, moms.

 

3. Arahkan

Tips mengatasi anak yang cemburu dengan adiknya adalah dengan mengarahkannya. Setiap kali mereka bersama, cobalah arahkan agar lebih dekat. Hal ini juga dapat menciptakan bonding antara keduanya, loh. Namun, jika terlihat anak menjadi kasar, gendong bayi dan alihkan perhatian kakaknya dengan hal lain. Misalnya, dengan lagu, mainan, kegiatan, atau camilan. Selain dapat melindungi bayi, tindakan ini juga dapat membantu menghindari perilaku agresif.

 

4. Ajarkan Sentuhan Lembut

Anak balita belum mengerti apakah tindakan yang dilakukan dapat menyakiti orang lain atau tidak. Sehingga, sebagai orangtua, kita patut untuk mengajarkannya. Jika anak terlihat sering memukul adiknya atau menyentuh dengan kasar, maka ajarkanlah anak untuk melakukan sentuhan lembut. Ajarkan kakak untuk menyentuh adiknya lebih lembut, terutama pada bagian punggung. Katakan bagaimana sentuhan semacam ini akan menenangkan bayi. Setelah itu, jangan lupa untuk memberikan apresiasi berupa pujian atas apa yang telah ia lakukan. Tindakan ini akan mengajarkan anak bagaimana bersikap secara fisik dengan bayi.

 

5. Libatkan Anak dalam Mengurus Adiknya

Cara agar anak tidak cemburu dengan adiknya adalah dengan selalu melibatkannya dalam mengurus adik barunya. Tak perlu pekerjaan yang berat, cukup minta anak untuk melakukan hal yang sederhana. Misalnya, meminta anak untuk mengambilkan botol susu atau pakaian adik. Ajarkan pula mereka untuk menghibur adiknya dengan menyanyikan lagu atau mencoba menenangkan adiknya ketika menangis. Tentunya orangtua harus selalu membimbing dan memberikan pengertian pada anak bahwa baik ia maupun adiknya adalah bagian penting dalam keluarga.

 

6. Mendemonstrasikan

Cara mengatasi anak cemburu dengan adiknya adalah dengan memberikan contoh. Sebab, anak akan belajar dari apa yang mereka lihat. Mereka akan memperhatikan ketika orangtuanya menangani bayi dan belajar dari tindakan tersebut. Orangtua adalah guru pertama bagi anak. Moms menunjukkan dalam semua hal yang dilakukan dan anak akan belajar paling banyak dari melihat ibunya.

 

7. Luangkan Waktu untuk Memprioritaskan Si Kakak

Ibu yang baru saja melahirkan anak keduanya, pasti akan lebih mencurahkan waktunya kepada bayi dibanding kakaknya. Ini adalah hal yang wajar, mengingat kebutuhan bayi lebih mendesak. Namun, jangan sampai tidak sama sekali ada waktu bersama anak pertama, ya. Cobalah sesekali luangkan waktu untuk si kakak menjadi prioritas agar tidak menjadi cemburu. Misalnya, ajaklah main ketika sang adik sedang tidur. Kemudian, katakan padanya, bahwa ia harus menunggu sebelum bisa diajak bermain.

 

8. Berikan Cinta Ekstra

Meski kini telah hadir anak kedua, tapi tetap saja, anak pertama adalah cinta pertama para orangtuanya. Sebab, ia telah mengajarkan bagaimana caranya menjadi orangtua. Sebisa mungkin, cinta kepada anak pertama tidak berkurang setelah kehadiran sang adik. Justru rasa cinta harus ditingkatkan lagi. Katakanlah padanya, bahwa meski adik baru lahir, sang kakak tidak akan kehilangan cinta dan kasih sayang. Atau bisa juga ditunjukkan melalui tindakan, seperti sering memeluk dan mencium.

 

9. Tidak Membandingkan

Dibandingkan adalah hal yang paling menyakitkan, bukan hanya pada orang dewasa, balita pun dapat juga merasakannya. Agar anak tidak cemburu dengan adiknya, maka hindarilah membandingkan anak-anak. Meski topik yang dibahas terkesan sepele, tapi hal tersebut justru akan menciptakan rasa cemburu antar anak. Seperti:

  • Membangkan berat lahir.
  • Kemampuan adik dengan kakaknya.
  • Dan membandingkan paras atau warna kulit.

 

10. Tetap Lakukan Rutinitas

Usahakan agar rutinitas yang harus dilakukan si kakak tetap sama seperti sebelum memiliki adik. Hal ini akan membantunya menghindari perasaan stres dan tidak aman akibat perubahan yang terjadi.

Baca Juga: Bagaimana Jika Kakak Adik Bertengkar karena Cemburu?

Dengan cara di atas, semoga rasa cemburu kakak terhadap adiknya bisa teralihkan. Jika ada cara lain yang efektif untuk mengatasi rasa cemburu, boleh yuk berbagai di kolom komentar.

  • Bagikan
seruni.id