Contoh Struktur Organisasi Kelas Beserta Tugasnya

  • Bagikan
Contoh Struktur Organisasi Kelas Beserta Tugasnya
cissecocoa.com

Seruni.id – Sebuah kelas diibaratkan sebagai suatu negara yang memiliki sistem pemerintahan, biasanya sistem ini dikenal dengan struktur organisasi kelas. Jika tidak ada struktur organisasi, maka akan sangat berpengaruh terhadap kegiatan yang ada di kelas, membuat kelas tidak teratur, bahkan bisa terhambat.

Contoh Struktur Organisasi Kelas Beserta Tugasnya
puskesmasandalas.padang.go.id

Maka penting sekali untuk membuat struktur tersebut. Nah, sebelum Seruni membahas tentang tugas-tugas dalam organisasi, cara membuat, hingga contoh, ada baiknya kamu ketahui dulu apa itu organisasi kelas. Sehingga, nantinya kamu akan lebih mudah untuk membuatnya. Jadi, langsung saja simak ulasannya berikut ini:

 

Pengertian Sistem Organisasi Kelas

Berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), organisasi diartikan sebagai sebuah kesatuan atau kelompok yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Sebuah organisasi yang berdiri dengan baik hendaknya memiliki sturtur atau tatanan yang jelas. Jika diartikan secara sederhana, sturktur organisasi adalah susunan yang berasal dari beberapa unit kerja di dalam organisasi.

Nah, di dalam sistem organisasi tersebut, nantinya terdapat pembagian tugas dan individu yang akan bertanggung jawab sesuai dengan peran yang telah disepakati sebelumnya. Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, apabila sebuah kelas tidak memiliki sistem organisasi, maka kegiatan di dalamnya akan terhambat dan menjadi tidak teratur.

 

Manfaat Struktur Organisasi Kelas

Dibuatnya sturktur organisasi kelas tidak hanya sebagai formalitas saja. Dengan adanya struktur tersebut, maka akan ada beberapa manfaat yang dirasakan, di antaranya:

 

1. Koordinasi Kelas

Di dalam struktur oraganisasi ada sejumlah orang yang dipilih untuk menjalankan amanahnya masing-masing. Dengan adanya siswa yang diberi tanggung jawab, maka akan lebih memudahkan untuk beroordinasi ketika ada kegiatan di sekolah. Semakin lancar koordinasi tersebut, kegiatan di kelas pun akan berjalan lebih baik. Selain itu, koordinasi ini juga bermanfaat untuk menyambungkan informasi dari guru atau OSIS kepada siswa.

 

2. Alur Komunikasi Jelas

Selain untuk menyambungkan informasi yang ada, juga akan membuat komunikasi antara anggota kelas dengan penanggung jawab kelas akan lebih jelas pula.

 

3. Pemanahaman Dasar Organisasi

Kelas diibaratnya sebagai sebuah negara, hanya saja lingkupnya lebih kecil. Sebab, di dalam kelas terdiri dari siswa dengan latar belakang yang beragam. Dengan adanya struktur organisasi kelas, siswa bisa memahami bahwa setiap kelas harus diatur oleh organisasi, agar kegiatan berjalan lancar.

 

4. Pemanahan Tanggung Jawab Jabatan

Sturktur organisasi kelas juga dapat memberikan pemahaman tentang tanggung jawab masing-masing jabatan. Mereka akan mengerti bahwa masing-masing tugas yang diamanahkan memiliki tanggung jawab yang berbeda-beda.

 

5. Terbiasa Berorganisasi

Di mana pun kita berada, tentu selalu ada organisasi di dalamnya. Mulai dari organisasi kelas, lingkungan, pekerjaan, hingga pemerintahan. Dengan memulai organisasi dari lingkup terkecil, maka nantinya akan membuat siswa menjadi terbiasa jika harus berada di dalam organisasi besar. Dengan terbiasa berorganisasi, juga akan membiasakan mereka untuk mengambil keputusan dan memecahkan suatu masalah di dalam kelompok. Siswa juga akan terbaisa dengan memimpin atau dipimpin.

 

6. Sebagai Dasar Demokrasi

Struktur organisasi kelas secara tidak langsung juga akan memberikan pemahaman mengenai dasar dari sebuah demokrasi. Hal itu dikarenakan di dalam sebuah organisasi pasti selalu melakukan musyawarah, diskusi, sampai pengambilan keputusan bersama. Dengan demikian, siswa tidak akan kaget ketika sudah masuk ke dalam dunia bermasyarakat ataupun kerja.

 

Tugas-tugas dalam Organisasi Kelas

Kalau kamu sudah paham tentang struktur organisasi kelas dan manfaatnya, kini kamu juga perlu tahu apa saja bagian yang ada di dalamnya beserta tugas masing-masing.

 

1. Wali Kelas

Sebelum kamu membuat bagan struktur oraganisasi kelas, kamu harus tahu dulu nih, bahwa wali kelas ditempatkan pada jajaran teratas. Sebab, wali kelas berperan sebagai pembinsa dan pemantau organisasi kelas yang bertugas mendorong, memberi motivasi, dan mengarahkan para siswa untuk memecahkan sebuah masalah. Secara sederhana, wali kelas berperan besar sebagai penasihat.

 

2. Ketua Kelas

Bisa dibilang ketua kelas adalah jabatan tertinggi dalam struktur organisasi yang mewakili para siswa lainnya. Umumnya ketua kelas mengemban amanah sebagai pemimpin para anggota kelasnya. Sebagaimana ketua-ketua lainnya, ketua kelas dipilih karena sudah memiliki kriteria dasar kepemimpinan seperti ketegasan, kemampuan beradabtasi, dan kemampuan komunikasi yang baik. Lantas, apa saja tugasnya?

Tugas ketua kelas:

  • Memimpin struktur organisasi kelas.
  • Mengarahkan para anggota yang ada di dalam struktur organisasi.
  • Memberikan solusi ketika ada permasalahan.
  • Menghubungkan siswa dengan wali kelas dna OSIS.
  • Betugas mengambil keputusan organisasi.
  • Melakukan evaluasi kinerja anggota struktur organisasi.
  • Memberikan ide-ide kegiatan kelas.
  • Menjadi wakil kelas ketika ada kegiatan sekolah.
  • Mengarahkan kelas ketika ada kegiatan sekolah.

 

3. Wakil Ketua Kelas

Di bawah jabatan ketua kelas ada yang namanya wakil ketua kelas. Mereka nantinya akan menggantikan peran dari ketua kelas, ketika sang ketua berhalangan untuk hadir. Tugas dari wakil ini tidak jauh berbeda dari ketua kelas. Bahkan, untuk kriterianya pun nyaris sama.

Tugas wakil ketua kelas:

  • Membantu ketua kelas.
  • Menggantikan peran ketua kelas ketika berhalangan hadir.
  • Memberikan masukan kepada ketua kelas dalam mengambil sebuah keputusan.

 

4. Sekretaris

Perannya tak kalah penting dari ketua kelas dan wakilnya. Untuk menjadi sekretaris, biasanya kriteria yang dibutuhkan adalah teliti, ulet, dan memiliki kemampuan pencatatan yang baik. Sekretaris tidak hanya bertugas dalam hal menulis saja, tapi ada tanggung jawab lainnya yang harus mereka lakukan.

Tugas sekretaris:

  • Mencatat dan mengarsipkan hasil-hasil rapat.
  • Memberikan saran pada ketua kelas.
  • Bertanggung jawab atas administrasi kelas, mulai dari absensi, surat menyurat, stempel, dan lainnya.

 

5. Bendahara

Bendahara berperan sebagai pengatur keuangan dan anggaran kelas. Karena tanggung jawab bendahara cukup besar, sehingga dibutuhkan orang yang jujur, cermat, dan telliti terhadap uang. Bahkan, kalau bisa pilih mereka yang cukup ‘galak’, agar ketika mengumpulkan uang kas, ia bisa menagih dengan tegas.

Tugas bendahara:

  • Bertanggung jawab pada pencatatan keuangan, baik uang masuk maupun uang keluar.
  • Membuat laporan keuangan.
  • Mempertimbangkan dan memperhatikan arus keluar masuk keuangan kelas bersama ketua kelas.

 

6. Bagian Pendukung

Lima peran di atas merupakan bagian inti dari struktur organisasi kelas. Namun, selain itu, ada pula bagian pendukung yang disebut sebagai seksi-seksi. Mereka memiliki peran sebagai pengurus untuk keberlangsungan dan pengembangan kelas yang lebih baik. Berikut jajaran bagian pendukung sesuai dengan bidangnya:

  • Seksi pendidikan
  • Seksi olahraga
  • Seksi kebersihan
  • Seksi kerohanian
  • Seksi keamanan dan ketertiban
  • Seksi seni dan keindahan

 

Contoh Bagan Struktur Organisasi Kelas

 

1. Struktur Organisasi Kelas SD

Contoh Struktur Organisasi Kelas Beserta Tugasnya
aneiqbal.com

Untuk struktur organisasi kelas dalam lingkup sekolah dasar, cukup terdiri dari yang intinya saja. Seperti wali kelas, ketua kelas, sekretaris, dan berdahara. Jika digambarkan dalam bentuk bagan, maka tampilannya sebagai berikut:

 

2. Struktur Organisasi Kelas SMP

Contoh Struktur Organisasi Kelas Beserta Tugasnya
aneiqbal.com

Contoh struktur organisasi dalam lingkup SMP, sebenarnya tidak jauh berbeda dengan struktur sebelumnya. Hanya saja, ada penambahan satu jabatan, yakni wakil. Bisa sebagai wakil ketua kelas, wakil sekretaris, dan wakil bendahara. Adapun tampilannya sebagai berikut:

 

3. Struktur Organisasi Kelas SMA/SMK

Contoh Struktur Organisasi Kelas Beserta Tugasnya
aneiqbal.com

Seperti yang sudah kita ketahui, pada contoh bagan struktur organisasi dalam lingkup SMP ada penambahan wakil, yakni wakl ketua kelas, sekretaris, dan bendaraha. Begitupun dengan struktur yang ada di SMA/SMK, ada sedikit penambahan seksi-seksi atau sie di bidang tertentu sesuai dengan kebutuhan kelas. Seperti sie keamanan, sie kebersihan, kejuruan, dan sebagainya. Adapun bentuk bagan struktur organisasi kelas untuk lingkup SMA maupun SMK adalah sebagai berikut:

 

Cara Membuat Struktur Organisasi Kelas

Struktur organisasi kelas bisa kamu buat dengan berbagai cara, bisa dengan tulis tangan ataupun menggunakan aplikasi Microsoft Word. Untuk membuatnya, kamu bisa mengikuti langkah-langkah berikut ini:

  • Pertama-tama, bukalah aplikasi Microsoft Word pada PC maupun laptop.
  • Kemudian klik tab Insert dan pilih menu SmartArt.
  • Lalu, klik pada bagian Hierarchy dan pilih template bagan organiasi yang kamu inginkan.
  • Setelah bagan tersebut muncul, klik kanan pada salah satu kotak, kemudian klik Edit Text untuk menambahkan teks. Misalnya seperti jabatan dan nama.
  • Kalau kamu ingin menambahkan peran, maka kamu bisa klik kanan pada salah satu kotak, lalu klik Add Shape After, Before, Above, Below, atau Assistant.
  • Sedangkan untuk menghapus kotak, kamu perlu meng-klik salah satu kemudian klik tombol Delete.
  • Untuk mengubah warna bagannya, klik tab Design kemudian klik Change Colors, kemudian kamu bisa memilih warna yang kamu inginkan.
  • Simpan dokumen dengan menekan CTRL + S.
  • Dan selesai, struktur organisasi kelas yang kamu buat bisa langsung kamu cetak, loh.

Baca Juga: 15 Contoh Mading Kelas yang Kreatif dan Menarik

Demikianlah yang dapat Seruni jelaskan mengenai struktur organisasi kelas, beserta dengan contohnya. Semoga artikel ini dapat mempermudahkan kamu dalam membuat struktur organisasi.

  • Bagikan