5 Manfaat Belajar Bahasa Asing untuk Anak

dreamstime.com

Seruni.id – Sebagai orangtua, memiliki anak dengan segudang prestasi adalah hal yang membanggakan. Namun, terlepas dari itu, kelebihan yang buah hati kita miliki adalah anugerah yang harus kita syukuri. Tak sedikit orangtua yang mulai mengajarkan bahasa asing pada anaknya, jika kamu juga ingin memulainya, kulik dulu manfaat belajar bahasa asing untuk anak, agar kamu dan buah hati menjadi jauh lebih semangat. Apa saja manfaat belajar bahasa asing untuk anak? Yuk, bahas bareng Seruni!

Related image
cerebralpalsynewstoday.com

Mencegah Stres

Anak-anak juga bisa mengalami rasa cemas, sedih, dan kesepian. Namun, sebuah penelitian menemukan bahwa manfaat belajar bahasa asing untuk anak akan membuatnya cenderung memiliki risiko lebih kecil mengalami hal tersebut, dibandingkan dengan anak yang tidak mempelajarinya.

Memiliki keterampilan bahasa justru membuat ia tumbuh menjadi lebih percaya diri, dengan kemampuan yang dimilikinya. Dan, ini akan membantu anak-anak dalam menjalani kehidupan sosialnya kelak.

Memperkuat Daya Ingat

Manfaat belajar bahasa asing untuk anak juga bisa membantu meningkatkan daya ingatnya. Terbiasa menghafal kosakata dalam waktu yang lama, akan merangsang fungsi memori anak, dan membuatnya menjadi lebih tajam. Kebiasaan mengingat ini pun akan terbawa pada kehidupan sehari-hari, dan membuat anak menjadi lebih mudah mengingat hal-hal lain, termasuk pelajaran di sekolah.

Berpikir Rasional

Belajar bahasa asing ternyata juga memberi dampak pada pola pikir anak. Hal ini akan membuat anak menjadi lebih rasional dalam berpikir dan membuat keputusan. Manfaat belajar bahasa asing untuk anak juga akan menjadikan mereka lebih terasah dan terbiasa untuk membuat keputusan yang mempunyai dampak, baik bagi dirinya sendiri, pun orang lain yang berada di sekitarnya.

Kreatif

Manfaat belajar bahasa asing untuk anak juga bisa merangsang kreatifitasnya. Biasanya, anak yang bisa menguasai beberapa bahasa asing akan memiliki tingkat kreativitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan teman sebaya yang tidak mempelajarinya. Karena, belajar bahasa asing tidak sekadar mengingat dan menghafal.

Baca Juga: Anakmu Aktif atau Hiperaktif? Cek Bedanya di Sini!

Hal ini juga dapat meningkatkan kemampuan anak dalam memecahkan masalah dan berpikir logis. Mereka juga akan lebih mampu untuk bereksperimen dengan kata dan ungkapan baru setiap harinya. Tentu hal itu juga akan menjadi stimulan yang baik untuk otak anak.

Mencegah Alzheimer

Manfaat belajar bahasa asing untuk anak jangka panjang yakni bisa membantu menghindari anak dari serangan penyakit. Terutama demensia dan Alzheimer. Sejumlah penelitian menemukan bahwa kemampuan bahasa yang tinggi dapat mencegah efek alzheimer dan demensia selama bertahun-tahun.

Artinya, saat beranjak dewasa, bahkan saat lanjut usia alias, orang yang memiliki kemampuan bahasa akan memiliki risiko Alzheimer dan demensia yang lebih rendah. Penyakit ini berkaitan dengan kesehatan otak manusia.

Alzheimer merupakan suatu penyakit lupa atau demensia, di mana pengidap akan mengalami penurunan daya ingat serta kemampuan berpikir dan berbicara. Selain itu, pengidap akan mengalami perubahan perilaku akibat terjadinya gangguan di dalam otak yang sifatnya progresif atau perlahan-lahan.

Related image
pandatree.com

Jadi, sudah tahu kapan akan mulai mengajak anak untuk belajar bahasa asing?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.