Dianggap Buang-buang Waktu, Ini 8 Manfaat Melamun bagi Kesehatan

  • Bagikan
Dianggap Buang-buang Waktu, Ini 8 Manfaat Melamun bagi Kesehatan
soco.id

Seruni.id – Mayoritas dari kita, pasti pernah melamun, kan? Meski menghabiskan waktu, tapi bagi sebagian orang ini adalah hal yang menenangkan. Apalagi, diketahui ada beberapa manfaat melamun bagi kesehatan. Walaupun memiliki manfaat, sebaiknya dilakukan secara moderat, ya. Dengan begitu, kamu bisa memperoleh beragam manfaat yang tak terduga. Lalu, apa saja manfaat yang akan kita dapat?

Dianggap Buang-buang Waktu, Ini 8 Manfaat Melamun bagi Kesehatan

1. Membuat Otak Rileks

Sama halnya seperti otot, otak juga bisa lelah saat digunakan terus-menerus. Melamun adalah salah satu cara untuk mengistirahatkannya sejenak. Ketika pikiran bebas, maka otak akan menjadi lebih segar dan lebih rileks.

2. Meningkatkan Kreativitas

Pernahkah kamu kehabisan ide ketika kamu sedang berusaha keras mencarinya? Biasanya, ide akan muncul ketika kamu sedang tidak fokus mencari dan membiarkannya tiba-tiba datang. Dengan melamun, pikiran pun dapat menghubungkan sesuatu sedikit lebih jauh. Kamu dapat menyatukan hal-hal yang biasanya tidak akan kamu hubungkan.

3. Membantu dalam Memecahkan Sebuah Masalah

Manfaat melamun yang berikut ini bisa kamu lihat ketika kamu sedang berpikir keras dalam menyelesaikan sebuah masalah. Misalnya, ketika kamu sedang mengerjakan soal ujian. Ketika sedang ujian, kebanyakan siswa serius untuk menyelesaikannya. Saat sedang berpikir, otomatis kamu akan melamun, fase inilah yang akan membawamu lebih fokus dalam berpikir.

Jika dianalogikan, kamu sedang berada di dalam hutam, saat kamu fokus pada satu pikiran, hal tersebut sama saja seperti kamu melihat satu pohon. Namun, saat kamu melamun, hal itu sama saja seperti kamu melihat hutan secara keseluruhan. Sehingga kamu dapat memandang suatu masalah dari sisi yang lebih luas. Inilah yang mendorongmu untuk memecahkan sebuah masalah.

4. Meningkatkan Rasa Empati

Menurut sebuah penelitian, seseorang yang melamun cenderung memiliki rasa empati. Sebab, dengan melamun, dapat membantu kita untuk merenungi tentang apa yang mungkin dipikirkan orang lain. Kemudian, hal ini membuat kita berpikir atau membayangkan sesuatu dari perspektif yang berbeda. Saat kita dapat menggambarkan atau memposisikan diri pada suatu kondisi, maka otomatis akan timbul rasa empati.

5. Menurunkan Tekanan Darah

Manfaat melamun berikutnya adalah dapat menurunkan tekanan darah. Karena melamun dianggap sebagai hipnosis yang tidak hanya menurunkan tekanan darah, tapi juga dapat mencegah stres. Hal ini karena melamun dapat membuat orang membayangkan hal-hal yang menenyangkan dan memiliki ambisi untuk mewujudkannya. Tentunya, ini dapat menurunkan tingkat stres yang kamu rasakan.

6. Berbagai Area Otak Menjadi Lebih Aktif

Jika melihat dari kacamata kita sebagai awam, melamun memang hanya kegiatan sederhana. Namun, perlu diketahui, bahwa otak membutuhkan proses yang rumit untuk berpikir. Karena saat kita melamun, beberapa bagian otak aktif bersamaan. Dari situlah terlahir ide-ide yang bisa kita dapatkan nantinya.

7. Meningkatkan Kerja Memori

Memori berfungsi sebagai penyimpan dan pengingat informasi. Menurut sebuah penelitian yang dilakukan oleh University of Wisconsin dan Max Planck Institute for Human Cognitive and Brain Sciences menunjukkan, bahwa memori level tinggi dengan melamun, memiliki korelasi yang erat.

Penelitian tersebut menemukan peserta yang melamun ketika diberikan tugas mudah lebih mengingat informasi dan menunjukkan tingkat kerja memori yang lebih tinggi. Peneliti percaya bahwa proses mental melamun sangat mirip dengan sistem memori kerja otak.

8. Lebih Bahagia Saat Bekerja

Bekerja di kantor maupun di rumah, stres sering kali menghantui. Namun, melamun dapat membantu meningkatkan suasata hati, sehingga ada rasa lebih positif. Sesi kerja yang intens perlu jeda, agar pekerjaan dapat terselesaikan dengan suasana hati yang lebih nyaman.

Baca Juga: Kamu Galau? Cobal Lakukan 34 Cara ini Sebagai Obat Galau

Meski manfaat melamun cukup banyak, bukan berarti kita harus menghabiskan waktu dalam lamunan, ya. Melamun boleh saja, tapi jangan sampai berlebihan hingga kamu lupa melakukan aksi nyata.

  • Bagikan
seruni.id