Jadi Close Friend di Instagram Teman? Terapkan 5 Etika Ini!

Jadi Close Friend di Instagram Teman? Terapkan 5 Etika Ini!
makemac.grid.id

Seruni.id – Close friend adalah salah satu fitur Instagram, di mana kita bisa membagikan story kepada orang-orang terdekat yang kita pilih. Sehingga hanya mereka sajalah yang dapat melihatnya. Selain itu, pengguna lain pun tidak bisa mendaftar untuk bisa masuk ke dalam daftar close friend tersebut.

Jadi Close Friend di Instagram Teman? Terapkan 5 Etika Ini!
jakartastudio.com

Ketika temanmu memasukkan namanu ke close friend-nya, maka kamu harus tahu etikanya, ya. Sebab, ada privasi khusus yang harus kamu jaga dan tidak boleh diketahui oleh orang lain. Jangan sampai kita menjadi orang yang tidak bisa menjaga rahasia atau istilah gaulnya “Cepu”. Lantas, apa saja sih etika yang harus diterapkan?

1. Kamu adalah Orag Terdekatnya

Mengapa seseorang memasukkanmu ke dalam daftar close friend-nya? Hal ini tak lain karena seseorang tersebut menganggapmu sebagai orang terdekatnya. Selain itu, mungkin ia juga nyaman berteman denganmu, sehingga seseorang tersebut mengizinkanmu untuk melihat unggahan di close friend-nya. Karena seseorang tersebut sudah percaya denganmu, maka sebisa mungkin jagalah kepercayaan dan hubunganmu dengannya, ya.

2. Jangan Tergoda untuk Membagikan Postingannya kepada Orang Lain

Bukan karena mereka mempercayaimu dan memasukkannya ke dalam daftar close friend-nya, lantas kamu menjadi seenaknya membagikan postingan yang ia unggah. ‘Segatal-gatalnya’ jarimu ingin membagikan postingan tersebut, usahakan untuk menahan godaan tersebut. Jangan malah menjadi “Cepu” kemudian menyebarkannya kepada orang lain. Apalagi, dengan tujuan untuk dijadikan sebagai bahan gunjingan. Bukan tidak mungkin pertemanan yang sudah kalian bangun hancur jika kamu tidak bisa menjaga privasi satu sama lain.

3. Jika yang Dibagikan Bersifat Buruk, Tegurlah Baik-baik

Close friend berguna untuk orang-orang yang tidak ingin postingannya dilihat oleh orang lain, selain orang yang mereka percaya. Jika suatu saat temanmu mengunggah sesuatu yang bersifat buruk, ada baiknya kamu memilih untuk tidak menghiraukannya. Namun, akan lebih baik, kalau kamu berani untuk mengingatkan dan menegurnya secara baik-baik.

Kamu bisa mengingatkannya, bahwa membagikan hal bersifat buruk tidaklah baik, sekalipun hanya teman dekatnya saja yang melihat. Ketika menegurnya, tidak perlu terlalu tegas, mengingatkan dengan nada bercanda juga bisa, kok. Inilah etika berteman yang sesungguhnya, menegur bukan menyebarkan.

4. Jangan Mudah Men-Judge

Mereka yang memasukkanmu ke dalam close friendnya, mungkin menganggap bahwa kamu adalah orang yang open minded, alias berpikiran terbuka, sehingga tidak akan men-judge-nya. Jadi sebaiknya, ketika kamu masuk ke dalam close friendnya, cobalah untuk menghargainya. Jangan sesekali nge-judge-nya dari segala sesuatu yang ia unggah. Jika tidak menyukai apa yang temanmu bagikan, mungkin kamu bisa menegurnya baik-baik, atau cara mudahnya dengan menyembunyikan unggahan tersebut agar tidak terlihat olehmu.

5. Jika Tidak Suka dan Terganggu, Tak Perlu Ragu untuk Unfollow

Kalau kamu merasa semakin tidak nyaman dengan unggahan yang dibagikan oleh temanmu, atau merasa terlalu ikut campur, maka solusi terakhir adalah dengan unfollow akun media sosialnya. Tak perlu merasa tidak enak apalagi merasa bersalah. Sebagai pengguna media sosial yang bijak, kamu berhak kok memilih konten-konten yang memiliki pengaruh baik untukmu.

Baca Juga: 6 Tipe Orang yang Sebaiknya Kamu Unfollow Demi Kenyamanan

Nah, itulah lima etika yang harus kamu terapkan ketika seseorang memasukkanmu ke dalam list close friend-nya. Jadi, sebagai salah satu orang yang dipercaya, sebaiknya kamu tidak merusak kepercayaannya, ya.