Ini Alasan Teuku Wisnu Tak Ingin Kembali ke Dunia Sinetron yang Membesarkan Namanya

Ini Alasan Teuku Wisnu Tak Ingin Kembali ke Dunia Sinetron yang Membesarkan Namanya
pop.grid.id

Seruni.id – Beberapa tahun belakangan, bintang sinetron Teuku Wisnu memutuskan untuk berhijrah. Setelah dirinya serius memperdalam agama, ia perlahan mulai mundur dari dunia sinetron yang membesarkan namanya itu.

Ini Alasan Teuku Wisnu Tak Ingin Kembali ke Dunia Sinetron yang Membesarkan Namanya
Ini Alasan Teuku Wisnu Tak Ingin Kembali ke Dunia Sinetron yang Membesarkan Namanya

Terbukti, sinetron ‘Raden Kian Santang’ menjadi yang terakhir ia bintangi. Setelah itu, pria berdarah Aceh ini, seolah menghilang dari layar kaca pun layar lebar. Ia tak lagi membintangi berbagai sinetron dan film.

Pria yang namanya mulai melejit lantaran bermain di sinetron ‘Cinta Fitri’ ini pun akhinya mengubah penampilannya. Ayah tiga orang anak ini diketahui tengah asyik bergelut di dunia bisnis. Lantas, masih adakah keinginan Wisnu untuk kembali ke dunia seni peran?

Ternyata, suami dari Shireen Sungkar itu, lebih memilih untuk fous denan bisnis yang saat ini sedang ia jalani ketimbang kembali ke dunia sinetron. Seperti yang kita ketahui, Wisnu ikut terjun dalam dunia bisnis, salah satunya bisnis kuliner.

“Sinetron emang udah nggak, sekarang fokus ke dunia usaha, bisnis. Jadi saya akan fokus di sini (bisnis),” kata Wisnu ditemui disela acara Jakarta Halal Things, Senayan City, Jakarta Selatan, seperti yang dikutip dari kapanlagi.com, pada Minggu (8/12).

Kendati demikian, Wisnu mengaku masih menerima tawaran untuk tampil di berbagai stasiun televisi. Namun, bukan sebagai pemain sinetron (lagi).

“Paling kalau mau muncul di TV, paling yah jadi host, diundang jadi bintang tamu, itu aja sih,” ucap ayah dua anak itu.

Baca Juga: Cara Teuku Wisnu dan Shireen Tanamkan Nilai Kebaikan pada Anak Sejak Dini

Pertimbangan tersebut diakuinya lantaran tak terlalu menyita waktu, tidak seperti bermain sinetron, sehingga ia masih bisa mengontrol bisnis dan meluangkan waktu dengan keluarganya.