Kecupan Kening dari Anies Baswedan Sebelum Dayat Mengembuskan Napas Terakhirnya

google.com

Seruni.id – Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membagikan kisah haru lewat akun instagramnya. Berwawal pada Kamis malam (28/02/2019) saat ia menjenguk ibu sahabatnya yang dirawat di ruang ICU RS Pasar Minggu. Dari balik bilik terdengar suara salah seorang pasien memanggil namanyanya.

“Pak Anies, Pak Anies.” Suaranya terdengar keras walau terhalang masker oksigen yang dipakainya.

google.com

Mendengar ada yang memanggil namanya Anies pun menghampiri. Pasien tersebut merasa senang dan matanya menatap tajam. Anies menanyakan namanya, “Rahmat Hidayat”, jawab pasien tersebut.

Sekujur badannya terkulai tanpa gerak. Ia mengalami patah di 2 ruas tulang lehernya. Anak muda berusia 15 tahun ini mengalami kecelakaan saat akan menuju ke kegitan taklim. Ketika ditemui Anies, Dayat, begitu nama panggilannya, ia sempat menyanyikan lagu penyemangat Persija. Tak hanya itu, meski raganya lemah ia pun terdengar melantunkan shalawat.

Baca Juga: Anies Baswedan Lepas 32 Relawan Indonesia ke Jalur Gaza

Usai menyanyi dan melantuntan sholawat Dayat memohon untuk dicium, “Cium saya Pak. Cium saya Pak”, ucap Dayat.

Anies menatapnya, mereka berbalas senyum. Lalu, disentuhlah kening dan pundak Dayat. Tanpa ragu Anies mendekatkan badan dan mencium kening Dayat dengan lama, seakan merasakan seperti anak sendiri.

“Saya tahan, saya cium lama kening Dayat. Seakan anak sendiri. Sambil membayangkan dia sedang berhadapan perenggang nyawa.” tulis Anies.

Setelah permintaanya terpenuhi, Dayat mengucapkan terima kasih dengan suara yang lirih. “Terima kasih Pak Anies, terima kasih.” ucap Dayat.

Anies tersenyum dan mendoakan untuk kesembuhannya. Setelah itu, ia pamit dan memastikan bahwa operasi dapat segera dilaksanakan. Keesokan harinya Dayat pun melakukan operasi yang lebih dari 12 jam serta dokter dan paramedik yang berjuang menyelamatkan Dayat.

Namun, takdir berkata lain. Minggu subuh Anies dikabarkan bahwa Rahmat Hidayat telah berpulang ke Rahamatullah pada pukul 01.00 dini hari. Jenazah Dayat disalatkan di Jagakarsa. Anies Baswedan melayat untuk melihat Dayat yang terakhir kali.

“Di mushola tempat dia (Dayat) disalatkan, saya temui ayah ibunya. Mereka masih terpukul, tak pernah ada dalam bayangannya kalau mereka yang melahirkan dan membersarkan Dayat, kini harus menguburkannya,” kata Anies.

Selain itu, Anies mengatakan Insya Allah Dayat akan menjadi pembuka jalan surga bagi orangtuanya.

Baca Juga: 8 Pintu Surga dan Para Penghuninya

sotarduganews.com

Usai menyalatkan Dayat, Anies dan warga lainnya mengangkat jenazahnya. Terlihat dalam unggahan Anies Baswedan, ia mengangkat keranda yang ditutupi kain hijau berlafaz Allah.

Selain foto saat mengantarkan jenazah Dayat, Anies Baswedan juga mengunggah foto-foto saat ia menemui Dayat di rumah sakit.

“Melepas ke rahmatullah.. Ke Rahmatullah semua akan kembali, sebuah pelajaran bagi semua. Kullu Nafsin Dzaa Iqatul Maut..⁣,” ujar Anies Baswedan.

LEAVE A REPLY

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.