Kisah di Balik Hijrahnya Dinda Hauw

swamedium.com

Seruni.id – Dinda Hauw yang sebelumnya masih belajar untuk mengenakan hijab, kini telah memantapkan hatinya untuk behijab, hanya saja di akun Instagramnya, Dinda jarang mengunggah fotonya mengenakan hijab. Awalnya Dinda masih ragu karena ia masih harus melepas jilbabnya saat berada di lingkungan kerja.

Hasil gambar untuk dinda hauw
hijab.dream.co.id

“Aku belum publish, enggak posting-posting di Instagram atau di sosmed mana pun karena aku enggak mau kesannya main-mainin hijab,” katanya saat ditemui kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (25/19) yang dilansir dari viva.co.id.

Sampai pada akhirnya, Dinda mendapat dukungan dari orang sekitar. Hal tersebut membuat wanita berusia 22 tahun itu semakin mantap untuk terus mengenakan hijab baik dikeseharian maupun di lingkungan kerja.

“Akhirnya aku dapat orang-yang support aku untuk, ‘ayo semangat’. Karakter aku juga berhijab di sana akunya juga jadi kebawa, jadi rajin salat, jadi nyaman pakai hijab, dari situ aku memutuskan untuk pakai hijab,” ujarnya.

Terkait keputusan berhijab, Dinda mengaku, semua berawal dari mimpi buruk yang mengetuk hatinya.

“Aku sempat mimpi pesawat jatuh. Mimpi itu sangat membuat aku terpukul. Ternyata, aku takut meninggal,” ujarnya.

Meski diingatkan lewat sebuah mimpi buruk, namun saat itu, Dinda belum sepebuhnya yakin. Padahal, dia sempat melawati momen duka, dimana sang Ayah berpulang pada Oktober 2015.

Namun, kini Dinda telah mantap memutuskan untuk berhijab. Meski belum mengenakan hijab syar’i, Dinda mengatakan dirinya masih dalam proses memakai baju Muslim yang baik dan benar.

“Baju sendiri aku belum pakai kaus kaki ya, kalau orang-orang kan ‘tutup juga kakinya karena aurat,’ ya semua proses, aku pun pakai hijab enggak langsung syar’i,” kata dia.

“Aku pakai hijab pelan-pelan tadinya enggak pakai ciput sekarang pakai ciput, terus bajunya yang penting enggak ketat karena aku enggak suka kan, akhirnya ya sudah aku pakai baju longgar atau kemana-mana pakai outer,” lanjutnya.

Dinda pun tak lupa memberikan tips bagi kalian yang ingin berhijrah. Dia mengatakan, jika ingin berhijrah, banyak mendatangi kajian-kajian keagamaan dan mendengarkan ceramah agar hati semakin kuat berhijrah.

“Buat teman-teman yang baru hijrah sama kayak saya banyaklah kita kajian atau dengerin orang-orang ceramah atau berteman sama orang-orang yang bawa pengaruh positif untuk kalian, karena itu ngaruh banget terus semoga kita istiqomah selalu, pokoknya jangan nyerah, jangan balik lagi, enggak apa-apa sedikit demi sedikit yang penting tetap maju jangan mundur atau setop di situ,” tutup Dinda Hauw.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.