Mengapa Kulit Wanita Berhijab Cenderung Lebih Kering?

  • Bagikan
Mengapa Kulit Wanita Berhijab Cenderung Lebih Kering?
newsasumbing.com

Seruni.id – Mengapa kulit wanita berhijab cenderung lebih kering? Ini menjadi pertanyaan yang umum kita dengar. Lantas, apa alasannya? Cari tahu pada artikel berikut ini, ya.

Mengapa Kulit Wanita Berhijab Cenderung Lebih Kering?
liputan6.com

Tak sedikit orang yang berpikir, bahwa kulit yang tertutup sudah terlindungi secara maksimal. Sehingga, mereka hanya menggunakan body care pada bagian yang terlihat saja. Padahal, ini adalah kekeliruan yang harus diluruskan nih.

Sebab, menurut dr Irmadita Citrashandy, Sp. KK, kulit wanita berhijab cenderung lebih kering, karena tubuh menghasilkan lebih banyak cairan daripada tubuh yang tidak berkeringat. Cairan tersebut sebenarnya bisa menjaga kelembapan tubuh. Namun, jika terus kegerahan, maka kulit pun kehabisan cairan, sehingga menimbulkan kulit kering. Berikut Seruni telah merangkum beberapa fakta tentang kulit wanita berhijab yang cenderung kering:

1. Wanita Berhijab Lebih Mudah Berkeringat

Ketika mengenakan hijab, kulit akan lebih cepat kering. Sebab, kandungan air di dalam kulit lebih cepat menguap. Jadi, buanglah jauh-jauh mengenai anggapan, bahwa pakaian tertutup sudah cukup untuk menjaga kulit secara maksimal. Tetap saja, kamu membutuhkan perawatan lainnya agar kelembapannya tetap terjaga.

2. Efek Jangka Panjang Kulit yang Kering

Lantas, adakah efek jangka panjang jika kita membiarkan kulit kering dalam waktu lama? Jawabannya ada. Jika memberikan hal tersebut, bukan tidak mungkin kamu mengalami penuaan dini. Mulai dari keriput, dark spot di area yang sering terpapar matahari, dan jadi lebih sensitif. Penting banget untuk kita ketahui, bahwa perawatan kulit adalah investasi jangka panjang, karena penuaan tak bisa dihindari. Apa yang bisa kita lakukan sekarang? Tentunya dengan menjaga kulit agar penuaan bisa datang lebih lama.

3. Kandungan Apa Saja yang Perlu Ada di dalam Body Care?

Ada beberapa kandungan aktif yang seharusnya ada di dalam body care, seperti niacinamide atau vitamin B3. Vitamin B3, berperan penting dalam menjaga kelembapan kulit, mencerahkan, dan anti radang. Apalagi, kandungan tersebut juga bisa digunakan oleh siapa saja, termasuk pemilik kulit sensitif.

Kandungan berikutnya adalah asam hialuronat, yang sebenarnya sudah ada di dalam tubuh kita. Namun, seiring bertambahnya usia, kandungan tersebut lama-kelamaan akan berkurang. Sehingga dibutuhkan body care yang memiliki kandungan tersebut.

Selain itu, penting juga untuk memilih body care yang mengandung poterleum jelly, karena di dalamnya terkandung sifat yang oklusif. Di mana poterleum jelly berperan penting dalam memberi lapisan pada kulit untuk menjaga air di dalamnya.

Adapun kandungan yang terakhir adalah filter UVA dan UVB. Keduanya tak kalah penting dari kandungan yang sebelum. Sinar matahari UVA masih dapat menembus meski sudah tertutup pakaian, dan hal tersebut menjadi faktor yang dapat mempercepat penuaan dini.

4. Waktu yang Tepat untuk Menggunakan Body Care

Ada waktu-waktu terbaik untuk kamu mengaplikasikan body care. Misalnya, setelah mandi, atau setelah selesai mengeringkan tubuh. Karena pada waktu tersebut, tubuh masih menyisakan lembap dari air mandi. Sehingga dapat langsung mengunci kelembapannya. Namun, kebutuhan menggunakan body care pada setiap orang itu berbeda-beda, ya.

Bagi kulit yang kering, maka menggunakan body care bisa lebih sering daripada mereka yang memiliki kulit normal atau lembap. Jadi, pastikan kamu menggunakan body care sesuai kebutuhkan. Apabila kamu merasa sudah kering dan butuh pelembap, jangan ragu untuk mengaplikasikannya kembali.

Baca Juga: 9 Rekomendasi Body Lotion untuk Kulit Kering Agar Lembap dan Lembut

Jadi, itulah alasan mengapa kulit wanita berhijab cenderung lebih kering. Pastikan kamu selalu merawatnya dengan tepat, ya, agar tidak menyesal di kemudian hari. Semoga bermanfaat!

  • Bagikan
seruni.id