Pertama Kali Membawa Bayi ke Bioskop? Pahami Dulu 5 Hal Ini!

Pertama Kali Membawa Bayi ke Bioskop? Pahami Dulu 5 Hal Ini!
serempak.id

Seruni.id – Pergi ke bioskop mungkin menjadi hal yang menyenangkan, apalagi jika film tersebut memang sudah dinanti-nantikan. Namun, bagi ibu yang memiliki bayi dengan usia baru hitungan bulan, terkadang sulit sekali. Tidak sedikit ibu yang bertanya “Boleh atau tidak membawa bayi ke bioskop?”

Pertama Kali Membawa Bayi ke Bioskop? Pahami Dulu 5 Hal Ini!
twitter.com

Banyak yang menganggap boleh-boleh saja, namun tak sedikit pula yang dengan ketat melarang bayi berada di bioskop, mulai dari alasan kesehatan hingga urusan etika orangtua bayi tersebut. Jika memang tidak tertahankan, kamu bisa membawa bayi ke bioskop. Namun harus selalu ingat, bahwa beberapa orang menjadi sangat kesal ketika orangtua membawa bayinya ke bioskop.

Berikut ini, ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan olehmu sebelum membawa si kecil menonton bioskop:

1. Situasi yang Tidak Memungkinkan

Musik keras di dalam studio bioskop sangat sensitif sekali dan dapat merusak gendang telinga bayi serta dapat menyebabkan masalah pendengaran. Menurut American Acedemy of Pediatrics, untuk bayi, tingkat kebiasingan yang melebihi 45 desibel dapat menyebabkan masalah pendengaran dan dalam beberapa film, tingkat kebisingan dapat meningkat hingga 90 desibel.

Selain itu, suasana yang gelap dan udara yang dingin dapat membuat bayi merasa tidak nyaman karena mereka tidak terbiasa. Bayi yang baru lahir pun dapat dengan mudah tertular infeksi sehingga membawa bayi baru lahir ke tempat-tempat umum sangat berisiko, karena kamu tidak akan tahu jika orang-orang yang duduk di sebelah dalam keadaan sehat atau tidak.

2. Pastikan Bayi dalam Kondisi Sehat

Ketika menjadi orangtua, tentu kebutuhan anak menjadi prioritas utama. Termasuk ketika kamu mempertimbangkan membawa si kecil ke bioskop. Pastikan bayi dalam keadaan sehat, tidak memperlihatkan gejala penyakit tertentu, tidak terlihat lemas pun lesu.

Atas dasar pertimbangan terhadap banyaknya kuman, virus, dan bakteri yang kasat mata, kamu sebaiknya menunda kegiatan ini ketika bayi dalam keadaan kurang sehat. Tentunya kamu tak ingin kan membuat kondisi buah hatimu semakin parah?

3. Mengecek Review Film

Sebelum memutuskan membawa anak ke bioskop, pastikan kamu sudah melakukan pengecekan review film, ya. Sebaiknya, pilihlah film yang memiliki durasi yang tidak terlalu lama, atau sekitar 90 hingga 120 menit saja. Hal ini mengantisipasi bayi merasa bosan berada di dalam studio bioskkop sehingga kamu harus mennyudahi waktu menonton lebih awal.

4. Pastikan Bayi Bisa Beradaptasi dengan Cepat

Tidak semua bayi tergolong supel dan mudah untuk diajak ke sana-sini, apalagi ke bioskop. Sebab, ada pula bayi yang tergolong memiliki kebutuhan tinggi alias high need baby. Bayi yang memiliki kebutuhan tinggi biasanya akan mudah rewel, dan sulit beradaptasi dengan lingkungan baru.

Film dengan sinar yang terlalu terang, efek suara yang menggelegar, hingga kondisi studio bioskop yang redu bahkan gelap, bisa menghadirkan kegelisahan pada bayi. Sebaiknya, kamu menunda untuk menghibur diri ke bioskop jika memiliki bayi yang mudah rewel.

5. Siap Mental

Apapun alasannya, keputusan untuk membawa bayi ke bioksop bukanlah hal yang elok. Jangan kaget jika kamu mendapatkan pandangan tidak suka, bahkan diusir oleh penonton lainnya. Bahkan, mungin sebelum menyaksikan film, bisa saja kamu akan diperbolehkan masuk, karena memang ada beberapa bioskop yang tidak memperbolehkan sama sekali untuk membawa bayi.

Sebagai jalan tangah, kamu bisa meminta pengertian kepada orang-orang yang duduk di sekitar sebelum film diputar. Yakinkanlah mereka bahwa bayimu kemungkinan akan sedikit menganggu, tapi kamu harus tetap berusaha semaksimal mungkin untuik tetap menjaga kenyamanan penonton lain.

Tips Membawa Bayi ke Bioskop

Salah satu pandangan yang memperbolehkan bayi diajak ke bioskop ialah justru karena bayi relatif belum teralalu mobile dan masih mudah diatur pergerakannya. Sehingga, kamu pun dapat menikmati waktu menonton ketika ia tertidur.

Kendati demikian, membawa bayi ke bioskop tetap banyak tantangannya, terlebih karena mereka bisa merasa tidak nyaman berada di lungkungan tersebut. Ia mungkin menjadi lebih rewel dari biasanya, sehingga kamu akan dibaut kewalahan. Oleh sebab itu, kamu bisa mengikuti beberapa tips berikut ini:

1. Pastikan Anak Benar-benar Siap

Sebenarnya tidak ada usia yang tepat untuk membawa anak-anak untuk menonton bioskop. Namun untuk anak yang masih berusia di bawah dua tahun, lebih baik gunakan penutup telinga untuk meredam suara selama film berlangsung. Kebanyakan orangtua, mulai membawa anak mereka ke bioskop sekitar usia tiga atau empat tahun. Namun, jika anak sensitif terhadap suara keras atau gelap, tunggulah sampai ia sedikit lebih besar.

2. Selalu Menjaga Kebersihan

Sama halnya seperti tempat umum lainnya, bioskop juga bisa menjadi sarang virus, kuman, dan bakteri yang tak kita sadari. Jangan biarkan orang yang terlihat sedang sakit atau bahkan baru saja batuk maupun bersin, untuk mendekati bayi. Mereka mungkin ingin melihat bayimu semata-mata karena mereka gemas. Namun, berikan pengertian bahwa kondisi kesehatan bayi masih rentan sehingga perlu perlindungan ekstra.

Jangan lupa juga untuk membawa cairan pembersih tangan dan tisu basah untuk menyeka tangan maupun kaki bayi, guna mengantisipasi adanya kuman atau kotoran yang menempel selama bayi berinteraksi dengan orang lain.

3. Memilih Film yang Ramah Anak

Saat membawa bayi menonton bioskop, kamu perlu memilih film tanpa terlalu banyak adegan yang dapat mengagetkan bayi, seperti ledakan bom atau suara tembakan. Pilih film yang ramah untuk anak, yang lebih banyak adegan berbincang dibandingkan dengan aksi-aksi yang menimbulkan suara keras.

Sebab, kemampuan bayi dalam menerima suara keras tentu berbeda dari orang dewasa. Volume suara yang melebihi 45 desibel, berisiko menimbulkan gangguan pendengaran pada bayi. Sementara itu, beberapa jenis film aciton dapat memiliki volume hingga 90 desibel.

4. Jangan Lupa Membawa Perlengkapannya

Selalu bawa pakaian ganti, selimut, serta popok ektra demi kenyamanan bayi. Langsung ganti popoknya ketika kamu mengetahui bahwa ia telah selesai membuang air besar. Baju bayi yang kotor ataupun basah pun harus langsung diganti. Kedua hal ini dimaksudkan untuk menjaga higenitas bayi dan juga menjaganya agar tetap nyaman sehingga terhindar dari kemungkinan mereka menjadi rewel.

5. Pilih Tempat Duduk yang Strategis

Jangan pernah memilih tempat duduk berada di tengah studio ketika membawa bayi, ya. Akan lebih baik, jika kamu memilih kursi yang terletak di pinggir atau dekat dengan pintu keluar. Perlu diingat, meskipun kamu telah melakukan persiapan, bayi bisa saja berlaku di luar prediksi. Dengan memilih tempat duduk yang strategis, kamu dapat lebih mudah keluar untuk menenangkannya ketika ia rewel.

6. Pilih Waktu yang Tepat

Selain memilih tempat duduk yang tepat, kamu juga harus bisa menentukan waktu yang tepat untuk mengajaknya ke bioskop. Hindari datang ke bioskop di waktu premier atau di awal pekan pemutaran film. Sebaiknya pilih waktu menonton yang sekiranya tidak telalu ramai, misalnya di hari kerja.

Selain itu, atur pula jadwal menonton yang bersamaan dengan jadwal makan maupun tidur bayi. Ketika anak merasa kenyang dan akhirnya tertidur, kamu bisa menikmati film lebih lama tanpa diganggu oleh tangisannya.

7. Selalu Dekap Bayi

Demi keamanan bayi serta kenyamanan orang lain, jangan lepaskan genggaman atau dekapanmu kepada si kecil, ya. Studio akan gelap ketika film hendak diputar, sehingga berbahaya jika bayi tiba-tiba menghilang karena merangkak ke bawah kursi atau berada di tangga studio.

Penting juga bagi para orangtua, untuk tidak terfokus ke telepon genggam selama penayangan film di bioskop guna menghindari hilangnya fokus pengaawasan pada bayi. Dengan kata lain, meski kamu menikmati film yang sedang tayang, jangan lengah terhadap keberadaan anak, ya.

Kapan Waktu yang Tepat Membawa Anak ke Bioskop

Dianjurkan untuk membawa bayi ke bioskop ketika usianya menginjak dua tahun. Karena hal ini akan memudahkanmu dan penonton lainnya. Pada usia tersebut, anak juga mulai memahami musik dan menikmati suguhan visual, dan juga sistem kekebalan tubuh jauh lebih berkembang dan lebih kuat dari sebelumnya.

Baca Juga: 15 Film Komedi Indonesia Terlucu Sepanjang Masa

Membawa bayi nonton bioskop memang memerlukan berbagai persiapan yang ekstra. Intinya, jangan sampai karena keinginan untuk menonton, kamu justru memaksakan membawa anak ke lingkungan yang membuatnya tidak nyaman.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.