Rizal Armada: “Salah Satu Cara Jadi Imam yang Baik adalah Belajar”

republika.com

Seruni.id – Tsandi Rizal Adi Pradana, atau lebih dikenal dengan Rizal ‘Armada’ kini mulai rajin mengikuti kajian-kajian keagamaan. Ia juga tergabung dalam kajian Musyawarah bersama dengan para rekan artis, seperti Arie K. Untung, Teuku Wisnu, dan lain-lain. Tren hijrah yang marak dilakukan kalangan artis ini, semata-mata hanya untuk mengajak orang-orang mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Hasil gambar untuk rizal armada hijrah
google.com

Dilansir dari Republika, semenjak dirinya memutuskan untuk berhijrah, Rizal mengaku, bahwa kini hidupnya lebih terkontrol lagi. Semula, Rizal kerap meninggalkan salat lima waktu. Namun kini, ia sedang berusaha menjalankan salat dengan tepat waktu.

“Hidupnya jadi lebih terkontrol. Zaman dulu, meninggalkan shalat, sekarang alhamdulillah selalu berusaha shalat tepat waktu. Terus perasaan jadi lebih adem, lebih tenang,” kata Rizal di sela-sela acara “The Art of Dakwah”, Jakarta Convention Center, Jakarta Pusat, Sabtu (11/5).

Rizal memiliki alasan tersendiri sehingga ia rajin mengikuti kajian. Dia pun lebih menyadari perannya sebagai kepala rumah tangga. Apalagi, sang istri, Imas Monica, berstatus sebagai mualaf. Pastinya membutuhkan bimbingan dari Rizal. Itulah yang membuat semangatnya terpacu untuk menjadi pribadi Muslim yang bisa membimbing keluarganya dalam urusan agama.

Di berbagai kesempatan, Rizal kerap terlihat mengajak istrinya untuk menghadiri kajian keagamaan. Baginya, Monica sedang dalam tahap belajar banyak tentang dasar-dasar agama Islam. Rizal pun ingin menjadi bagian dari perjalanan istrinya itu.

“Alhamdulillah istri kan mualaf, jadi dia butuh sosok imam yang baik, dan gue juga mengejar ketertinggalan. Selama ini kan gue terlalu keduniawian dan bukan menjadi imam yang baik terus memperbaiki pola bersyukur,” ujar Rizal.

Sang istri pun diakuinya selalu mendukung apapun yang dilakukan oleh vokalis Armada ini, terutama menyangkut urusan agama. Rizal juga tengah memperbaiki diri untuk menjadi imam yang baik untuk istri dan anaknya kelak.

“Salah satu cara jadi imam yang baik adalah belajar,” ungkap Rizal.

Kendati demikian, pelantun lagu “Asal Kau Bahagia” ini tetap menggeluti perannya di dunia musik yang telah membesarkan namanya itu. Rizal merasa sangat bersyukur, karena semua personil Armada dapat menerima keputusannya untuk berhijrah. Ia pun berusaha untuk tetap profesional dalam pekerjaannya sehingga tak sampai meninggalkan tanggung jawabnya.

Baru-baru ini grup band ‘Armada’ merilis album bertajuk religi. Ia mengungkapkan, salah satu lagu diantaranya terinspirasi dari dua surah Alquran. Misalnya lagu “Jangan Bersedih” yang launching pada 25 April lalu. Dalam lagu ini, ‘Armada’ memposisikan diri sebagai sahabat yang mengajak para pendengar untuk menjaga semangat. Jika ada masalah, kesedihan yang dialami tidak harus berlarut-larut. Menurutnya, musik tidak menjadi penghalang langkahnya untuk berhijrah dan berdakwah.

“Saya dengan pengetahuan sekarang beranggapan, bahwa musik itu bisa mengubah dunia, tergantung cara kita menyampaikan, seperti Maher Zain dan Opick lewat lagu religinya,” papar dia.

Baginya, berdakwah dalam Islam dapat dilakukan dengan berbagai cara. Sebagai seorang musisi, wajar saja bila pilihan bermusik menjadi salah satu tujuannya untuk berdakwah.

Satu hal yang pasti, dia menekankan kapasitas diri. Dalam arti, seorang artis yang berhijrah sebenarnya sedang memulai suatu perjalanan panjang menuju kebaikan dan ridha Ilahi. Rizal sendiri mengaku jika perjalanannya masih sangat jauh. Karena itu, sebagai seorang Muslim, dia masih terus bermuhasabah, khususnya dalam hal-hal yang utama semisal shalat.

“Kalau dibilang hijrah, saya tidak merasa diri saya hijrah, masih on the way. Jadi kalau sudah hijrah itu udah istiqomah, jadi kalau sekarang masih cuma polanya memperbaiki shalat lima waktu, shalat tepat waktu,” jelas Rizal.

Berikan Dukungan Kepada Kami Dengan Memberikan Rating

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.