Sambil Tersenyum, Gadis Kecil Palestina Bercerita Saat Rumahnya Dibom Israel

  • Bagikan
Sambil Tersenyum, Gadis Kecil Palestina Bercerita Saat Rumahnya Dibom Israel

Seruni.id – Ketegangan Palestina dengan Israel masih memanas. Dalam beberapa hari terakhir, Israel terus melancarkan serangan ke Gaza, Palestina.

Sambil Tersenyum, Gadis Kecil Palestina Bercerita Saat Rumahnya Dibom Israel

Banyak Korban Berjatuhan

Banyak bangunan di Gaza yang hancur lebur dihantam rudal milik Israel. Mulai dari perkantoran hingga pemukiman dan hanya menyisakan reruntuhan.

Aksi keji itu membuat banyak korban berguguran, bukan saja orang dewasa, melainkan juga anak-anak tak berdosa.

Kejadian ini akan terus membekas di memori seorang anak kecil, seperti sebuah video yang dibagikan oleh akun Instragam eye.on.paletine.

Di mana dalam video tersebut, seorang gadis kecil menceritakan pengalamannya usai menyaksikan secara langsung bom Israel yang dengan gencarnya menghantam rumah-rumah di Jalur Gaza.

Gadis Kecil Ceritakan Kejadian yang Menimpanya

Meski puing-puing menjadi latar baginya saat ini, gadis yang tak disebutkan namanya itu, masih tetap bisa tersenyum saat menceritakan kejadian yang menimpanya kala itu.

Matanya masih berbinar, wajahnya pun berseri walaupun suara bom Israel terus membayang-bayangi langkahnya. Ketika ditanya bagaimana kabarnya usai selamat dari bom Israel, itu tersenyum sambil mengucapkan kalimat syukur.

“Alhamdulillah,” ucap sang gadis kecil.

Pria dalam video tersebut pun lantas melayangkan beberapa pertanyaan tentang pengalaman pahit terdampak serangan jarak jauh dari Israel.

Ia tak segan-segan membeberkan kronologi yang ia alami, ketika bom tersebut jatuh ke rumah yang dia dan keluarganya tempati saat itu.

“Saat itu aku sedang di rumah. Ada bom menyerang kami. Semua kaca pecah. Tak ada yang tersisa,” ujar sang gadis menjelaskan.

Penasaran dengan apa yang terjadi, pria tersebut bertanya bagaimana perasaan sang bocah ketika rumahnya dibom.

“Saat itu aku takut karena aku masih muda. Dapur juga, jendela juga terlempar. Tak ada yang tersisa,” katanya.

Walaupun kini istananya ambuk tanpa bentuk, dengan polosnya gadis kecil itu meminta agar para tukang membangu kembali rumah baru untuknya dan keluarganya.

“Kami nanti akan panggil mereka (pembangun rumah) agar membangun rumah untuk kami,” ucap gadis itu menutup pernyataan.

Hingga kini, penyerangan Israel terhadap Palestina masih terus terjadi melalui serangan udara di Kota Gaza. Suara ledakan masih terus terdengar di langit Kota Gaza akibat pemboman yang berat dan lebih luas oleh Israel.

Baca Juga: Remaja Palestina Memanfaatkan Waktu Lockdown untuk Menghafal Al-Qur’an

Akibat serangan tersebut, berdasarkan laporan dari Kementerian Kesehatan Gaza, kini terdapat sebanyak 212 orang di Gaza yang meninggal dunia, termasuk 61 anak dan 36 wanita.

  • Bagikan
seruni.id