Semasa Hamil, Ini yang Dilakukan Ibu dari 3 Hafidz Termuda di Dunia

  • Bagikan
islamidia.com

Seruni.id – Memiliki anak yang soleh dan sholehah menjadi kebangaan tersendiri bagi orangtua. Apalagi, jika anak tersebut dapat menghafalkan Alquran, sungguh orangtuanya pasti akan merasakan bangga yang tak terhingga. Seperti yang dirasakan oleh wanita bernama Rasya el-Ghayyar, yang tak lain adalah Ibu dari 3 hafidz termuda di dunia (Tabarak, Yazid, Zeenah). Ketiga anaknya itu adalah seorang penghafal Alquran, padahal usianya masih sangat belia.

m.gomuslim.co.id

Tentunya, ini menjadi inspirasi berharga untuk para orangtua di seluruh dunia jika ingin memiliki anak penghafal Alquran. Lantas, apa sih rahasinya? Ketika Rasya hamil, ia kerap melakukan sedikitnya tiga hal yang terkait langsung dengan cita-cita memiliki anak penghafal Alquran. Berikut ulasannya:

Memperbanyak Tilawah

Sebelum Rasya menikah, dia telah berjanji pada dirinya sendiri untuk istiqomah tilawah saat waktu senggang maupun di sela-sela aktivitasnya. Kebiasaan tersebut dia bawa setelah menikah bahkan saat dia hamil dimana dirinya lebih banyak tilawah Alquran.

Menghafal Alquran

Selain itu, ia kerap menghafal Alquran semasa ia mengandung baik anak pertama (Tabarak), anak kedua (Yazeed), maupun anak ketiganya (Zeenah).

Berdoa

Rasya sering memanjatkan doa khusus ketika mengandung buah hatinya. Ia berdoa sebagaimana doa istri Imran yang mulia:

“Ya Tuhanku, sesungguhnya aku menadzarkan kepada Engkau anak yang ada dalam kandunganku menjadi hamba yang shalih dan berkhidmat. Karena itu, terimalah (nadzar) itu dariku. Sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui” (QS. Ali Imran: 35).

Sambil beroda, Rasya juga menazarkan anaknya menjadi anak yang taat kepada Allah Ta’ala dan berbakti untuk Alquran. Biiznillah, doa itu kemudian dikabulkan Allah. Tabarak yang lahir pada 20 Dzulhijjah 1423 H bertepatan dengan 22 Februari 2003, mulai menghafal Al Qur’an pada usia 3 tahun dan menjadi hafizh pada usia 4,5 tahun. Ia lulus ujian al Jamiyyah al Khairiyah li Tahfizh al Qur’an al Karim di Jeddah dan al Hai’ah al ‘Alamiyah li Ta’lim al Qur’an al Karim milik Rabithah al ‘Alam al Islami dengan predikat mumtaz (cumlaude). Tabarak tercatat sebagai hafiz termuda di dunia.

Anak kedua, Yazid Tamamuddin juga hafal Al Qur’an 30 juz pada usia 4,5 tahun. Ia bahkan mendapatkan nilai lebih tinggi dari kakaknya. Meskipun sama-sama mumtaz, Tabarak mendapat nilai 90 dan Yazeed mendapat nilai 95. Demikian dengan anak ketiganya, Zeenah el Laboody dapat menghafal Alquran 30 juz pada usia kurang dari lima tahun. Akhirnya, jadilah ketiganya menjadi 3 hafiz termuda di dunia. Masya Allah.

Itulah yang dilakukan oleh Rasya el-Ghay ketika anaknya berada dalam kandungan. Tak ada “ramuan” khusus, justru apa yang dilakukannya semua orangpun juga dapat menirunya. Tinggal niat dan istiqomah yang harus dipegang teguh oleh kita semua. Semoga bermanfaat!

  • Bagikan
seruni.id