Senang Memakai Hijab Sejak SD, Angelina Memilih untuk Masuk Islam

  • Bagikan
Senang Memakai Hijab Sejak SD, Angelina Memilih untuk Masuk Islam
wolipop.detik.com

Seruni.id – Seorang wanita bernama Angelina menceritakan tentang perjalanan spiritualnya yang berliku-liku. Sejak kedua orangtunya berpisah dan mengalami tindak kekerasan dalam keluarga, wanita 22 tahun ini tertarik mempelajari Islam.

Kisah inspiratif ini, dibagikan oleh channel YouTube Laskar Tujuh Langit. Muhammad Ilhan sebagai host berbincang langsung dengan wanita bernama Angelina atau Alesha itu.

Awalnya, Ilham menceritakan, bahwa ia tak sengaja bertemu dengan Angelina di Masjid Kapal Munzalan, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat. Pertemuan tersebut terjadi pada 2020 silam, di mana Angelina telah resmi memeluk agama Islam. Menurut Ilham, Angelina begitu berbeda daripada awal pertemuan mereka.

“Pas pertama kali bertemu benar-benar berbeda dengan Angel yang sekarang. Dulu dia itu suka menutup diri, pemalu, dan tidak banyak berbicara. Saat itu pas saya ajak wawancara, Angel belum bersedia,” ungkap Ilham di Youtube Laskar Tujuh Langit.

Angelina adalah wanita berdarah China dan Dayak. Sejak masih TK, ia dan ibunya ditinggalkan oleh sang ayah untuk bekerja di Amerika. Meski begitu, mereka sering berkomunasi melalui telepon. Namun, saat sang ayah kembali, ia justru tak mengingat wajah ayahnya.

“Waktu itu dari TK masih ada. Sekitar empat tahun ditinggal,” ungkap Angel yang memakai hijab syar’i.

Angelina terlahir dari keluarga non Muslim. Ia tinggal di lingkungan dan sekolah yang mayoritas beragama Islam. Sehingga membuatnya terbiasa dengan hal-hal yang Islami. Bahkan, ia mengku, saat kecil ia sering ikut mengaji, salat bersama, dan mengenakan hijab seperti teman-teman seusianya.

Kehidupannya berubah saat dirinya duduk di bangku kelas 5 SD, di mana rumah tangga kedua orangtuanya retak. Karena hal tersebut, Angelina dan ibunya memutuskan untuk pindah dari Pontianak ke Sindang.

Ia berharap kepindahannya itu membuat hidupnya jauh lebih tenang. Namun sayang, harapan hanya tinggal harapan. Ia justru mengalami banyak sekali kejadian di luar dugaan. Mulai dari pergaulan sang ayah yang kurang baik, hingga ia dan sang ibu menjadi tempat pelampiasannya.

“Setelah pindah banyak sekali kejadian, ayah juga hancur pergaulannya. Pelampiasannya ke aku sama mama. Sampai pendengaran aku di bagian syaraf putus, kalau ngomong sama orang nggak dengar. Berkat alat bantuan ini jadi bisa respon,” jelasnya.

Merindukan Sosok Ayahnya

Ia mengku, pernah dipukul oleh ayahnya menggunakan ikat pinggang. Sampai pada akhirnya, kedua telinganya bermasalah dan harus menggunakan alat bantu dengar. Meski ayahnya sudah melakukan kekerasan, tapi tak ada rasa benci di hatinya. Bahkan, ia tetap menyayangi dan merindukan sosoknya.

“Kepengen kumpul lagi, terakhir kali ketemu sama ayah pulang dari umrah. Alhamdulillah ketemu. Saat itu aku sudah Islam,” tuturnya.

Meski masa lalunya sangat menyakitkan, tapi ia berusaha ikhlas menerima masa lalunya itu. Kini, ia masih terus belajar tentang Islam, terutama belajar membaca Al-Qur’an yang difasilitasi oleh Lembaga Saudara Seiman di Masjid Kapal Munzalan. Video kisah Angelina menjadi mualaf tersebut langsung viral dan mendapatkan reaksi dari warganet.

“Maa syaa Allah,, hatimu secantik wajahmu,, semoga mbak angel istiqomah sampai akhir hayat,, aamiin 🀲,” ucap akun Youtube Dewi Fitriyan.

“MasyaAllah… kak Angel sosok yang kuat . InsyaAllah selalu Istiqomah,” doa akun BMI Kubu Raya – Official.

“Subhanallah
Semoga kk senantiasa Istiqomah didlm iman islamNya dan Berislam scara Kaffah .. InsyaAllah Aamiin,” puji akun ibal karafa.

“Orang mualaf rata-rata cerdas dan logik dalam berpikir πŸ‘,” puji akun Sutarso Hs.

“Masya Allah, mua’alafah cantik tentulah milih Islam sebagai pegangan hidup πŸ‘πŸ‘πŸ‘,” saut akun Muhammad Alfatih.

Baca Juga:Β Jeslyn, Dokter Gigi yang Jadi Mualaf Meski Sempat Ditentang Orangtua

  • Bagikan