Siksa Pedih bagi Para Perokok di Akhirat

rumaysho.com

Seruni.id – Rokok sudah jelas diharamkan dalam Islam, tentu hal ini sudah banyak yang mengetahui. Namun, bagi sebagian kalangan, merokok menjadi gaya hidup yang sulit untuk ditinggalkan. Meski sudah mengetahui bahaya yang akan terjadi, tetap saja mereka enggan untuk meninggalkan benda yang dinikmati dengan cara dihisap tersebut. Merokok bukan hanya bahaya bagi kesehatan diri dan orang lain, tetapi kelak akan mendapatkan siska pedih di akhirat.

Gambar terkait
kisahhikmah.com

Dari Ibnu’Abbas, Rasulullah Shallallahu’alaihi wa Sallam bersabda,

“Tidak (boleh melakukan/menggunakan sesuatu yang) berbahaya atau membahayakan.”

Hadist tersebut mengatakan dengan jelas bahwa kita sebagai umat-Nya dilarang melakukan sesuatu yang berbahaya atau membahayakan diri kita sendiri atau bahkan orang lain sekalipun.

Allah Ta’ala berfirman,

“Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.” (QS. Al Baqarah: 195).

Allah pun melarang kita menjatuhkan diri ke dalam kebinasaan.

“Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.” (QS. An Nisaa: 29).

Merokok merupakan termasuk perbuatan menyia-nyiakan harta, Rasul Shallallahu’alaihi wa Sallam bersabda,

“Sesungguhnya Allah membenci tiga perkara atas kalian: pembicaraan sia-sia, menyia-nyiakan harta, dan banyak meminta.”

Padahal, dibungkus rokok sudah jelas tercantum berbagai penykit yang akan timbul diakibatkan oleh merokok. Apakah itu bukan kebinasaan? Bukankah itu akan membunuh dirimu? Untuk apa menyia-nyiakan harta hanya untuk membeli rokok, lalu kita bakar dan hanya menimbulkan penyakit? Akan lebih baik jika uangnya kita pakai untuk infaq, sodaqoh, atau dipergunakan untuk hal-hal positif lainnya.

Lantas, hukuman apa yang akan diterima oleh para perokok di akhirat kelak?

Hukumannya yaitu mereka akan diancam masuk neraka, dan akan terus-menerus menghisap racun tersebut di neraka Jahanam. Sangat pedih, bukan? Hukuman tersebut tidak sebanding dengan rasa nikmat rasa rokok yang saat ini membuat candu. Seperti itulah gambaran siksaan bagi para perokok yang sebenarnya menyakiti diri sendiri.

Dari Abu Hurairah, Nabi Shallallahu’alaihi wa Sallam bersabda,

“Barangsiapa yang sengaja menjatuhkan dirinya dari gunung hingga mati, maka dia di neraka Jahannam dalam keadaan menjatuhkan diri di (gunung dalam) neraka itu, kekal selama lamanya. Barangsiapa yang sengaja menghirup/menenggak racun hingga mati maka racun itu tetap ditangannya dan dia menghirupnya/menenggaknya di dalam neraka Jahannam dalam keadaan kekal selama lamanya. Dan barangsiapa yang membunuh dirinya dengan besi, maka besi itu akan ada ditangannya dan dia tusukkan ke perutnya di neraka Jahannam dalam keadaan kekal selama lamanya.” (HR Bukhari no. 5778 dan Muslim no. 109).

Jika kita tafsirkan arti hadist tersebut sesungguhnya adalah, apabila dengan sengaja mlakukan hal yang akan membinasakan diri, maka hukumannya adalah neraka Jahannam.

Hal tersebut juga dijelaskan dalam hadist dari Tsabit bin Dhahhak radhiallahu’anhu, Nabi Shallallahu’alaihi wa Sallam bersabda,

“Siapa yang membunuh dirinya dengan cara tertentu di dunia maka dia akan disiksa ada hari kiamat dengan cara yang sama.” (HR. Ahmad 16041 dan Muslim 164).

Allah Ta’ala berfirman,

“Mereka tidak akan merasakan kesejukan di dalamnya dan tidak pula (mendapat) minuman, selain air mendidih dan nanah.” (QS. An Naba’:24-25).

Baca Juga: Seorang Murid Berlaku Tak Sopan pada Guru dan Merokok di Dalam Kelas

Betapa pedihnya siska neraka, betapa berat dan sakitnya siksaan-siksaan di neraka. Apakah kamu tidak takut akan siksaan-siksaan dineraka? Kamu harus takut. Maka berhentilah melakukan hal-hal yang tak berguna dan bahkan membinasakanmu sendiri. Sesungguhnya Allah dan Rasull berkata demikian karena Allah dan Rasull menyayangi kita dan tidak ingin kita termasuk orang-orang yang kelak akan merugi.

Berikan Dukungan Kepada Kami Dengan Memberikan Rating

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.