8 Tips Membeli Rumah Bekas Agar Tidak Tertipu

8 Tips Membeli Rumah Bekas Agar Tidak Tertipu
dekoruma.com

Seruni.id – Memiliki rumah idaman tampaknya menjadi impian bagi banyak orang. Masing-masing orang, punya upaya tersendiri untuk bisa memilikinya. Entah itu membeli tanahnya lebih dulu untuk dibangun kemudian, membeli rumah baru, hingga ada yang memilih membeli rumah bekas atau second. Membeli rumah bekas memang lebih menguntungkan, baik dari segi harga maupun kawasannya. Kalau kamu juga tertarik, agar tidak tertipu, kamu perlu mengetahui beberapa tips berikut ini nih. Cek selengkapnya di bawah ini, yuk!

8 Tips Membeli Rumah Bekas Agar Tidak Tertipu
suara.com

1. Uang Muka Rumah Second Cenderung Lebih Tinggi

Sebelum memutuskan untuk membeli rumah bekas, siapkan dulu uang dengan jumlah yang sesuai. Jika kamu tidak membelinya secara tunai, tentu ada alternatif lain, yaitu dengan mengajukan KPR (Kredit Kepemilikan Rumah).

Melansir dari laman Beautynesia, Founder Muda Keren Punya Property, Ruby Herman menyebutkan, bahwa biasanya uang muka rumah second akan lebih tinggi, sehingga tabungan yang cukup adalah kunci paling utama.

“Teman-teman mesti nabung dulu nih karena biasanya rumah bekas ini DP-nya lebih tinggi, jadi mesti nabung kurang lebih sekitar 10 bulan, lalu bisa masuk KPR untuk cicilan,” tuturnya.

 

2. Beli Rumah dari Pemilik Langsung

Buat kamu yang ingin membeli rumah bekas, Seruni sarankan, belilah langsung dari pemiliknya alias tanpa perantara. Karena dengan begitu, kamu akan lebih mudah mendapatkan informasi sedetail mungkin tentang rumah yang hendak dibeli.

Bukan cuma itu, membeli dari pemiliknya langsung memungkinkan kamu untuk mendapatkan harga yang lebih murah. Sebab, penjual tidak perlu memberikan komisi kepada perantara.

 

3. Penting untuk Mengecek Kelengkapan Dokumen

Tips lainnya, pastikan rumah yang akan kamu beli itu memiliki dokumen yang lengkap. Terlebih soal legalitas rumah tersebut. Jangan sampai rumah yang telah kamu incar ternyata berdiri di atas tanah sengketa, yang nantinya bisa menimbulkan kerugian.

Terkait hal ini, jangan lupa untuk menyiapkan dana yang ekstra, ya. Pasalnya, ada banyak hal yang akan diurus untuk pembelian rumah tersebut. Mulai dari biaya balik nama, biaya akta jual beli, hingga biaya PNBP, dan sebagainya.

 

4. Kondisi Rumah

Jangan lupa mengecek kondisi rumah second yang menjadi incaranmu, ya. Hal ini sangat perlu dilakukan. Ketika kamu sudah mengetahui kondisi rumah tersebut, nantinya kamu bisa merinci berapa biaya yang perlu dikeluarkan untuk melakukan renovasi. Tapi, akan lain cerita memang kalau kamu berniat renovasi total.

 

5. Tanyakan Usia Bangunan

Ketika ingin membeli rumah bekas, penting sekali untuk mengetahui usia bangunan. Secara sederhana, kamu bisa mengelompokkan usia bangunan rumah yaitu baru (kurang dari 10 tahun), sedang (10 s/d 20 tahun) dan tua (lebih dari 20 tahun). Kalau pernah dilakukan renovasi, jangan lupa tanyakan kapan terakhir renovasi dilakukan.

Meski hal ini tidak menjadi patokan yang baku, karena akan sangat dipengaruhi kualitas bahan bangunan, tipe struktur, serta kualitas pengerjaan rumah tersebut. Namun, yang jelas, semakin tua usia bangunan, performanya akan semakin menurun. Berarti kamu harus bersiap menganggarkan dana untuk merenovasi rumah tersebut.

 

6. Pertimbangkan Lokasi

Ada tiga hal yang menjadi pertimbangan sebelum membeli rumah bekas, di antaranya:

  • Transportasi dari lokasi rumah yang akan dibeli dengan tempat kerja atau usaha.
  • Pastikan tidak macet (jika memungkinkan).
  • Jika memungkinkan, cek lokasi rumah beberapa kali untuk pertimbangan waktu dan jarak tempuh.

 

7. Cek Lingkungan Sekitar Rumah

Selalu mencari informasi tentang kondisi lingkungan sekitar rumah, terutama jika rumah itu ingin kamu tempati bersama keluarga. Jangan sampai nantinya kamu malah kecewa karena ternyata lokasi rumah tersebut sulit diakses, rawan kejahatan, jauh dari sarana pendidikan, atau ternyata sering kebanjiran.

 

8. Jangan Lupa Cek Harga

Sebelum membeli rumah bekas, cari tahu dulu informasi mengenai harga pasaran tanah dan rumah di sekitar lokasi tersebut, sehingga kamu bisa melakukan penawaran dalam kisaran harga yang wajar. Terlebih, jika kamu berencana membeli untuk kemudian dijual kembali.

Baca Juga: Cara Membuat Rumah Nyaman dan Penuh Kebahagiaan

Semoga tips membeli rumah bekas di atas dapat membantu kamu dalam proses jual beli rumah, ya.