Anak yang Terbiasa Melakukan Pekerjaan Rumah Akan Lebih Sukses Ketika Dewasa

klikpsikolog.com

Seruni.id – Masa kanak-kanak memang sebaiknya diisi dengan bermain dan belajar agar mereka bisa mengeksplorasi banyak hal. Namun, tak ada salahnya jika melibatkan anak dalam melakukan pekerjaan rumah tangga. Memang kegiatan ini tidaklah disukai oleh anak, akan tetapi, kebiasaan yang sepertinya sepele ini ternyata bisa berkontribusi pada kesuksesan mereka saat dewasa loh, Moms.

dekuruma.com

Apa Saja Dampak Positifnya:

Menurut sebuah penelitian, anak-anak yang terbiasa melakukan pekerjaan rumah, akan tumbuh menjadi orang yang sukses dalam pekerjaan saat mereka dewasa. Aktivitas seperti mencuci piring, menyapu, atau membereskan kamar, ternyata punya manfaat lebih dari sekedar membuat rumah terlihat rapi. Orangtua yang menyuruh anak membantu merapikan rumah pun berperan lebih banyak dalam membuat mereka sukses di masa depan.

“Dengan membuat mereka melakukan pekerjaan-pekerjaan rumah tangga, membuang sampah, mencuci baju sendiri, mereka sadar ‘aku harus melakukan pekerjaan hidup untuk menjadi bagian dari kehidupan” kata Julie Lythcott-Haims yang melakukan penelitian kepada Tech Insider.

Dr Marty Rossman dari University of Minnesota menganalisis data dari studi panjang terhadap 84 anak selama masa hidup mereka. Rossman menemukan, individu yang membantu melakukan tugas rumah tangga semasa kecil tumbuh sebagai pribadi yang lebih sukses secara akademis maupun karier. Ini karena rasa tanggung jawab telah tertanam dalam benak melalui tugas-tugas sederhana tersebut.

Sebaliknya, anak-anak yang tidak terbiasa melakukan pekerjaan rumah akan memiliki pemikiran jika ada orang lain yang bisa menyelesaikan tugasnya. Hal itu tentu membuat anak menjadi pemalas dan selalu berusaha terbebas dari pekerjaan.

Tidak menutup kemungkinan karena terbiasa mengandalkan orang lain mereka mencari cara agar pekerjaannya bisa diselesaikan oleh orang lain. Entah itu dengan mempekerjakan seseorang dan membayarnya atau cara lain. Berdasarkan penjelasan di atas, jika orangtua ingin anaknya sukses, maka tidak ada salahnya menerapkan aturan agar anak mengerjakan satu atau beberapa pekerjaan rumah. Hal ini juga membantu anak untuk hidup lebih mandiri dan terbiasa melakukan tugas rumah tangga. Terutama saat tidak tinggal dengan orangtua.

Namun, pekerjaan tersebut harus disesuaikan dengan usianya ya, Moms. Misalnya, mengajarkan anak usia 3-4 tahun untuk lebih dulu terbiasa membereskan mainan di kamarnya. Sementara untuk anak usia 8 tahun ke atas mungkin sudah bisa diberi tugas untuk membantu memasak di dapur. Alangkah baiknya, jika Anda diskusi terlebih dahulu dengan anggota keluarga yang lain. Anak bisa memilih pekerjaan rumah yang disukai dan dikuasainya. Jangan lupa untuk memberi pujian ketika anak dapat menyelesaikan tugas rumahnya dengan baik.

Berikan Dukungan Kepada Kami Dengan Memberikan Rating

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.