Cara Bijak Mengatasi Anak yang Sering Berbicara Kasar

islamidia.com

Seruni.id – Sebagai orangtua tentu mengharapkan buah hatinya tumbuh menjadi anak yang sholeh, baik, dan sopan. Namun, orangtua akan bersedih jika anaknya justru bersikap sebaliknya. Seperti sering berbicara kasar, berbicara jorok, dan sulit diataur. Mendapati hal yang tidak diinginkan memang menjadi masalah.

Image result for anak berbicara kasar
buahhatiku.com

Tentunya orangtua tak boleh berdiam diri. Orangtua perlu meluruskan sikap atau perilaku anak agar tidak menimbulkan hal negatif lain. Apalagi jika anak menganggap, berbicara kasar dan kotor adalah hal biasa saja. Berikut langkah bijak yang bisa diambil para orangtua untuk mengatasinya:

Jeli Mencari Penyebabnya

Orangtua harus jeli mencari penyebab anak makin senang berbicara kasar dan jorok. Apakah tiap kali ia berucap kata kasar, lalu ditertawakan oleh orang lain di rumah? Kalau memang demikian, beri pengertian kepada seluruh anggota keluarga untuk tidak memberikan respons positif bila anak melontarkan kata-kata yang kurang pantas.

Minta mereka untuk tidak menganggap lucu kata-kata itu. Tekankan, jika anak mulai berkata kasar, jangan pedulikan, pura-pura tidak tahu. Umumnya anak akan segera menghentikan kebiasaan buruknya karena ia tahu tidak sukses mendapat perhatian dari perilaku tersebut.

Ajarkan Rasa Hormat

Tanyakan pada si kecil, apakah dia nyaman saat orang lain memanggilnya dengan sebutan buruk? Jika jawabannya ya, beri penjelasan logis jika dia pun tidak boleh mengucapkan kata-kata jorok atau kasar pada orang lain. Beri batasan pada anak ketika ia berbicara kasar atau jorok. Jika hal ini sudah terlanjur terjadi, berikan larangan tegas saat anak mulai mengatakan kata-kata yang tidak baik. Beri penjelasan dan pengertian pada si kecil, kata apa saja yang boleh digunakan saat berbicara dengan orang lain.

Awasi dan Dampingi Anak Saat Bermain

Boleh saja menghindari lingkungan yang “mengesankan budaya” mengucap kata-kata yang tak pantas. Namun, Anda tidak bisa terus-menerus “mensterilkan” lingkungan anak. Lambat laun akan ada pengaruh dari lingkungan luar yang tidak sesuai dengan nilai positif yang ditanamkan dirumah. Sulit untuk mencegah hal ini terjadi. Sebagai orangtua yang bisa Anda lakukan adalah, dengan sabar dan telaten menjelaskan kepada anak bahwa kata-kata kasar dan kotor itu tidak pantas untuk diucapkan.

Baca Juga: Moms, Inilah Manfaat Bermain Bersama Anak

Jelaskan Arti Katanya

Coba tanyakan pada anak apa maksudnya mengucapkan kata tersebut. Mungkin ia tak bisa menjelaskannya. Artinya ia memang tidak paham apa arti kata kasar dan jorok tersebut, dan belum sadar kalau kata-kata itu dapat menyakiti orang lain. Tugas orangtua adalah menggali pemahaman anak mengenai kata tersebut dan mencari tahu alasan ia melontarkannya, lalu meluruskan perilaku yang tak pantas tersebut.

Tak Perlu Marah

Berusahalah bersikap wajar dan tidak memarahi anak. Jangan mendramatisasi keadaan. Kemarahan terkadang justru membingungkan anak dan bukan menjadi cara efektif untuk mencegah anak tidak kembali berbicara kasar dan jorok tersebut. Dalam beberapa kasus, anak yang kurang mendapat perhatian, justru akan mengulangi hal yang tidak disukai orangtua agar ia dimarahi. Baginya, dimarahi orangtua menjadi salah satu bentuk perhatian.

Berikan Perhatian Secukupnya

Kesibukan orang tua bisa menjadi penyebab anak terbiasa mengucapkan kata-kata kasar. Sebelum ini terjadi, berikan perhatian pada si kecil secukupnya. Hal ini akan mengurangi kemungkinan anak mencari figur lain di luar rumah selain kita.

Buat Kesepakatan

Bila anak masih saja mengulangi kata kasar dan kotor, meski sudah dinasihati berulang kali, buatlah kesepakatan. Berikan hukuman yang disepakati bersama, namun jangan memberikan hukuman fisik. Bentuk hukuman yang disarankan bagi anak usia prasekolah adalah time-out. Anak diminta duduk diam di pojok ruangan selama tiga menit atau tegaskan bahwa Anda tidak mau berbicara dengan anak selama tiga menit.

Itulah cara bijak mengatasi anak yang sering berbicara kasar atapun jorok. Selain itu, Anda juga jangan lupa untuk berdoa agar anak-anak kita senantiasa mengucapkan kata yang baik atau diam, sebagaimaana diajarkan Nabi. Semoga bermanfaat.